Surat dari dan untuk penghuni posko

Dear my young ekek..
Kalau kau tinggal di tempatku ...
Tahukah kelak apa yang akan kuberikan padamu, ..
sejak kau mengalami lumpur dan panasnya besi..
hingga keluar dari rumah ini.
Akan kuberi sesuatu yang tak akan kau dapatkan di
luar.
Sesuatu yang akan melekat pada dirimu.
Sesuatu yang akan dapat kau ceritakan pada anak
cucumu.

Suatu pengetahuankah atau wawasankah ? Tidak...
Karena hal itu akan kau dapatkan dari banyak membaca.
Kebijaksanaankah atau kebajikankah ? Tidak...
Karena hal ini adalah tanggung jawab agama.
Rumah ini tidak menawarkan pengetahuan dan kebajikan.

Semua yang kau alami  selama ini adalah alat..
Alat untuk memperoleh sesuatu yang akan kuberikan.
Bila kau tidak menggunakan alat itu, kau tidak akan
memperolehnya.
Alat itu adalah latihan.
Ya, semua latihan yang kau alami selama ini.
Setiap menwa yang tidak mengalami hal-hal itu, tentu
tak akan kuberi.
Bagi yang mengalami basahnya lumpur, panasnya rel,
nyamuknya tempatku, ributnya rapat, kolat, danlat,
suspelat, juga bandelnya temanmu, hingga kebencian
yang kau lakukan terhadap dirimu dan teman bekas satu
bifakmu,.... ya,.... semuanya. 
Alamilah itu,... bertahanlah, jangan ragu-ragu!
Semakin kuat kau bertahan, semakin banyak yang akan
kuberikan padamu.

Tahukah kau apa yang akan kau peroleh dari ku?
Tapi sesuatu itu akan kuberikan bila kau sudah keluar
dari rumah ini.
Walaupun kau sudah hampir berakhir  dari rumah ini, 
dan kau tak dapat bertahan,... kubatalkan janjiku.

Karena aku tidak melihat jabatanmu, senioritasmu, dan
ketrampilanmu,
yang kulihat adalah ketahananmu menghadapi semua ini.

Akan kuberikan yang terbaik bila ia mampu bertahan
seorang diri.
Dan tak akan kuberikan pada anggota yang selalu
bergantung pada temannya.
Ya, ... bila kau mengalami, melakukan dan berani
menanggungnya seorang diri, hingga kau keluar dari
rumah ini...
maka kau akan memperolah sesuatu yang akan dapat kau
gunakan selama sisa hidupmu.
Sesuatu yang akan membawa kau pada kebahagian.
Sesuatu yang akan membawa kau pada petualangan
hidupmu.
Sesuatu yang hanya dapat kau nikmati sendiri.

Tahukah kau apa itu ?...
Cobalah alami dan bertahan seorang diri, tanpa melihat
kiri kananmu.   
Kelak kau akan mengetahui dan memperolehnya.
Aku hanya dapat melihat, berdoa, dan berharap...
semoga kau memperolehnya.
Hingga aku merasa bahwa tidak sia-sialah, rumah ini
dibangun.

                                 Salam.

Teriring salam hormat dan terimakasihku  pada Samsi G
(19), Yudy Yusuf (22), Bimo H (28), dan Martono (28).




__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get email alerts & NEW webcam video instant messaging with Yahoo! Messenger
http://im.yahoo.com
-- 
--[YONSATU - ITB]------------------------------------------------------
On-line arsip : <http://yonsatu.mahawarman.net>
Moderator     : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Unsubscribe   : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
-----------------------------------------------------------------------


Anda terdaftar di List ini dg alamat : [email protected]


Kirim email ke