Ha ha ha, it's funny.
Apakah ada dari kita yang istrinya psikolog? atau antropolog?, barangkali
ini gejala menarik untuk dipelajari, dan ditemukan jawaban bener nggaknya
berikut apa penyebabnya.
Kalo menurut saya, tingkah polah seperti itu, dapat terjadi pada orang2
yang menderita MC (MinderwaardigheidsComplex) atau Inferiority Complex,
yang terlalu lama hidup dalam 'keterkungkungan' dan 'keterbelakangan',
khususnya dalam berpikir, yang 'tertekan' oleh nilai2 sosial yang dianut
masyarakat dimana mereka tinggal, dan yang secara ekonomi termasuk lemah.
Coba kita lihat perilaku generasi pejuang kemerdekaan kita dulu. Soekarno,
Hatta, Abdulrachman Saleh, Syahrir, Roeslan Abdulgani, Wahidin
Soedirohusodo, HAMKA, dst. dsb...
Rata2 mereka dapat berkomunikasi dengan 3 bahasa: Indonesia, Nederlands
dan English. Tingkat pemahaman mereka atas hak untuk merdeka pada tiap
manusia sedemikian berakar dan penghargaan mereka pada pengetahuan
sedemikian tinggi, sehingga dimana saja, kapan saja, di pertemuan mana
saja, bersikap wajar, nggak overacting, dapat membaur dengan para bule,
tidak fanatik dan ikut aturan.
Sayang Soekarno 'gagal' memerdekakan seluruh bangsa Indonesia, karena dia
terbuai oleh orang2 dekat sekelilingnya yang mengail diair keruh yang
bahkan berhasil merubahnya menjadi seorang diktator.
Kita sekarang nggak punya lagi tokoh seperti Soekarno yang dapat membalik
budaya seperti membalik telapak tangan. Kalau kita melihat bahwa memang
ada perbedaan yang sangat mendasar antara generasi pejuang '45 dengan
generasi sekarang, dan kalo kita lihat bahwa budaya Indonesia saat ini
justru menjauhkan bangsa ini dari percaturan dan perilaku umum bangsa2
maju didunia, maka saya kira hanya para orang2 terpelajarlah, ya kita
semualah, yang dapat membelokkan lagi budaya yang sudah keburu melenceng
ke pinggir sawah itu.
Caranya gimana? Indonesia kan punya banyak simbol, semboyan, dan janji2
kesetiaan. Kita jadikan aja salah satu simbol, semboyan atau janji
kesetiaan itu sebagai pelita hati dan pikiran kita, dan berusaha sungguh2
menerapkannya dalam kehidupan sehari2, bukan cuman buat diucapkan atau
dihapalkan saja.
Salah satu simbol yang menarik adalah Ganesha yang simbol almamater kita
itu, yang 1) mereguk ilmu pengetahuan tak habis2nya lewat cawan, yang
berarti membebaskan diri dari keterkungkungan dalam berpikir; yang 2)
ksatria lewat kapaknya, yang berarti bersikap fair; yang 3) rela berkorban
demi pengetahuan lewat gadingnya yang patah, yang realisasi ekstrimnya
adalah rela bersikap seperti Galileo Galilei yang dihukum mati oleh
'gereja' dan penguasa romawi karena mempertahankan keyakinan pada
temuannya yang mengatakan bahwa Tata Surya kita adalah Heliocentris; yang
4) bijaksana dengan tasbihnya, yang ini biasanya akan terlihat pada
orang2 yang tinggi tingkat pengetahuannya; dan yang 5) suci lewat
selendangnya, yang menerima informasi apapun tanpa prejudice untuk
kemudian diolah dengan menggunakan akal pikiran dan suara hati.
Berat? Utopis? Absurd? Yah, ... kalau berat, utopis absurd, buat apa
kita menciptakan simbol2, semboyan2, janji2 kesetiaan yang jumlahnya
seabreg itu? Atau, disinilah letak kesalahan kita, terlalu lama hidup
dibawah semboyan, angan2 dan mimpi.....
Salam hangat,
HermanSyah XIV.
Syafril Hermansyah <[EMAIL PROTECTED]>
06/11/2003 08:58
Please respond to yonsatu
To: [EMAIL PROTECTED]
cc:
Subject: [yonsatu] Fw: [el77itb] apakah kita benar seperti ini ??
Hi Gank!
Apa benar typical orang Indonesia kayak gini ?
Note: I didn't asking the original source though, sorry.
Begin forwarded message:
Date: Wed, 11 Jun 2003 07:13:32 +0700
From: [EMAIL PROTECTED]
To: Milis EL77ITB <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [el77itb] apakah kita benar seperti ini ??
Memang beginilah "kebanyakan kita-kita" orang Indonesia .....mau bilang
apa?
Mau tersinggung....?? Tersinggung sama siapa....??!!
I compiled this absurd fact on Indonesian from many friends, especially
foreigners. At first I felt insulted but I think it is damned right!
You will find one is Indonesian if he/she:
- Turns the mobile phone on as the plane touches the ground and we'll
hear various message beeps right after.
- Becomes so disciplined when abroad like joining the long que (things
he hates to do in Indonesia), obey all the rules
(eventhough they are funny ones).
- Prefer to talk and mingle with Indonesian in an International
gathering.
- Throws wastes while driving an expensive car!!!
- Buys a new mobile set everytime the new model strikes into the market.
- Buys the new mobile with sophisticated features but only uses SMS.
- Never reads manual of products he/she buys.
- Carries Chilly sauce and Pop Mie wherever travels.
- Talks during a movie.
- Switch the phone on in a meeting and a movie.
- Equips the mobile with funny ring tones.
- Buys fried chicken, rice and sambal in Mc Donald.
- Buys pirated DVD and computer softwares at Mangga Dua and Ratu Plaza
- Order chilly sauce from waiter everytime eating at restaurant.(Sirloin
steak with sambal....ehmmm echo)
- Hard to make an applause for a good performance until the MC
repeatedly says "Mari kita berikan tepuk tangan"
- Enters a cafe for dancing all night long and only orders a glass of
coke/a cup of coffee (Dinner at home !!!)
- Doesn't know whom he/she shakes hand with in his/her wedding party as
the guest list is arranged by parents.
- Buys expensive food suplements to get healthy but never does any
sports.
- Buys state-of-the-art home theatre but never has time to watch movie
in there.
- Rallies in the street protesting what he/she doesn't really
understand.
- and many more
- and many many more (please add if you thought of something else...)
--
syafril
-------
Syafril Hermansyah<syafril-at-dutaint.co.id>
.
--[YONSATU -
ITB]----------------------------------------------------------
Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net>
Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
--[YONSATU - ITB]----------------------------------------------------------
Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net>
Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>