Betul, begitu pula bukti Video yang diserahkan FPI, bahwa AKKBB membawa 
pistol..ternyata aparat berpakaian preman yang mengamankan 

Artinya apa?
paling tidak, riri sudah mulai memahami bahwa tdk semua seperti yang terlihat.
dan perlu pengkajian dengan logika dan akal..

makanya besok2 kalau berpendapat dipikir dulu ya


----- Original Message ----
From: uztad murtad <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]; zamanku@yahoogroups.com
Sent: Thursday, June 12, 2008 9:57:43 AM
Subject: [zamanku] Re: Koran Tempo dan Tragedi "Preman Berdasi"


  riri cute <riri_fawzan@ yahoo.gr> wrote:
  Kali ini, Koran tempo melempar provokasi opini dengan menampilkan Foto [pada  
  penjelasan foto dinyatakan bahwa Munarman .... bla bla bla..

bukti 'Foto'  lebih berarti  daripada 1000 kata-kata... .
sepertinya penjelasan riri jadi SIA-SIA...


--- On Thu, 12/6/08, riri cute <riri_fawzan@ yahoo.gr> wrote:

From: riri cute <riri_fawzan@ yahoo.gr>
Subject: Koran Tempo dan Tragedi "Preman Berdasi"
To: [EMAIL PROTECTED] s.com, [EMAIL PROTECTED] co.uk, [EMAIL PROTECTED] se, 
majulahindonesia@ gmail.com, [EMAIL PROTECTED] nl, debat_islam- [EMAIL 
PROTECTED] ups.com, kebenaranislam@ yahoogroups. com, [EMAIL PROTECTED] .com, 
putra_semarapura@ yahoo.com, [EMAIL PROTECTED] com, sedangbingung@ yahoo.com, 
serikat_indonesia@ yahoo.com, [EMAIL PROTECTED] com, abu.zubair1973@ gmail.com, 
[EMAIL PROTECTED] com, [EMAIL PROTECTED] com, achmad.muzamil@ conocophillips. 
com, ancient_gotyk@ yahoo.com, angel_230681@ yahoo.com, [EMAIL PROTECTED] 
net.id, mhdsimatupang@ gmx.de, [EMAIL PROTECTED] co.id, [EMAIL PROTECTED] nl, 
tionghoaindonesia@ yahoo.com, taufiqism500@ hotmail.com, [EMAIL PROTECTED] com, 
teguhdjojoargono@ yahoo.com, [EMAIL PROTECTED] p.co.id, [EMAIL PROTECTED] id, 
al-ukhuwah-islamiya [EMAIL PROTECTED] com, [EMAIL PROTECTED] com
Cc: [EMAIL PROTECTED] com, Andik.Yudiarto@ antam.com, [EMAIL PROTECTED] com, 
[EMAIL PROTECTED] com, [EMAIL PROTECTED] com, rm_danardono@ yahoo.de, [EMAIL 
PROTECTED] nl, ndhutabarat@ yahoo.de, tony_picasso@ yahoo.com, [EMAIL 
PROTECTED] com, thesaintsnow@ gmail.com, dakwah_umat@ yahoo.com, [EMAIL 
PROTECTED] com, [EMAIL PROTECTED] co.id, [EMAIL PROTECTED] com, [EMAIL 
PROTECTED] com, [EMAIL PROTECTED] co.id, [EMAIL PROTECTED] com, 
daniel_pdssurabaya@ yahoo.co. id, alvindaniel_ [EMAIL PROTECTED] com, 
erikani.milis@ yahoo.co. id, feifei_fairy@ yahoo.com. sg, [EMAIL PROTECTED] 
com, jimmy.okberto@ suzuki.co. id, jose.patrick@ gmail.com, krisnawanputra@ 
yahoo.co. id, [EMAIL PROTECTED] co.uk, [EMAIL PROTECTED] com, [EMAIL PROTECTED] 
co.id, [EMAIL PROTECTED] com, musliminsuffer@ gmail.com, ptr_emanuel@ 
yahoo.com, robert_hlm80@ yahoo.com, [EMAIL PROTECTED] com, rudy_lumbantobing@ 
yahoo.com, mohammad-riyadi. tampubolon@ unilever. com, [EMAIL PROTECTED] com, 
[EMAIL PROTECTED] com, [EMAIL PROTECTED] com,
 [EMAIL PROTECTED] com, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] astra.co. id, 
[EMAIL PROTECTED] co.id, muskitawati@ yahoo.com, [EMAIL PROTECTED] net.id, 
alya.thahir@ yahoo.co. uk, [EMAIL PROTECTED] com, [EMAIL PROTECTED] id, 
putra_semarapura@ yahoo.com, linda.tilatang@ gmail.com, uztadmurtad@ yahoo.com
Date: Thursday, 12 June, 2008, 2:14 AM


Koran Tempo dan Tragedi "Preman Berdasi" 
Oleh : Redaksi11 Jun 2008 - 2:30 am

Oleh: Ahmad Hamzah*
Belum lama tuduhan Majalah Tempo terhadap MUI yang berusaha menggalang opini 
publik bahwa akar masalah kekerasan terhadap Ahmadiyah adalah Fatwa MUI 
sebagaimana dalam Majalah Tempo edisi 5 - 11 Mei 2008. 
 
Majalah tersebut menulis antara lain,"Kecemasan di mana-mana. Ketakutan 
merajalela. Majelis Ulama Indonesia harus bertanggung jawab atas semua ini".

Kali ini, Koran tempo melempar provokasi opini dengan menampilkan Foto [pada 
penjelasan foto dinyatakan bahwa Munarman eks ketua YLBHI sedang mencekik salah 
satu anggota aliansi kebangsaan di kawasan Monas]. Dengan arogannya, 
digiringnya opini bahwa tindakan anarkhis tersebut dan lainnya merupakan 
justifikasi untuk membubarkan FPI.

Tampilan foto pada headline Koran Tempo yang provokatif disikapi Munarman pada 
dengan melakukan jumpa pers di markas FPI Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat, 
Selasa (3/6/2008). 

Dia mengatakan bahwa seorang pria dalam foto tersebut adalah anggota FPI yang 
bernama Ucok Nasrullah [detik.com]. Dengan demikian, tuduhan keji Koran Tempo 
tanpa melakukan tabayyun [konfirmasi] jelas-jelas merupakan tindakan pers yang 
tidak bertanggungjawab dan berjiwa "preman berdasi".

Lha, wong beliau bermaksud mencegah anggota agar tidak anarkis, kokTempo 
menyebarkan berita bohong bahwa Munarman mencekik anggota AKKBB. Dengan 
pemberitaan semacam itu, sudah jelas Tempo hendak melakukan "serangan" 
pembunuhan karakter dan memprovokasi kemarahan publik.

Gegabah tanpa Tabayyun [konfirmasi] dan Malu karena Kecele
Begitu gegabahnya, koran Tempo langsung menempatkan foto tersebut pada halaman 
utama koran tempo dengan memberikan penjelasan gambar bahwa disitu dinyatakan 
Munarman sedang mencekik anggota AKKBB. Menanggapi pemberitaan yang mengarah 
pada character assasination, tidak terima difitnah Munarman mengklarifikasi 
pemberitaan Tempo yang menyudutkan tersebut.

Di tempat terpisah, mengomentari pernyataan Munarman bahwa dia bermaksud 
mencegah anak buahnya agar tidak bertindak anarkis, LBH Jakarta Asfinawati, 
yang notabene pendukung AKKBB terlanjur malu, dan mencari-cari pembenaran lain 
dengan mengatakan bahwa ada seseorang lain yang mengaku dicekik Munarman yang 
tidak ada dalam foto tersebut. 
 
Pernyataan Asfinawati ini dinilai sebagaiupaya mengalihkan rasa malu karena 
terlanjur kecele atas bukti dokumen berupa foto yang disebarkan kubu AKKBB 
dalam jumpa pers sebelumnya dan dikutip mentah-mentah oleh beberapa harian 
Nasional.

Di sini parahnya, redaksi Tempo tidak mengindahkan kaidah pemberitaan terkait 
dengan kebenaran informasi dan fakta yang disampaikan. Sebagaimana tertera 
dalam Kode Etik Jurnalistik Pasal 1 yang berbunyi "Wartawan Indonesia bersikap 
independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad 
buruk".

Sebagaimana pula dalam penafsiran atas Pasal 1 point b disampaikan sebagai 
berikut: "Akurat berarti dipercaya benar sesuai keadaan objektif ketika 
peristiwa terjadi" dan point d "Tidak beritikad buruk berarti tidak ada niat 
secara sengaja dan semata-mata untuk menimbulkan kerugian pihak lain".

Namun dengan arogan bak "preman berdasi" harian Tempo memberitakan pada porsi 
yang tidak tepat agar publiktersesatkan sehingga publik pada benaknya muncul 
kesan oh, inilah aksi brutal FPI yang sedang melakukan tindakan anarkis luas 
biasa.

 

Fitnahan yang Maha Dahsyat yg dilakukan oleh koran Tempo dan media pro 
"Liberal" lainnya


Koran Tempo,Kredibilitasnya Diragukan ?
Informasi yang dipampang di halaman utama surat kabar nasional sekelas tempo 
memang layak diacungi "jempol", tapi jempolnya menghadap ke bawah bukan keatas. 
 
Kenapa? Lha begitu mudahnya Koran Tempo melempar informasi ke publik tanpa 
mengikuti kaidah pemberitaan yang benar [tanpa dikonfirmasi kebenarannya] . 
Bukankah hal ini sangat membahayakan publik [andai saja koran tempo tidak 
meralat informasinya pada harian tempo edisi 4/6/2008].

Andai saja Munarman tidak mampu menghadirkan saksi pemuda yang ada di foto 
dalam konferensi pers, publik akan mendapatkan informasi yang keliru [fitnah]. 
Dan hal ini bisa berpotensi pada kekeliruan dalam pengambilan keputusan dan 
pengambilan kebijakan yang penting.

Dengan ketidakakuratan dan kesembronoan Tempo dalam pemberitaan tersebut, 
apalagi berita tersebut masuk pada area berita utama, yang notabene rubrik 
utama yang berpotensi menjadi opini publik, maka mau tidak mau, suka tidak 
suka, masyarakat akan menaruh rasa tidak simpati dan kehilangan kepercayaan 
terhadap pemberitaan Tempo pada rubrik-rubrik berita yang lain. Karena dengan 
tragedi tersebut akan menjadikan masyarakat mengambil kesimpulan bahwa Tempo 
tidak akurat, tidak dapat dipercaya, tidak kredible dan terkesan memojokkan, 
dll.

Ingat Kasus Koran Tempo, Ingat Kisah Rasulullah SAW
Ingat tragedi Tempo jadi ingat peristiwa besar pernah terjadi yang menimpa 
Baginda Rasulullah SAW. Suatu fitnah yang melibatkan Ibunda Aisyah ra. sempat 
mengguncang rumah tangga Rasulullah SAW. Ibunda Aisyah difitnah berbuat keji 
dengan salah seorang sahabat Rasul SAW bernama Sofwan bin Mu'attal. Nabi SAW 
pada waktu itu sempat merasakan perihnya fitnah. 
 
Fitnah itu bermula dari tertinggalnya Aisyah dari rombongan Nabi SAW, seusai 
berperang dengan Bani Musthaliq, pada Syaban 5 H. Istri Nabi SAW tertinggal 
rombongan dan sendirian di gurun yang lengang. Sahabat Shafwan ibnu Mu'aththal 
yang melewati tempat itu menemukan Aisyah sendirian. Ia pun menyuruh ibu kaum 
Muslim ini menaiki unta dan menuntunnya ke Madinah.

Apa lacur? Tanpa mengetahui duduk perkara, orang-orang yang menyaksikannya, 
menggunjingkan Aisyah dan Shafwan. Seperti Hadis Nabi tadi, gunjingan itu 
sempat menggoncangkan, di kalangan kaum Muslim.

Para shahabat yang telah teruji keimanannya ketika ditanya tidak ada yang mau 
memberikan komentar, hingga akhirnya Allah swt menjelaskan persoalan itu yang 
sebenarnya. Dan dengan berhati-hatinya terhadap berita ini menjadikan kaum 
mukminin terhindar dari penyesalan, karena memfitnah orang, apalagi dia Ummul 
Mukminin.

Kemudian Allah menyesalkan kaum Muslim yang tak bersangka baik, bahkan, 
menganggap perkara yang tak diketahui duduk perkara itu, sebagai hal ringan. 
Padahal dia pada sisi Allah adalah besar (QS 24:15). Bahkan, menjanjikan azab 
yang pedih di dunia dan akhirat, bagi penyulut fitnah tersebut (QS 24:19).

Tabayyun Mencegah Fitnah yang Keji

íóÇ ÃóíøõåóÇ ÇáøóÐöíäó ÂóãóäõæÇ Åöäú ÌóÇÁóßõãú ÝóÇÓöÞñ ÈöäóÈóÅò ÝóÊóÈóíøóäõæÇ 
Ãóäú ÊõÕöíÈõæÇ ÞóæúãðÇ ÈöÌóåóÇáóÉò ÝóÊõÕúÈöÍõæÇ Úóáóì ãóÇ ÝóÚóáúÊõãú äóÇÏöãöíäó 
(ÇáÍÌÑÇÊ:6)

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu 
berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah 
kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal 
atas perbuatanmu itu.[TQS Al-Hujuraat: 6]

Ayat ini turun dengan mengajarkan kepada kaum muslimin agar selalu berhati-hati 
dalam menerima berita dan informasi. Sebab informasi sangat menentukan 
mekanisme pengambilan keputusan, dan bahkan entitas keputusan itu sendiri. 
Keputusan yang salah akan menyebabkan semua pihak merasa menyesal. Pihak 
pembuat keputusan merasa menyesal karena keputusannya itu menyebabkan dirinya 
melakukan tindakan dhalim terhadap orang lain. Pihak yang menjadi korban pun 
tak kalah sengsaranya mendapatkan perlakuan yang dhalim. Maka jika ada 
informasi yang berasal dari seseorang yangintegritas kepribadiannya diragukan 
harus diperiksa terlebih dahulu.

Perintah memeriksa ini diungkapkan oleh al-Qur'an dalam kata (ÝóÊóÈóíøóäõæÇ). 
Makna kata tersebut akan semakin mantap kita fahami dengan memperhatikan bacaan 
al-Kisa'i dan Hamzah, yang membaca kata tersebut dengan (ÝóÊóËóÈøóÊõæúÇ). Kedua 
kata tersebut memiliki makna yang mirip. 
 
Asy-Syaukani di dalam Kitab Fath al-Qadir menjelaskan, tabayyun maknanya adalah 
memeriksa dengan teliti, sedangkan tatsabbut artinya tidak terburu-buru 
mengambil kesimpulan seraya melihat berita dan realitas yang ada sehingga jelas 
apa yang sesungguhnya terjadi. Atau dalam bahasa lain, berita itu harus 
dikonfirmasi, sehingga merasa yakin akan kebenaran informasi tersebut untuk 
dijadikan sebuah fakta.

æóáóÇ ÊóÞúÝõ ãóÇ áóíúÓó áóßó Èöåö Úöáúãñ Åöäøó ÇáÓøóãúÚó æóÇáúÈóÕóÑó 
æóÇáúÝõÄóÇÏó ßõáøõ ÃõæáóÆößó ßóÇäó Úóäúåõ ãóÓúÆõæáðÇ
"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan 
tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan 
diminta pertanggungjawaban". (TQS. al-Isra':36)

Islam Memang Indah. Subhanallah!
________________________________
 Get the name you always wanted with the new y7mail email address. 
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com     


      

Kirim email ke