Pada tanggal 23, FBR bikin sayembara hadiah uang bagi yang bisa menangkap pria 
berpistol

Tanggal 25 Ada berita Pria berpistol tertangkap...Apabila penangkapnya adalah 
polisi...maka hadiah 50 juta lebih tinggi dari calon penangkap lainnya

Luar biasa!
Ini merupakan indikasi kode2 bahwa FPI dan Ormas Islam lainnya bekerja sama 
dengan pihak KEPOLISIAN:
Memata2i kegiatan AKKBB, menyusupkan anggota organik polisi ke tubuh massa 
AKKBB..dicari yang berhubungan dengan AHMADIYAH....
Tanggal 1 Juni, 30 menit ada pemberitahuan dari Polisi ke Pramono anung...PDI 
bisa siap2 menyingkir dari lokasi!
massa FPI tiba2 datang menyerang...Menuduh bahwa DEMO itu untuk 
AHMADIYAH!!!.....Koq bisa2nya ada satu orang dengan gagah berani menghalangi 
massa FPI dengan mengacungkan pistol...dan entah mengapa tertangkap di 
Handycam....Koq bisa2nya para perusuh itu siap2 dengan Handycam...masa sih 
hanya untuk memfilmkan aksi pemukulan?

Koq bisa seperti kebetulan semua ya????

Tiba2 orang itu hilang ditelan bumi....Habib rizdig ditangkap, Munarman 
sembunyi....

Eh...Keluarlah SKB....Munarman muncul....jadilah Pahlawan!

FBR bikin sayembara.....

Massa FPI Demo, Pengacara Habib minta praperadilan...supaya kelihatan 
bagus...di kalahkan FPI di Praperadilan....gugatan buat Habib dibikin lemah....
Polisi yang ditelan bumi...tertangkap

Akhirnya mudah ditebak!
Habib bebas, Ahmadiyah jadi kambing, AKKBB jadi kambing Hitam, Munarman 
Pahlawan, Rizdig....kembali beraksi!

Sungguh teknik pengaturan kelas tinggi!
Luar biasa biasa emang!!!!!
-----------------------------------------------------------------



From: Andik Yudiarto <[EMAIL PROTECTED]>

Yang lain kok gak ada 
komentarnya.....gimana para pendukung ahmadiyah? itu lho....wong kristen sing 
sering dusta :)

________________________________
 From: Ahmadi Agung 
[mailto:[EMAIL PROTECTED]



Pria Berpistol di Monas 
Ternyata Memang Massa AKKBB
Oleh : Redaksi25 Jun 2008 - 4:00 
pm
Teka-teki siapa pria berpistol dengan 
kostum AKKBB dalam rusuh Monas, Ahad (1/6) akhirnya terkuak. Dia adalah 
Brigadir 
Kepala Iskandar, anggota polisi Polres Metro Tangerang. Iskandar telah 
ditangkap 
satuan provoost polisi di kediamannya di Tangerang dan kini masih dalam 
penyidikan.

Menurut Kadiv Humas Mabes Polri, Bripka Iskandar saat ikut 
aksi AKKBB di Monas bukan dalam rangka tugas kepolisian, namun inisiatif 
pribadi. “Dia mengantar mertua, isteri, dan anak karena diundang Ahmadiyah, ” 
ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira, di Mabes Polri 
Jakarta (23/6).

Saat ditanya apakah itu berarti Iskandar seorang pengikut 
aliran sesat Ahmadiyah? Abubakar mengelak, “Kita masih teliti. Masih dalam 
pemeriksaan provoost.” 

Namun Abubakar menambahkan bahwa mertua, isteri, 
dan anaknya memang ikut aliran sesat Ahmadiyah.

Walau AKKBB mengaku 
Bripka Iskandar bukan anggotanya, tapi sudah jelas keikutsertaan Iskandar dalam 
demo provokatif AKKBB di Monas awal Juni lalu adalah bagian dari massa AKKBB. 
Sebab, jika bukan anggota, mengapa Iskandar dibiarkan ikut, malah ikut 
mengenakan pita merah tanda anggota AKKBB di lengan kiri. Seharusnya, korlap 
demo AKKBB mengusir Iskandar jika Iskandar memang bukan bagian dari massa 
AKKBB. 

Sebab itu, Polri seharusnya lebih serius dan lebih adil dalam menangani 
kasus rusuh Monas ini. Habib Rizieq harus dibebaskan karena tidak bersalah demi 
hukum.. Dan yang harus diseret ke dalam penjara adalah aktor-aktor intelektual 
AKKBB baik yang berada di lapangan maupun yang menskenariokan bentrok, karena 
mereka memang menginginkan rusuh dalam aksi tersebut.

Kelompok Ahmadiyah 
juga harus ditangkap agar bisa diperiksa secara intensif mengapa dalam aksi di 
Monas awal Juni lalu tersebut melakukan provokasi dengan mendekati kelompok 
umat 
Islam di mana FPI ada di sana, padahal itu bukan jalur aksi unjuk rasa AKKBB. 
Kita tunggu keberanian Polri untuk bersikap adil dalam membongkar kasus rusuh 
Monas, sebab jika tidak, jangan salahkan jika umat Islam bertindak sendiri 
menegakkan keadilan agama Allah SWT ini dalam kasus tersebut.
 

sumber : 
MetroTV


      

Kirim email ke