Content-Type: text/plain; charset="us-ascii"
Rekan Doedoeng,

Terlampir, saya kirim ulang attachmentnya.  Mudah2an kali ini bisa tembus 
(ke milis 'anggota', karena ke milis 'yonsatu' memang nggak diperbolehkan 
oleh moderator mengirim attachment).

Freedom to belief itu, menurut saya lebih mudah diterima oleh orang2 yang 
berpikiran terbuka.  Freedom to believe juga menjadi salah satu prinsip 
pemerintahan sekular.

Bahwasanya ada lembaga maupun perorangan dari negara2 maju tsb melakukan 
kristenisasi ke negara2 berkembang, menurut saya karena mereka sudah tidak 
mendapat perhatian lagi dari mayoritas masyarakat mereka sendiri.  Dilain 
pihak, cita2 setiap pemeluk agama yang merasa terpanggil kan menyebar 
luaskan keyakinannya itu kepada siapa saja, dimana saja dan kapan saja. 
Maka, karena di negeri sendiri sudah tidak ada lagi yag mau mendengarkan, 
ya tentu keinginan mereka akan semakin kuat saja untuk pergi ke negara2 
lain yang mau menerima kedatangan mereka. 

Selanjutnya kan tinggal tergantung pemerintah dan masyarakat yang mereka 
datangi itu.  Kalau mereka dalam melakukan syiar agama mereka itu 
melanggar hukum yang berlaku, ya diseret saja ke meja hijau, kan?.  Atau, 
kalau kita nggak berminat mendengar syiar agama mereka, ya bilang saja 'no 
interest', simple kan?  Kalau mereka masih maksa juga, ya, itu tadi, 
kembalikan lagi aja ke hukum yang berlaku.

Tingkah laku mereka nggak ada hubungannya dengan freedom to believe yang 
menjadi pijakan moral mayoritas masyarakat di negara asal mereka.  Mereka 
hanyalah segelintir orang yang taat pada agama mereka dan yang merasa 
terpanggil untuk melakukan syiar agama mereka keseluruh pelosok bumi. 

Yaa, silakan saja, selama tidak melanggar HAM dan melanggar hukum yang 
berlaku, iya kan?

Salam hangat,
HermanSyah XIV.











"Doedoeng Z. Arifin" <[EMAIL PROTECTED]>
04/02/2004 20:24
Please respond to yonsatu

 
        To:     <[EMAIL PROTECTED]>
        cc: 
        Subject:        [yonsatu] Re: Yang begini ini bikin RI nggak maju2


AWW.

Pak, mungkin bisa menjelaskan mengapa mereka (lembaga maupun perorangan) 
di
negara maju tersebut gencar melakukan kristenisasi ke negara berkembang
(misalnya Indonesia) kalau memang mereka meyakini freedom to belief?

BTW, artikelnya manna?

Wassalam. DZArifin

================================




-- Binary/unsupported file stripped by Listar --
-- Type: application/octet-stream
-- File: IRENEHANDONO.pdf


--[YONSATU - ITB]---------------------------------------------      
Arsip           : <http://yonsatu.mahawarman.net>  atau   
                  <http://news.mahawarman.net>   
News Groups     : gmane.org.region.indonesia.mahawarman     
Other Info      : <http://www.mahawarman.net> 
   

Kirim email ke