Israel Mempersiapkan Serangan Akbar ke Gaza !!!

Akhirnya Israel meminta Mesir untuk membuka perbatasannya membolehkan
rakyat Gaza untuk menyebrang perbatasan dalam pengungsiannya. 
Bersamaan dengan itu tersebar isu2 santer bahwa Israel akan melakukan
serangan besar2an membasmi sisa2 Hamas yang tidak bisa menyebrang ke
Mesir.

Perjanjian antara Israel dan Mesir telah disetujui bahwa semua orang
yang bersenjata diwajibkan menyerahkan senjatanya diperbatasan kepada
pasukan Mesir.  Pihak Mesir masih mengejar dua pelarian yang dituduh
sebagai pelaku2 pembunuhan presiden Mubarak dan Anwar Sadar.  Oleh
karena itu, penjagaan diperbatasan Mesir juga diperketat untuk
mencegah lolosnya pelaku2 pembunuhan ini yang dilindungi oleh pihak Hamas.

Presiden Bush yang semula mengharapkan bahwa negara Palestina bisa
berdiri sebelum dia mengundurkan diri, akhirnya mengubah rencananya,
baru2 ini Bush meminta kepada pemerintah Mesir untuk mengisi
kekosongan atau kevakuman di Gaza.  Artinya sama dengan Mesir boleh
mengambil alih wilayahnya dulu ini kembali kepangkuan wilayah mereka.
 Pernyataan Bush ini dikeluarkan setelah masuknya berbagai laporan2
dari Arab Saudia, Mesir, Yordania, Syria, maupun dari Dewan Keamanan
PBB yang kesemuanya berisi laporan yang sama bahwa kedua pihak yang
bertikai di Palestina tidak bisa dipersatukan atau didamaikan lagi.

Harapan mempersatukan Palestina sudah sirna, pembicaraan sekarang
hanyalah berkisar siapa yang harus menempatkan security diwilayah tsb.
 Kemungkinan Israel dulu pertama menduduki wilayah tsb untuk beberapa
tahun untuk kemudian secara bertahap diserahkan kepada Mesir.

Keseluruhan populasi Arab Palestina ini berjumlah 1,4 juta jiwa, namun
setelah terjadi perpecahan antara Abas dan Hamas, maka sebagian besar
penduduknya berada diwilayah Gaza yang diperkirakan sekitar 1,2 juta
jiwa, dan sisanya berada di West Bank.  Masyarakat Gaza sekarang ini
ber-siap2 untuk pindah ketanah Mesir melalui screening yang sangat
ketat oleh pasukan keamanan Mesir.  Barulah nantinya apabila rakyat
yang tidak berdosa yang tidak mendukung Hamas dan yang menentang
peperangan ini bisa diungsikan ke Mesir, maka sisanya tinggal dibumi
hangus saja.  Tentu tindakan ini telah dilaporkan terlebih dahulu
kepada badan keamanan PBB sebelum semua rencana dilaksanakan.  Hampir
tidak ada yang menentangnya, semua pihak setuju dengan penyelesaian
masalah Palestina dengan dikembalikan wilayah tsb kepada Mesir.

Komentar: ingin hati memeluk gunung tapi tangan pun enggak punya.
Ingin hati mendirikan Palestina, apa daya rakyatpun tidak punya.
Rupanya dewa2 Palestina marah kepada orang2 Arab Islam yang
menyembelih umat Filistine dahulu kala, dan sekarang Arab Islam ini
malah mencatut nama Palestina.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke