Kinerja Muhammad dalam memimpin perang memang luar biasa, semakin 
kejam seorang pemimpin perang akan semakin disegani apalagi jika 
rampasan perangnya banyak yang berupa harta dan wanita, tentu saja 
banyak orang berbalik arah, daripada mati diujung pedang lebih baik 
ikut menikmati harta dan wanita hasil rampasan.

Fragmen ini memperlihatkan bagaimana Muhamamd berhasil memimpin 
pasukan perangnya.

Pada 10 Ramadhan atau Januari 630, Muhammad memimpin pasukan dalam
jumlah terbesar meninggalkan Madinah. Hampir seluruh pria dalam umat
ikut secara sukarela dan di sepanjang jalan sekutu-sekutu Badui
bergabung dengan ekspedisi hingga mencapai 10.000 orang. Namun tidak
seorang pun tahu dengan pasti ke mana mereka pergi. Mereka mungkin
saja pergi ke Mekah, namun juga tidak tertutup kemungkinan menyerang
sejumlah suku selatan atau kota Taif yang memusuhi Islam.
Kemungkinan itu menjadi nyata saat suku Hazawin mengetahui bahwa
pasukan Muhammad menuju wilayah mereka, dan mereka pun mulai
mengumpulkan tentara mereka di Taif - kota Lata dan pusat paganisme.
Di Mekah, suku Quraisy memperkirakan kondisi terburuk....
Ia (Muhammad) datang ke Mekah bukan untuk menghukum suku Quraisy,
melainkan untuk melenyapkan agama yang telah menjerumuskan mereka.
Kemudian dengan menunggang Qaswa, ia mengelilingi Kabah tujuh kali,
mengusap Hazwar Aswad tiap putaran, dan meneriakan "Allahu Akbar!"
Teriakannya diikuti 10.000 tentaranya dan seluruh kota pun
menggemakan kata yang melambangkan kemenangan akhir Islam.
Selanjutnya Muhammad mengalihkan perhatian kepada 360 berhala di
seputar Kabah: seraya berkerumun di atap dan rumah mereka, suku
Qurasiy menyaksikan Muhammad menghancurkan tiap berhala sambil
membaca ayat:
...kebenaran telah datang dan kebatilan telah lenyap. Sesungguhnya
yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.
(Diambil dari Muhammad Biografi Sang Nabi, hal 426-426)

Dengan mendirikan Islam, Muhammad yang tadinya hidup dari istinya 
yang jauh lebih tua yang waktu dikawini sudah janda mendapatkan 
tahta, harta, dan wanita. 
Anda bandingkan dengan Sidharta Gautama yang meninggalkan tahta, 
harta, dan wanita untuk menjalankan kehidupan spiritual lalu 
menemukan pencerahan sempurna.
Hidup ini memang pilihan, jika Anda ingin mendapatkan tahta, harta, 
dan wanita Anda boleh ikuti Muhammad tetapi jiga Anda ingin 
membangun kehidupan rohani yang damai, sebaiknya Anda ikuti apa yang 
dilakukan Sidharta Gautama.
Salam


--- In zamanku@yahoogroups.com, "tawangalun" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> OK lah Gak punya mukjizat gak opo2,tapi saya kok lihat kinerjanya 
> luar biasa buktinya:
> 
> 1.Dalam perang UHud Khalid bin Walid itu berhadapan dg Muhammad 
> SAW,tapi dalam perang berikutnya dia sudah jadi pasukannya dan di 
> Perang dg Persia dia sebagai panglimanya.
> 
> 2.Opo didunia ini pernah ada misalnya Bin Laden gelem jadi 
kolonelnya 
> Amerika,atau Laksamana yamamoto jadi Panglimanya Rusia misalnya. 
> Kalau nabi saya menyulap orang kok bisa,tahu gak Umar bin Khattab 
itu 
> dulu musuhnya yang mau mbunuh nabi,mampir keadiknya dulu mau 
dihajar 
> soalnya adiknya sudah jadi muslimah.Kebetulan adiknya pas 
ngaji.Saat 
> itu juga Umar malah converse.Opo itu bukan karena Qurannya 
Muhammad 
> itu memang hebat?
> 
> 3.Bandingen Tuhan Yesusmu yang mukjizatnya seabreg itu pas 
meninggal 
> gur dapet bangsanya berapa ekor? muridnya saja Yudas malah 
> kianat,lainnya pada lari kocar kacir saat Yesus ditangkap.Dan 
sampai 
> detik inipun Shimon Peres CS tetep agama yahudi.Jadi saya nilai 
Tuhan 
> kok malah gagal ngajak bangsanya.Padahal nabi saya yang bukan 
Tuhan 
> wae bisa ngajak seluruh jazirah Arab.
> Please lihatlah kinerjanya jangan fasilitas mukjizatnya.
> 
> Shalom,
> tawangalun.
> 
> 
> 
> - In [EMAIL PROTECTED], "feifei_fairy" 
> <feifei_fairy@> wrote:
> 
> APA MUHAMAD MELAKUKAN MUKJIZAT?
> DID MUHAMAD PERFORM MIRACLES? 
> <http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum>
> by Ali Sina  <http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum>
> 
> 
> Bukanlah rahasia lagi bahwa agama bisa membuat buta dan bahwa orang
> beragama tidak mampu melihat sedikitpun kesalahan dalam agamanya. 
> Inilah
> alasan mengapa Muslimin menganggap dirinya paling jago melihat 
> kesalahan
> dalam agama Kristen, Yahudi ataupun Hindu,
> 
> TAPI
> 
> TIDAK MAMPU melihat absurditas dalam kepercayaan mereka sendiri.
> 
> Muslimin begitu mencintai Muhamad sampai mengikuti caranya 
berpakaian,
> berbahasa, sampai ke tata cara makan. Ini bukan tanda kebesaran 
> Muhamad
> tetapi tanda fanatisme dan buta agama pengikutnya. Pengikut segala
> "cult" selalu akan mengagung-agungkan pemimpin mereka sebagai 
manusia
> sempurna. TAPI ini bukan petunjuk ataupun bukti hebatnya pemimpin
> mereka. Manusia memerlukan obyek pujaan. Sering pada saat wafatnya
> seorang pemimpin, ia diberi status mythologis yang lebih tinggi
> dibandingkan semasa hidupnya. Inilah saatnya kelemahan sang 
pemimpin
> sebagai manusia disembunyikan dari mata pemujanya.
> 
> Muslimin belum pernah melihat Muhamad. Mereka sepenuhnya tergantung
> kepada cerita turun temurun. Cerita2 ini begitu mengagungkan 
pribadi
> Muhamad sampai melampaui akal sehat. Kebanyakan Hadis dipalsukan,
> dibesar2kan oleh para penjilat dan tidak memiliki dasar. Lihat 
sendiri
> contoh Hadis berikut ini dimana Muhamad dikatakan membelah bulan.
> 
> Sahih Bukhari Volume 5, Buku 208
> Diriwayatkan Anas bin Malik:
> Penduduk Mekah meminta Rasulullah untuk menunjukkan kepada mereka 
> sebuah
> mukjizat. Ia menunjukkan bulan dibelah menjadi dua, dengan bagian
> tengahnya terlihat Gunung Hiram'.
> 
> Juga Sahih Bukhari Volume 4, Buku 56, Nomor 830, 831, 832.
> 
> Yang berikut dibawah ini menunjukkan Rasulullah membuat timbulnya 
air.
> Sahih Bukhari Volume 1, Buku 4, Nomor 170
> Diriwayatkan Abu Malik:
> Menjelang sholat 'Asr saya melihat Rasulullah dan pengunjung 
mencari 
> air
> wudhu tetapi mereka tidak menemukannya. Kemudian (pot penuh 
dengan) 
> air
> wudhu dibawa kepada Rasulullah. Ia memasukkan tangannya kedalam 
pot 
> tsb
> dan memerintahkan orang untuk mengambil wudhu dari pot tersebut. 
Saya
> melihat air keluar dari bawah jari-jarinya sampai semua pengunjung
> selesai mengambil wudhu.
> 
> Atau mukjizat melipatgandakan roti : Sahih Bukhari Volume 5, Buku 
59,
> Nomor 428
> 
> Tetapi saat ditantang, Muhamad berulang kali membantah melakukan
> mukjizat. Ia mengakui bahwa nabi2 sebelumnya-lah yang diberikan
> kemampuan melakukan mukjizat. Mukjizatnya, kata sang Rasulullah,
> hanya datang dlm wujudQuran.
> 
> Sahih Bukhari Volume 9 Buku 92, Nomor 379:
> Diriwayatkan Abu Huraira:
> Rasulullah mengatakan, "Para nabi melakukan mukjizat agar orang 
> percaya,
> tetapi apa yang diberikan kepada saya adalah apa yang diungkapkan 
> Allah
> kepada saya. Saya harap pada Hari Akhir nanti pengikut saya akan 
> menjadi
> lebih daripada pengikut para nabi lainnya."
> 
> Banyak surah dalam Quran yang menekankan Hadis terakhir tersebut 
> diatas,
> bahwa Muhamad tidak pernah melakukan mukjizat dan malah 
menganggapnya
> tidak berguna. Dalam surah berikut ini Rasulullah mengakui bahwa 
nabi2
> lain sebelumnya datang dengan mukjizat dan tanda2 jelas tetapi 
tetap
> manusia menolak mereka. Baginya, ini membuktikan bahwa mukjizat 
tidak
> ada gunanya.
> 
> Q 03:183:
> (Yaitu) orang-orang (Yahudi) yang mengatakan: "Sesungguhnya Allah 
> telah
> memerintahkan kepada kami, supaya kami jangan beriman kepada 
seseorang
> rasul, sebelum dia mendatangkan kepada kami korban yang dimakan 
api".
> Katakanlah: "Sesungguhnya telah datang kepada kamu beberapa orang 
> rasul
> sebelumku membawa keterangan-keterangan yang nyata dan membawa apa 
> yang
> kamu sebutkan, maka mengapa kamu membunuh mereka jika kamu adalah
> orang-orang yang benar".
> 
> Tetapi tetap, banyak yang menantang Muhamad agar menunjukkan sebuah
> mukjizat sehingga mereka bisa percaya.
> 
> Q 17:90
> Dan mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu 
hingga 
> kamu
> memancarkan mata air dan bumi untuk kami,
> 
> Dan jawabannya hanyalah ini :
> Q 17:93
> Katakanlah: "Maha Suci Tuhanku, bukankah aku ini hanya seorang 
manusia
> yang menjadi rasul?"
> 
> Orang meragukan Muhamad karena mereka tidak melihat satu halpun 
yang
> luar biasa darinya.
> 
> Q 17:94
> Dan tidak ada sesuatu yang menghalangi manusia untuk beriman 
tatkala
> datang petunjuk kepadanya, kecuali perkataan mereka: "Adakah Allah
> mengutus seorang manusia menjadi rasul?"
> 
> Q 25:7
> Dan mereka mengatakan "Rasul macam apa menyantapi makanan dan 
> melangkah
> di jalan yang sama dengan kami ? Mengapa bukan bidadari yang 
> dikirimkan
> kepada kami agar kami bisa memujaNya ?
> 
> Q 25:8
> "Atau mengapa ia tidak memiliki kekayaan atau memiliki taman yang 
bisa
> dinikmatinya ?" Orang dengki akan berkata "Kalian mengikuti orang 
yang
> kemasukan setan."
> 
> Namun Muhamad selalu mengatakan kepada pengikutnya bahwa ia cuma 
> manusia
> biasa, bukan malaikat sehingga janganlah orang mengharapkan 
mukjizat
> darinya.
> 
> Q 17:95
> Katakan: Kalau memang pernah ada malaikat yang hidup di dunia ini, 
> Kami
> tentu akan menurunkan kepada mereka dari surga malaikat sebagai 
> pembawa
> berita.
> 
> Akal sehat tentu mengatakan bahwa orang yang melakukan mukjizat 
> seperti
> membelah bulan tidak akan dianggap gila atau kesurupan. Tetapi 
JUSTRU
> orang2 yang mengenalnya sebenarnya mencap-nya demikian.
> 
> Q15:06
> Mereka berkata: "Hai orang yang diturunkan Al Qur`an kepadanya,
> sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila [792]."
> 
> Tidak ada seorangpun yang akan menuntut mukjizat kalau memang 
Muhamad
> sanggup melakukannya.
> 
> Q 15:07:
> "Mengapa kamu tidak mendatangkan malaikat kepada kami, jika kamu
> termasuk orang-orang yang benar?"?
> 
> Namun Muhamad hanya menjawab:
> Q 15:08:
> "Kami tidak menurunkan malaikat melainkan dengan benar (untuk 
membawa
> azab) dan tiadalah mereka ketika itu diberi tangguh."
> 
> Kaum Quraish terus menuntut sebuah mukjizat dan Muhamad juga terus 
> saja
> mengatakan bahwa ia hanya pembawa peringatan.
> 
> Q 13:07:
> "Orang-orang yang kafir berkata: "Mengapa tidak diturunkan 
kepadanya
> (Muhammad) suatu tanda (kebesaran) dari Tuhannya?" Sesungguhnya 
kamu
> hanyalah seorang pemberi peringatan; dan bagi tiap-tiap kaum ada 
orang
> yang memberi petunjuk."
> 
> Ada beberapa ayat yang mengulang-ulangi hal yang sama: orang 
menuntut
> mukjizat dan Muhamad menjawab bahwa ia hanya manusia biasa seperti 
> saya
> dan kamu, hanyalah seorang pembawa peringatan. Bukti jelas bahwa 
> Muhamad
> belum pernah melakukan mukjizat adalah ayat berikut ini yang 
> mengatakan
> bahwa orang bahkan menolak rasul2 lain yang datang dengan mukjizat 
dan
> tanda2 jelas, dengan arti kata lain, mukjizat tidak berarti apa2.
> 
> Q 3:184
> Jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya rasul-rasul sebelum
> kamupun telah didustakan (pula), mereka membawa mu`jizat-mu`jizat 
yang
> nyata, Zabur dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna [257].
> 
> Dalam ayat2 tersebut diatas Muhamad mengaku tidak memiliki kekuatan
> supernatural. Logis lah ! Jika ia dapat melakukan mukjizat yang 
oleh
> Hadis dikatakan dibuatnya, apalah guna ayat2 tersebut diatas ? 
Berikut
> ini ia jelas menolak mukjizat sebagai bukti kerasulannya dan 
> membedakan
> perbuatan tersebut sebagai perbuatan tukang sihir.
> 
> Q 21:3
> "Dan mereka yang zalim itu merahasiakan pembicaraan mereka: "Orang 
ini
> tidak lain hanyalah seorang manusia (jua) seperti kamu, maka 
apakah 
> kamu
> menerima sihir itu, padahal kamu menyaksikannya?"
> 
> Ia memang benar ! Apa gunanya mukjizat ? Mukjizat mungkin bukti 
bagi
> mereka yang menyaksikannya, tetapi tidak berarti bagi mereka yang 
> tidak
> melihatnya. Muhamad menekankan bahwa mukjizat yang dibawanya adalah
> Quran, karena itu yang lebih penting. Tetapi ketahuilah, QURAN 
> BUKANLAH
> SUATU MUKJIZAT. Quran adalah buku penuh dengan kesalahan dan tidak
> konsisten.
> 
> OLEH KARENA ITU, Kita Melihat Muhamad sebagai manusia luar biasa
> PENIPUNYA karena 2 alasan dibawah ini :
> 
> a) Banyak ayat dalam Hadis maupun Quran, jika memang benar,
> menunjukkannya sebagai orang yang sering marah, kejam, tidak kenal 
> ampun
> dan suka menipu. Perbuatan2nya seperti menyerang karavan dagang,
> membunuhi mereka yang memilih agama lain dan tidak mau menjadi
> pengikutnya, mengutuk musuhnya, memperlakukan wanita sebagai warga 
> kelas
> dua dan mencap mereka "kurang dalam intelektualitas" (deficient in
> intelligence), bak "gangster kelas bawah" membunuhi secara culas
> musuh2nya, dan banyak lagi tindakan yang jelas TIDAK menunjukkan 
mutu
> karakter spiritual yang saya cari untuk dijadikan panutan. 
Tindakannya
> adalah jauh dari tindakan seorang INSAN ul KAMIL ("rasul 
terhormat")
> sebagaimana ia menganggap dirinya dalam Q 69:40.
> 
> b) Muslimin modern jaman sekarang, khususnya mereka yang standar 
etika
> mereka dipengaruhi oleh persepsi barat/humanistik, mencoba 
menjauhkan
> diri dari Hadis2 yang menggambarkan Muhamad sebagai orang tidak 
> bermoral
> dan tidak mengenal etika. Mereka menolak kesahan/validitas Hadis2 
yang
> menunjukkan segi negatif Muhamad.
> 
> Namun, jika Hadis dan ayat2 tersebut memang ternyata palsu atau 
tidak
> benar, maka dasar2 validitas Islam akan runtuh dan orang tidak lagi
> memiliki alasan untuk mempercayai seorang figur mitologis yang
> keberadaan maupun kata2 sebenarnya TIDAK diketahui.
> 
> --- End forwarded message ---
>


Kirim email ke