BANG AHMADI, ternyata yg pegang pistol itu anggota kepolisian!

Gabrieela Rantau


----- Original Message ----
From: Ahmadi Agung <[EMAIL PROTECTED]>
To: anggun wibowo <[EMAIL PROTECTED]>; Gabriella Rantau <[EMAIL PROTECTED]>; 
Purwanto PDC <[EMAIL PROTECTED]>; riri cute <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; zamanku@yahoogroups.com; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED];
 [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; 
[EMAIL PROTECTED];
 [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, June 17, 2008 5:25:17 PM
Subject: HAllo Polisi .....


Polisi Kok Belum Usut Massa AKKBB yang Bawa Senjata 
Api?
Selasa, 17 Jun 08 16:13 WIB
Kepolisian minta segera menelusuri seorang pria dengan 
kostum AKKBB, berada di tengah-tengah massa AKKBB, yang membawa-bawa senjata 
api 
pada saat terjadi kerusuhan di Monas 1 Juni lalu.
"Ini masuk tindak pidana berat, masuk kategori tindak 
pidana UU Darurat yang bisa diancam 20 tahun bahkan pidana mati, kok ini belum 
diusut, ini suatu fakta, menurut hemat saya harus ada tindakan polisi yang luar 
biasa yang tidak memihak, yang harus netral, yang harus profesional, dan 
proporsional terhadap insiden Monas, " tegas Tim Advokasi FPI Ahmad Michdan 
usai 
sidang praperadilan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 
(17/6).
Menurutnya, substansi dalam praperadilan yang 
diajukan itu bukan sekedar sah atau tidaknya penangkapan terhadap Habib Rizieq, 
tetapi argumentasi dari penangkapan itu yang terpenting.
"Ya memang dia tidak pernah memerintahkan untuk 
mempelopori Insiden Monas, tidak pernah memerintahkannya, itu spontanitas kok, 
dan bahkan yang harus disimak Insiden Monas ini tidak berdiri sendiri jadi 
suatu 
akibat, reaksi, " imbuhnya.
Reaksi yang muncul, lanjut Michdan, yang menimbulkan 
tindak pidana-tindak pidana lain misalnya aksi AKKBB tidak yang melanggar 
kesepakatan rute, kemudian juga kenapa harus membawa 90 persen jemaat 
Ahmadiyah, 
yang memang jelas-jelas bersilang pendapat kelompok Islam, mau apa dia masuk ke 
sana?
Sementara itu, saat memenuhi panggilan penyidik Polda 
Metro Jaya untuk pemeriksaan sebagai saksi kasus kekerasan Monas, Direktur 
Eksekutif Wahid Institut Ahmad Suaedy berkilah bahwa tidak ada anggota AKKBB 
yang membawa senjata api saat itu, namun kalau polisi ingin membuktikan dan 
menyelidikinya, pihaknya tak keberatan.
Dalih Ahmad Suaedi ini tentu menggelikan mengingat 
masyarakat Indonesia sudah mengetahui jika ada massa AKKBB bawa senjata api 
lewat bukti foto yang sudah tersebar ke mana-mana lewat media massa. 


      

Kirim email ke