Apa yang selalu diceritakan jamam jahiliah yang Anda definisikan 
sebagai Jahiliyah Part I sangat berbeda dengan kenyataan sejarah.
Pada Jahiliyah Part I ada saudagar perempuan kaya bernama Khadijah, 
sudah menjanda empat kali karena berani hidup mandiri. Di Mekah ada 
Kuil Hindu dengan 360 patung. Kalau ada Kuil Hindu dapat diyakini 
ada kedamaian. Ada perdagangan antara Mekah dengan Syria, jika ada 
perdangan artinya ada keamanan. Situasi itu yang dalam Islam yang 
dikembangkan oleh orang Arab dikatakan sebagai jaman Jahiliyah.
Tetapi apa yang terjadi pada Jaman Jahiliyah Part II, ada 
pembunuhan, sepupu Muhammad membunuh orang Quraisy dengan rahang 
unta, ada perampokan yang dilakukan olah Kaum Muslimin di bawah  
pimpinan Muhammad terhadap kalifah Mekah. Ada perang, di mulai dari 
perang Badar sampai ahirnya Islam menguasai wilayah yang luas dari 
Spanyol sampai India dan di wilayah kekuasaan Islam, nasib wanita 
sangat mengenaskan, menjadi budak pemuas nafsu laki-laki yang 
berawal dari contoh yang diberikan Muhammad sendiri yang punya 11 
istri dan digilir setiap hari.
Berbahagialah Anda yang mau keluar dari Jaman Jahiliyah Part II dan 
semoga Anda mau bersusah payang menyelamatkan saudara kita yang 
lainnya yang masih belum sadar berada di Jaman Jahiliyah Part II.
Salam 


--- In zamanku@yahoogroups.com, uztad murtad <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Setelah membaca Daftar Black List FPI dibawah ini, sepertinya 
MURTAD adalah solusi utk bisa hidup selayaknya manusia
> Sebelumnya ... saya serasa di jaman Jahiliyah Part II.
>  
> Forward dr milis tetangga
>  
> Daftar Blak-List Aktifis & Aktifitas FPI :
>  
>  
> 23 Juli 2000 M : Al-Habib Sholeh Alattas, 
> Penasihat FPI, ditembak sekelompok orang tak dikenal hingga 
terbunuh di Jakarta
> 
> 24 Juli 2000 M : KH. Cecep Bustomi, 
> Deklarator FPI, dibrondong tembakan hingga tewas di Serang.
> 
> 11 Desember 2000 M : Tim monitoring FPI 
> Dikejar dan ditembaki oleh aparat kepolisian Polres Jakarta Barat, 
sepanjang 4 Km, dari fly over Grogol hingga Petamburan.
> 
> 13 Desember 2000 M : Al-Habib Sholeh Al-Habsyi
> Rumah kediaman Al-Habib Sholeh Al-Habsyi, Ketua Majelis Syura FPI 
Jawa Barat, dijarah dan dibakar gerombolan preman.
> 
> 16 Oktober 2001 M : 
> FPI Lampung memberangkatkan sebanyak 219 orang sukarelawan jihad 
ke Afghanistan.
> 
> 17 Mei 2002 M : 
> Ketua FPI Sumut, Sulistyo, 32 tahun, bersama laskar lainnya 
ditikam 30 orang pemuda tak dikenal di Jl. Ahmad Yani, Kesawan 
Medan. Peristiwa ini terjadi selang beberapa hari setelah Laskar 
Pembela Islam melakukan konvoi damai menghimbau ditutupnya berbagai 
tempat maksiat di wilayah Medan dan Belawan.
> 
> 4 Oktober 2002 M : 
> Penculikan 2 aktivis FPI dan seorang istri Komandan Laskar FPI 
oleh aparat Polres Metro Jakarta Pusat.
> 
> 5 Oktober 2002 M : Penangkapan 8 aktivis FPI oleh Polres Metro 
Jakarta Pusat.
> 
> 27 Oktober 2004 M : 
> Selang empat hari setelah kejadian penutupan paksa sebuah Bar 
bernama Stardely di kawasan Kemang oleh Laskar Pembela Islam, maka 
sebanyak 201 tempat hiburan malam di wilayah Jakarta Selatan 
diputuskan pemerintah setempat untuk tutup selama Ramadhan, yang 
terdiri dari 32 diskotek, satu mandi uap, 44 griya pijat, dan 124 
bar.
> 
> Januari 2005 M : 
> Sekitar 1051 Relawan FPI Untuk Aceh dengan dipimpin Ketua Umum 
FPI, Habib Rizieq Syihab, diterjunkan di tengah-tengah lahan bekas 
bencana Tsunami Aceh untuk melakukan evakuasi mayat. 
> Para relawan FPI berdatangan dalam rombongan besar kapal laut, 
lainnya dengan
> pesawat udara dan jalur darat. Mereka mencari, mengumpulkan, 
membungkus, menshalatkan, dan kemudian membawa mayat korban bencana 
Aceh itu ke atas truk untuk dibawa ke pemakaman massal. Setiap hari, 
rata-rata 200-400 mayat dievakuasi setiap harinya, dan para laskar 
ditempatkan di Aceh selama 3 bulan hingga 12 bulan.
> 
> 16 Oktober 2005 M : 
> Ratusan preman sarang pelacuran Kalijodo Jakarta Barat menyerang 
para laskar FPI yang sedang konvoi melakukan himbauan penutupan 
tempat-tempat hiburan dan kegiatan maksiat dalam bulan Ramadan ini.
> 
> 18 Oktober 2005 M : 
> Sekitar 150 Laskar Pembela Islam mendatangi Mapolres Jakarta Barat 
untuk mempertanyakan kelanjutan kasus penyerangan para preman sarang 
pelacuran Kalijodo, Tambora, Jakarta Barat terhadap Laskar Pembela 
Islam 2 hari sebelumnya. Namun aparat Kepolisian justru menangkap 
sebagian laskar yang datang dan dituduh membawa senjata tajam.
> 
> 12 April 2006 M : 
> Sekitar 500 Laskar Pembela Islam tidak dapat menahan amarahnya 
akibat tidak mampunya sistem hukum dan penguasa di negeri ini untuk 
menghentikan penerbitan majalah Playboy. Rasa amarah ini mereka 
ungkapkan saat melakukan unjuk rasa dengan menghancurkan lobby utama 
gedung dimana Playboy berkantor di Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan.
> 
> 15 April 2006 M : 
> Hasil investigasi tim FPI di seluruh Indonesia dan juga berbagai 
berita yang diberitakan berbagai media di Indonesia, disimpulkan 
bahwa pedagang majalah enggan menjual majalah Playboy karena takut 
di sweeping oleh Laskar Pembela Islam.
> 
> 12 Februari 2007 M : 
> Setelah diprotes FPI Bandung, akhirnya Wakil Direktur Rumah Sakit 
Kebon Jati Bandung, Yunandi, mengizinkan para perawat memakai jilbab 
saat bertugas. Izin mengenakan jilbab bagi perawat itu tertuang 
dalam surat kesepakatan yang ditandatangani pihak Rumah Sakit Kebon 
Jati dan Front Pembela Islam (FPI) Bandung sebagai saksi.
>  
>  murtad nich !!!
> 
> Send instant messages to your online friends 
http://uk.messenger.yahoo.com
>


Kirim email ke