Di hari Jumat 07 April 2000 jam 16:20:36 GMT +0700 ( 07/04/2000 16:20
GMT +0700 di tempat saya) Indradjaja Dalel menulis:
ID> Mungkin Resimen Mahawarman perlu me-review kembali konsepnya,
ID> disesuaikan dengan era reformasi dan globalisasi masa depan.
Betul, ini yg saya maksud dg "salah satu yg salah" dalam konsep
Mahawarman yg sekarang. Sepertinya kok Mahawarman tidak punya "visi" ke
depan, tidak "peka" terhadap perubahan lingkungan, sehingga tidak dapat
mengantisipasi perubahan dengan cepat dan tepat.
Apa yg dulu benar, belum tentu benar di masa sekarang, setiap situasi
membutuhkan cara bertindak yg berbeda, akan tetapi tidak selalu harus
menggunakan "konsep yg berbeda", mungkin cukup dengan "cara interpretasi
yg berbeda".
Dalam praktek didunia perusahaan, sikap antisipatif ini sangat
diperlukan, khususnya sejak masa krismon di tahun 97 kemarin, perusahaan
yg tidak punya "visi" jauh ke depan (sehingga tidak antisipatif) pasti
repot menghadapai perubahan situasi yg begitu cepat :-(
ID> Yang terang menurut yang saya alami pengalaman di Yon-1 memberikan
ID> pelatihan leadership, pengalaman lapangan dan disiplin pribadi serta
ID> kemandirian sikap yang hasilnya baru terasa kalau kita sudah terjun
ID> ke masyarakat. Saya rasa hal ini perlu dipunyai oleh calon pemimpin
ID> (pak Johni, tolong koreksi, calon pemimpin atau calon pimpinan) masa
ID> depan Indonesia.
ID> Kalau konsepnya pas dan mahasiswa dapat melihat apa keuntungan yang
ID> bisa dia dapatkan dari Mahawarman tentunya mereka akan
ID> berbondong-bondong mendaftar jadi anggota.
Itu dia !!!
Kalau kegiatan-2x itu dapat "dibungkus" dg kegiatan yg menarik minat
mahasiswa saat ini, tentunya minat itu akan lebih kuat.
Nah, sekarang apa ada masukkan dari anggota yg masih aktif atau baru
selesai aktif mengenai :
- apa kira-2x yg paling menarik minat mahasiswa saat ini ?
- apa yg YON-1 bisa lakukan saat ini utk menarik minat mahasiswa tsb ?
--
Salam,
- Syafril -
Name : Syafril Hermansyah |Mailto : <[EMAIL PROTECTED]>
A.7911664
Dibuat : Jumat 07 April 2000, 17:11:05 GMT +0700
--- old quote ---
ID> -----Original Message-----
ID> From: Syafril Hermansyah [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
ID> Sent: Friday, April 07, 2000 2:06 PM
ID> To: [EMAIL PROTECTED]
ID> Subject: [YON-1] Bisnis
ID> Menurut saya ada hal yg perlu dibicarakan di list ini, y.i. masalah
ID> jumlah kader yg kian menyusut di YON-1 dari tahun ke tahun.
ID> Saya mendengar bahwa akhir-2x ini jumlah kader YON-1 sangat minim
ID> (dibawah 10 orang ?, entah mulai tahun berapa ?), ini sangat
ID> mengkhawatirkan. Kalau dibandingkan dengan tahun-2x semasa 70-an,
ID> 80-an yg kader nya selalu diatas 100 siswa (yg akhirnya lulus
ID> sekitar 100, yg pasti diatas 50), sangat jauh bedanya, baik dari
ID> segi jumlah kader, maupun jumlah "jam latihan" (saat saya kader jam
ID> latihan adalah 460 jam, 1 bulan penuh).
ID> Bagaimana anggota akan dapat melakukan latihan "manajemen
ID> organisasi" dg baik kalau jumlah anggota cuma sedikit ?
ID> Saya mengerti bahwa ITB semakin ketat dalam aturan tentang lama
ID> belajar di ITB, sehingga mahasiswa cenderung untuk lebih tekun
ID> belajar, akan tetapi mestinya itu juga berlaku untuk Perguruan
ID> Tinggi lain. Saya mendengar bahwa jumlah kader utk IPB masih diatas
ID> 50 pertahunnya, padahal peraturan akademik disana tidak kalah
ID> ketatnya dg ITB. Mengapa IPB bisa, di ITB tidak bisa ?
ID> Saya berpendapat ada sesuatu yg salah disini.
ID> Mungkin anggota-2x yg muda dapat mengungkapkan permasalahan yg ada ?
---end of old quote---
--
-------------------------------------------------------------------------
Untuk menghubungi moderator/List Owner double click link dibawah ini:
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Untuk Unsubscribe, double click link dibawah ini langsung kirim
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Untuk Subscribe, double click link dibawah ini langsung kirim
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>
-------------------------------------------------------------------------
You are subscribed as : [email protected]