Ya setuju!
Buktinya, walaupun di arab sana pakai jilbab, tetap saja sering
terjadi pemerkosaan dan pelecehan sexual.
Para TKI kita diperkosa oleh sesama agama mereka sendiri, tak ada
rasa kasihan walaupun mereka itu kesana tujuan cari nafkah.
Jadi bukan tergantung pakaian, tapi tergantung moral manusianya.
Banyak kog yang pakai jilbab tapi dalamnya "busuk".
Yah bukan maksudnya berpenampilan "mengundang" juga, tapi yah gak
perlu berlebihan, apalagi yang sampai pakai cadar yg cuma kelihatan
matanya saja.
Lucunya, masa masih bayipun sudah pakai jilbab.
Apa banyak pedophile di Islam??????
Yang benar aja.........





--- In zamanku@yahoogroups.com, "Kartono Mohamad" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> H. Agus Salim, tokoh Syarikat Islam, dalam tulisan yang dimuat di
majalah
> Het Licht, tahun 1926 menolak jilbabisasi perempuan Indonesia dan
menolak
> pemisahan tempat antara perempuan dan laki-laki dalam persidangan.
Ia bilang
> jilbab adalah budaya Arab, bukan budaya Islam.
> KM

Kirim email ke