8<-- Temu akbar HANATA 2004, 3-4 Januari 2004 di Ciater Pendaftaran di Milis Anggota, atau SMS ke 0815-9500-697 -->8 On Mon, 08 Dec 2003 03:10:14 +0700 Priyo Pribadi Soemarno wrote:
> Ilustrasi bung Syafril tentang tidak "nyambung" nya pola pemikiran > antar BUMN , memang pas sekali . Semestinya ada satu intansi diatas > perusahaan2 tersebut yang mengatur hubungan tersebut . Dulukan ada instansi yg namanya BPPT dan BPIS ? Sekarangpun masih ada (?), di level politis juga ada MenKo. Cuma entah karena cara berpikirnya cuma shortterm atau mungkin span range of control (mata rantai) managementnya yg terlalu panjang makanya jadi tidak effektif atau out of control. Bicara soal span range for control mestinya kita bisa belajar dari Mahawarman, kalau untuk urusan administrative paling banyak 5-6 orang saja yg langsung dibawah kendali kita (ingat jumlah staf yg hanya 5-6 saja), sementara kalau urusannya Operasionil jumlah orang yg langsung dibawah kendali kita cukup 3-4 orang (ingat soal Dan Ton/Kie yg hanya punya 3 Dan Ru/Ton). Kecuali jika orang-2x dibawah kendali kita adalah Robot, maka boleh sampai 10 orang (Dan Ru membawahi 10 orang anggota regu, dimana anggotanya akan melakukan whatever kata Komandan tanpa bisa/boleh protes). Jika kita melihat span of control sudah melebihi limit, kita perlu pikirkan untuk meringkasnya atau membuat level antara (kecuali jika kita memang merasa diri kita Superman/Woman he...he...he...). -- syafril ------- Syafril Hermansyah --[YONSATU - ITB]---------------------------------------------------------- Arsip : http://yonsatu.mahawarman.net News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman News Arsip : http://news.gmane.org/gmane.org.region.indonesia.mahawarman
