Sedikit oleh-oleh dari Bangkok (maaf bukan duren atau ayam Bangkok) :
Hari Jum'at, 23 Januari 2004, pukul 10:00 LT ,
Briefing penerjunan kepada seluruh peterjun asing diselenggarakan di lantai 14 hotel 
Windsor Suites , kawasan Sukhumwit bagian timur Bangkok dipimpin langsung oleh BJ 
Worth dan Roger Nelson. Buat sukris cukup mencengangkan bahwa kali ini Roger Nelson 
mau bekerjasama dengan BJ Worth karena untuk urusan Big Way mereka selalu bersaing. 
Kesan santun terlihat dari penampilan BJ Worth sejak dulu, sebaliknya kesan urakan 
terlihat dari Roger Nelson yang selalu "nyeker" nggak pernah 
ber-sepatu.............kalau BJ Worth di kenal sebagai Presiden IPC FAI; Kapten Tim 
Mirror Image Juara Dunia 8 orang 2 x di tahun 70-an dan stuntman film James Bond sejak 
Moonraker sampai sekarang, sementara Roger Nelson dan alm. Carl Nelson saudaranya 
terkenal sebagai penyelenggara World Freefall Convention tahunan di Quincy. 

 

Dropping Zone adalah Alun-alun Utara Sanam Luang - Grand Palace berukuran 300 x 900 
meter, sangat besar bagi sebuah lapangan.........tapi untuk 672 peterjun ? nanti 
dulu........... Penerjunan massal terbesar di dunia ini dilaksanakan sebagai pembukaan 
program rekor kerjasama di udara 372 orang di Korat sebagai hadiah ulang tahun ke-72 
Ratu Sirikit............

 

Dari foto udara yang dipampang dalam penjelasan briefing terlihat sama sekali tidak 
ada alternatif pendaratan selain sebuah lapangan bola dibelakang Museum Nasional , 
sisi barat alun-alun atau jalan raya sisi barat yang dikosongkan dan alternatif 
pendaratan tanpa obstacle  terakhir adalah Sungai Chao Praya yang membelah kota 
Bangkok dengan lebar sekitar 500 meter. 

 

Oleh BJ ditekankan mengenai pattern canopy control yaitu "left hand pattern" persis 
sama dengan standard pendaratan pesawat terbang, angin rata-rata seminggu terakhir 
pada jam penerjunan adalah dari arah north east. Kepada peterjun diberikan peringatan 
bahwa bila angin berubah dari utara, pesawat tetap akan terbang menuju  arah north 
east karena tidak boleh terbang di atas istana (pamali.... persis seperti kraton 
Yogyakarta, peterjun Mataram selalu diwanti-wanti untuk tidak terbang di atas kraton), 
juga para peterjun dilarang sama sekali berada di atas kawasan istana............

Pesawat akan terbang pada ketinggian 7 ribu kaki dan peterjun tiap baris akan terdiri 
dari 4 orang  , peterjun paling kiri dan paling kanan begitu exit diminta track 90 
derajat ke kiri dan kekanan, peterjun dua di tengah agar membuat sudut 30 derajat dari 
track pesawat untuk memperjauh separasi antar parasut yang terkembang. 

 

Satu lagi yang menarik adalah dengan tegas BJ mengingatkan agar tidak sembarangan 
membuang sampah di alun-alun Sanam Luang, jika makan permen karet maka diharap permen 
karet bekas harus dimasukkan ke kantong, juga puntung rokok pun  harus dimasukkan ke 
kantong celana.....sungguh tidak main-main karena beberapa peterjun bule yang 
kemarennya ditangkap polisi buang puntung rokok sembarangan di alun-alun diminta 
berdiri ..............rakyat Thailand sendiri tanpa ada polisipun tidak akan berani 
buang sampah di lapangan tersebut karena berarti tidak menghormati Raja 
............... kepikir oleh sukris apakah mungkin penduduk Jakarta tanpa dijagain 
polisi tidak buang sampah sembarangan di Monas untuk menghormati Megawati atau Gus Dur 
? mimpi kali yee.....

 

Rencana peterjunan  menggunakan tiga macam pesawat : pesawat pertama adalah sebuah 
Dakota Turbine ( pesawat Dakota yang engine-nya diganti dengan mesin PT6 seperti pada 
pesawat Pilatus) membawa peterjun bendera raksasa  dan videoman, kemudian sebuah 
pesawat G-222 mirip pesawat hercules/transall dengan 2 mesin untuk membawa Team Alpha, 
6 buah C-130 Hercules utk membawa sebagian besar peterjun , satu buah C-130 Hercules 
satu lagi diperuntukkan bagi para keluarga peterjun yang ikut serta ke Bangkok untuk 
ikut merasakan suasana demojump jadi total adal 7 buah 
Hercules.....edaan.......pesawat akan berbaris dengan interval 2 menit, di harapkan 
peterjun di pesawat depan sudah turun di ketinggian 2000 kaki , peterjun berikutnya 
baru exit, untuk menjaga separasi....................................

 

Malemnya Pak Nisfu (Ketua Persatuan Olahraga Dirgantara Terjun Payung FASI) didampingi 
sukris sempat meeting dengan BJ Worth untuk membicarakan rincian rencana 100 Way Over 
Bali Agustus 2004, BJ mengingatkan bahwa peterjun Eropa & USA akan selalu berhitung 
apakah dengan bayar airfare yang mahal akan sebanding dengan fasilitas terjun yang 
diberikan di Bali nanti, karena para peterjun senior  dengan mudahnya mengikuti Big 
Way di kawasan mereka masing-masing tanpa harus membuang uang tiket Eropa/US - 
Bali..........

 

Hari Sabtu pukul 06:15 tepat bus pertama berangkat dari hotel menuju lapangan terbang 
militer Don Muang, persis bersebarangan dengan Bangkok International Airport.

 

Tiba di Don Muang rupanya ratusan peterjun militer Thailand baik laki dan perempuan 
sudah siap di lapangan, mereka adalah peterjun "filler" untuk melengkapi jumlah 
peterjun sebanyak 672 orang. Terlihat mereka banyak menggunakan  parasut Parafoil 
untuk ketepatan mendarat  dan  parasut militer yang rate descentnya sangat 
lambat............................................

Tanpa terkecuali semua peterjun memakai Track Suit warna biru kuning mirip seragam Tim 
Jabar, kami berbaris mirip terjun 5 Oktober untuk mengatur siapa naik pesawat yang 
mana. Kami Tim Asiania terdiri dari 2 orang peterjun Korea (termasuk President Asiania 
Mr. Jong Hong Lee), 1 orang Malaysia (Moh. Yusoof), 2 orang India, 2 Orang RRC, 

4 orang Jepang dan 3 orang Indonesia yaitu Yanka, Roni dan Sukris. Pak Nisfu tidak 
jadi ikut terjun karena tidak dapat  mengundurkan jadwal pesawat untuk pulang hari 
Sabtu siang. Tim Asiania dibantu oleh peterjun Liason si Nick Ascot peterjun Canada 
yang telah 15 tahun tinggal di Thailand, sangat fasih selain bahasa Thailand juga 
Bahasa Mandarin dan bahasa Laos, sungguh kami terasa terbantu dengan si Nick 
ini.....baik urusan pendaftaran sampai kemana kami harus cari SIM card utk telephone 
si Nick dengan senang hati mengantar kami.

 

Kami ter-dispatch di pesawat Hercules #1 bersama-sama dengan BJ Worth & Roger Nelson 
(untuuuung!!!!!),  Grup Asiania berada di tengah setelah peterjun "bule" dan 
dibelakang kami adalah tentara Thailand.................................sedikit 
perasaan tidak enak.....setan juga nih peterjun bule, dengan alasan parasutnya 
rata-rata kecil dan kenceng mereka pingin terjun duluan..............cari 
selamat................buat sukris sendiri sungguh merasa "uneasy" karena biasanya 
kami duduk di ramp untuk spotting....kali ini harus mengandalkan orang lain spotting, 
di DZ yang asing pula..........

 "TRUST ME" demikian selalu BJ katakan para peterjun baik dalam briefing kemaren 
harinya maupun pagi ini, kata-kata ini yang sangat menyejukkan hati 
........................masak nggak "trust" sih dengan aerial stuntman-nya James Bond ?

 

Setelah mendengarkan pidato KASAU yang tidak lebih dari 3 menit, doa bersama dipimpin  
oleh seorang Bhiksu dan foto bersama maka kami mulai persiapan   ......semua peterjun 
dilengkapi dengan streamer warna biru  kuning untuk lebih menyemarakkan 
suasana........................... pukul 09:40  kami mulai boarding....sungguh membuat 
hati "giris" melihat pesawat berdatangan dengan suara mesin menggemuruh memekakkan 
telinga ............1 dakota,  1 G-222 dan 7 hercules..........

Dihitung sejak  Block Off sampai pesawat take off adalah sekitar 30 menit, membuat 
kami semua keringatan.............yang makin membuat kami keringatan dan "sebel" 
adalah melihat kelakuan si Kamal peterjun India yang sungguh amat 
"legek"............... sementara 671 peterjun sudah memakai perlengkapan dengan 
sempurna, ini ada satu orang peterjun masih bergaya , on board belum mau pakai 
parasut.................mending peralatannya canggih..............parasut adalah 
parasut siswa.......dengan karet tali statik masih "klewer 2 " di punggung container, 
membawa bendera India dimasukkan ke container cadangan depan Titan T-10, memasang nama 
dan bendera di baju dan helmet "BELL" , helmet yang biasa dipakai oleh peterjun di 
tahun 60-an dan 70-an awal........ "I 'll stand by at the left side cause I jump with 
flag ...and you (sambil nyuruh sukris) in the middle be aware of me !!" kata dia 
sambil geleng-geleng kepala model India he he he "buju buneng" kebayang oleh sukris di 
cerita pewayangan, Kamal ini pasti model Bu
risrawa  !!!!!!  peterjun bule, Roni, Yanka, juga peterjun India satunya ikut 
geleng-geleng kepala melihat kelakuan si Kamal...........

 

Sedikit deg-degan saat pesawat take off roll terasa lama banget, apa karena kebanyakan 
load ? setahu sukris payload Hecules adalah antara 15-20 ton maka kalau cuman 120 
peterjun paling baru 12 ton mestinya nggak masalah, kenapa nggak 
naik-naik................ sungguh seluruh peterjun bersorak gembira saat pesawat 
terasa tinggal landas, rupanya bukan sukris aja yang deg-degan...............

 

Di ketinggian 2 ribu kaki si Burisrawa baru mulai memakai parasut................mulai 
kerepotan saat memasang parasut cadangan depan isi bendera, terlanjur parasut dipakai 
eh belly strap masih terikat di bagian belakang,  kami semua pura-pura tidak tahu dan 
melengos sambil tersenyum simpul.....................................karena iba maka 
peterjun Thailand yang duduk di sebelah kanannya akhirnya bantuin melepas belly strap 
yang masih terikat.........dasar Burisrawa........................................

 

Kami holding sekitar 25 menit, sementara jarak Don Muang ke Istana hanya 20 km, kalau 
terbang lurus 4 menit juga nyampe, diberitahu oleh Roger Nelson bahwa angin bawah 
kecepatan 15 knots................aduh kalau salah exit kumaha nya' ....langsung 
teringat oleh sukris pernah terjun di Senayan sekitar 15 tahun lalu menggunakan 
Hercules terlambat exit dan harus  mendarat di Kuningan di sebuah lahan proyek yang 
banyak besi beton mengarah keatas sebelum di cor..............

 

10:30 ramp door mulai dibuka, kami bersorak sekali lagi...........mulai merapatkan 
barisan...............sukris melirik sekilas kepada Burisrawa.... terlihat 
"exited".................

 

10:35 tepat kami exit dari ketinggian 7 ribu 
kaki..................................."jancuk " ini helmet Bell di bawah kok nggak 
"track" ke kiri..............malah bablas ke bawah......setan alas................."oh 
my God "  sekilas dia persis di bawah sukris....cilaka kalau tahu-tahu 
cabut...............................terbirit-birit sukris track menjauh..............4 
ribu kaki kami cabut parasut..........................peterjun bule sudah pada di 
bawah karena cabut 2500 kaki.........................cek angin...........edan...bener 
15 knots...............................sedikit gamang mencoba mengira-ira posisi 
apakah sesuai dengan saat briefing, mencoba mencocokkan memori foto udara dengan 
pandangan ke bawah saat ini.................cocok 
eh....................................cuman busyet..........parasut ada di mana-mana, 
kepala tengok kiri kanan.......takut tubrukan dengan parasut lain.......pelan-pelan 
sukris keluarkan streamer biru 
kuning.............nglewer..........bagus...........................
.....tengok kiri kanan lagi...........mana bendera India ? kok nggak 
ada........................................kentus tenan..........

 

Melihat kebawah merhatiin lapangan .....kok warna hijau rumputnya agak 
aneh..........................busyet.............itu pasti Grass Block !!!!!!! 
waduuuuh.........kayak lapangan Gasibu depan Gedung 
Sate...........................perasaan kemaren ke lapangan nengok tempat nggak 
merhatiin ada conblocknya.................(yang diperhatiin adalah banyaknya perut 
yang terbuka terlihat "pusar"nya yang lagi nge-pop yang banyak  
bersliweran)....................sedikit kuatir dengan canopy Triathlon yang 
performancenya tidak sebaik Sabre...........................takut kesandung conblock 
lagi kayak di Gasibu............................"bulatkan tekad" 
.............................accuracy 
landing..........................yeeessss........................................tergesa-gesa
 beresin streamer dan parasut untuk  segera merapat 
kepinggir.........................kedengaran suara sirene ambulance ..........wah 
wis...........................ngelongok ke atas.............aduh parafoil semua pada 
mundur, angin betu
l betul kencang 
bertiup.................................................grusak.........beberapa 
peterjun mendarat di pohon pinggir lapangan.........satu peterjun mendarat di atap bus 
yang parkir, puluhan peterjun mendarat di jalan Silpakorn University dan di lapangan 
bola belakang museum............................kira kira 15 menit kami merasakan  
horor ........................90 persen peterjun memang mendarat di alun-alun Sanam 
Luang  yang luas ini....tapi terlihat peterjun pesawat belakang yang menggunakan 
parasut kecil high performance mulai pada menyusul parasut parafoil dan MT-1 membuat 
pattern terlihat simpang siur ..................................di tengah lapang 
peterjun "bule" terlentang dengan kaki patah dan wajah pucat pasi..........menunggu 
ambulance.............kami mencoba membantu melepaskan parasut dan peralatan lainnya 
dengan hati-hati....................., di kejauhan peterjun lain juga 
tergeletak....................................sungguh tidak nyaman untuk 
ditonton.....................
......................672 peterjun free fall melakukan mass jump hari itu 
terlaksana...................memecahkan  rekor dunia yang 
baru..........................................

 

Mudah-mudahan 273 peterjun kerjasama di udara dapat terbentuk minggu depan ini di 
lapangan angkatan udara Korat .................................................

 

Sukris tidak bisa berlama-lama di alun-alun karena harus segera balik ke hotel untuk 
check out dan menuju Bangkok International untuk mengejar SQ 
065..........................., cegat taksi, sudah masuk ke dalam kemudian memberikan 
kertas dari panitia bertuliskan kalimat /huruf Thailand kepada sopir untuk menuju 
hotel.......eh sopir geleng-geleng kepala tidak mau karena terlalu 
dekat......................edaaan......................terpaksa si sopir di bom 
!!!!!!!.

 



--[YONSATU - ITB]-----------------------------------------------    
Arsip           : <http://yonsatu.mahawarman.net>  atau 
<http://news.gmane.org/gmane.org.region.indonesia.mahawarman> 
News Groups     : gmane.org.region.indonesia.mahawarman   
List Admin      : <http://home.mahawarman.net/lsg2> 
 

Kirim email ke