Anda benar pak Syafril...

Tetapi tidak semua pengguna E-mail (Internet) paham betul seluk beluk ber
E-mail ria seperti penjelasan dan juga pengetahuan pak Syafril sendiri.....
Yah ibarat punya mobil ada yang cuma tahu nyetir (bahkan ada yang tidak
pakai nyetir alias punya sopir atau numpang kawan bahkan mampunya naik
angkutan umum), nah kalau mobil mogok paling-paling bisanya panggil montir
atau bawa ke bengkel. Yang repot kalau naik angkutan umum, kita sebagai
penumang cuma bisa "garuk-garuk" kepala ..karena lagi apes pesssssssss. 

Demikian juga yang cuma bisanya sebagai pengguna E-mail (Internet)...... 

Eh, ngomong-ngomomg bagaimana pendapat pak Syafril atau Ekek lainnya
terhadap ajakan Pak Budiawan dkk. tentang berhalal bihalal?

Salam
Asodik

-----Original Message-----
From: Syafril Hermansyah [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: 09 Januari 2002 10:38
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [yonsatu] Re: Double Addressing (Re: Re: Halal Bihalal Ala YON-
1/ITB)


Hello Gank,

On  Wed,  9 Jan 2002 at 08:10:57 GMT +0700 (which was 09/01/2002 8:10)
"Abdul Sodik"=[AS] wrote to [EMAIL PROTECTED] :

> 2.  Saya  bermaksud  memberi data base E-mail kawan-kawan Ekek, kali
> aja ada yang membutuhkan untuk berhubungan secara langsung satu sama
> lain  (bisa  jadi  E-mail kita keburu terhapus, padahal belum sempat
> disimpan dalam data base masing-masing). Hal tersebut juga berkaitan
> dengan E-mail pak Budiawan juga:"...Ada ide lain......eh tolong kalo
> punya  data base teman-temen, baik HP maupun e-mail address di share
> sama saya. Bambang Lek, janji mau kasih......tapi cuma tinggal janji
> doang..........Sibuk   kali   yaa   beliau;  udah  jadi  boss  besar
> soalnya....".

Dg adanya Milis, sebenarnya penyimpanan address ini menjadi mudah, krn
kita      tinggal     meningingat    satu    alamat    saja    y.i.
[EMAIL PROTECTED]  Cukup  kirim  ke  satu  alamat itu maka semua
orang akan mendapatkan copynya.

Dalam  hal  kita  ingin mendapatkan e-mail address member yg lain, krn
sesuatu  hal  shg  kita  ingin  berhubungan  off  list,  kita  tinggal
sampaikan  ke  Milis (misalkan) " Hallo utk polan, tolong hubungi saya
off  list  (Japri,  Jalur Pribadi) di alamat [EMAIL PROTECTED]", nanti ybs
akan response. Gampangkan ?

Mungkin  masih  banyak  yg  berpikir  bahwa  kalau kirim e-mail secara
personal  (dg E-mail address langsung) akan mendapatkan response lebih
segera  dibandingkan  melalui Milis, apalagi kalau yg dikirimi message
terhitung orang yg aktif ber e-mail ria.

Menurut  saya,  justru  sebaliknyalah  yg  terjadi,  krn orang yg "Mail
Aholic"  biasanya menggunakan E-mail client secara lebih berdaya guna,
semua  messages  diatur masuk ke folder masing-2x, dan biasanya justru
mencheck  ada tidaknya mail baru justru dari folder yg sudah dibentuk,
bukan  dari Inbox. Hal ini saya rasakan betul saat saya kirim personal
mail  ke Mailist Member di Milis-2x yg saya ikuti, selalu response lbh
lambat dibanding langsung via Milis.

Mengapa demikian ?
Dg  membentuk folder (dan sekaligus filter, tentunya), artinya mail yg
berasal   dari   Milis  atau  orang  tertentu  dianggap  penting  atau
mendapatkan  prioritas/perhatian,  shg  dibaca lebih dulu (kalau tidak
penting  atau  punya  perhatian  kan  tdk  perlu dibuatkan filter atau
folder khusus).

Saya  sendiri  misalkan,  mail  dari Milis [EMAIL PROTECTED] akan
otomatis  masuk  ke  folder [EMAIL PROTECTED], dan begitu ada new
message  di  folder tsb, maka akan muncul "mail ticker" di screen saya
(Mail  Ticker  semacam  Mail Notifier akan adanya new message, cuma di
Mailer  saya bisa di setting per folder basis atau priority basis). Dg
demikian, sekalipun saya sedang bekerja dg aplikasi lain (mis. membuat
naskah  dg  Word),  saya  akan  tahu  jika  ada new message dari Milis
[EMAIL PROTECTED]   Checking   folder  inbox  justru  dilakukan
belakangan,  stl  selesai  memeriksa  folder-2x khusus yg sdh dibentuk
(contoh saja mail Anda kemarin baru saya baca pagi ini, sementara mail
Anda dari Milis pagi ini sdh saya baca duluan).

Diluar itu, krn seringnya mendapatkan spam (junk mail), maka saya juga
punya  folder  khusus  yg namanya SPAM, dan saya membuat filter khusus
utk  ini,  y.i.  mail  yg  di  TO: <address> fieldnya tidak ada e-mail
address  saya (biasanya krn dikirim secara BCC:), atau yg TO: atau CC:
nya  ada address yg lebih dari 10 langsung masuk ke SPM folder. Folder
ini  hanya  saya  check paling cepat satu hari sekali, terkadang lebih
(saya tidak langsung delete mail dg kriteria ini krn mungkin saja mail
berasal dari legitimate sender, spt Anda kemarin), dan folder ini saya
set  punya "message live" 5 hari saja, shg kalau saya tdk check folder
ini  lebih  dari  5  hari, message itu hilang (mail Anda kemarin masuk
kategori  ini,  shg  tdk  ada  di  INBOX  saya, makanya saya baru tahu
belakangan  krn check folder SPAM stl melihat E-mail Anda dan Pak Joni
Saleh).

-- 
Salam,
- Syafril -

Old Ekek Never Die, They Just Regenerates!
YON-1 ITB <RET> A-7911664
#...Moderator and Fellow [EMAIL PROTECTED] List Member...#

Thought of The Day :
***Tidak  ada burung yg terbang terlampau tinggi, kalau dia terbang dg
sayapnya sendiri (william Blake, 1757-1827).


-- 
--[YONSATU - ITB]----------------------------------------------------------
Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net>
Moderators     : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Unsubscribe    : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Vacation       : <mailto:[EMAIL PROTECTED]?BODY=vacation%20yonsatu>
1 Mail/day     : <mailto:[EMAIL PROTECTED]?BODY=set%20yonsatu%20digest>

-- 
--[YONSATU - ITB]----------------------------------------------------------
Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net>
Moderators     : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Unsubscribe    : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Vacation       : <mailto:[EMAIL PROTECTED]?BODY=vacation%20yonsatu>
1 Mail/day     : <mailto:[EMAIL PROTECTED]?BODY=set%20yonsatu%20digest>

Kirim email ke