BUKAN SERING DUSTA Mas...tapi SELALU DUSTA ....

________________________________

From: Andik Yudiarto [mailto:[EMAIL PROTECTED] 


Yang lain kok gak ada komentarnya.....gimana para pendukung ahmadiyah?
itu lho....wong kristen sing sering dusta :)

________________________________

From: Ahmadi Agung [mailto:[EMAIL PROTECTED]

Pria Berpistol di Monas Ternyata Memang Massa AKKBB
Oleh : Redaksi <http://swaramuslim.net/>  25 Jun 2008 - 4:00 pm  
<http://swaramuslim.net/comments.php?id=6014_0_15_0_C> 

 Teka-teki siapa pria berpistol dengan kostum AKKBB dalam rusuh Monas,
Ahad (1/6) akhirnya terkuak. Dia adalah Brigadir Kepala Iskandar,
anggota polisi Polres Metro Tangerang. Iskandar telah ditangkap satuan
provoost polisi di kediamannya di Tangerang dan kini masih dalam
penyidikan.

Menurut Kadiv Humas Mabes Polri, Bripka Iskandar saat ikut aksi AKKBB di
Monas bukan dalam rangka tugas kepolisian, namun inisiatif pribadi. "Dia
mengantar mertua, isteri, dan anak karena diundang Ahmadiyah, " ujar
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira, di Mabes Polri
Jakarta (23/6).

Saat ditanya apakah itu berarti Iskandar seorang pengikut aliran sesat
Ahmadiyah? Abubakar mengelak, "Kita masih teliti. Masih dalam
pemeriksaan provoost." 

Namun Abubakar menambahkan bahwa mertua, isteri, dan anaknya memang ikut
aliran sesat Ahmadiyah.

Walau AKKBB mengaku Bripka Iskandar bukan anggotanya, tapi sudah jelas
keikutsertaan Iskandar dalam demo provokatif AKKBB di Monas awal Juni
lalu adalah bagian dari massa AKKBB. Sebab, jika bukan anggota, mengapa
Iskandar dibiarkan ikut, malah ikut mengenakan pita merah tanda anggota
AKKBB di lengan kiri. Seharusnya, korlap demo AKKBB mengusir Iskandar
jika Iskandar memang bukan bagian dari massa AKKBB. 

Sebab itu, Polri seharusnya lebih serius dan lebih adil dalam menangani
kasus rusuh Monas ini. Habib Rizieq harus dibebaskan karena tidak
bersalah demi hukum. Dan yang harus diseret ke dalam penjara adalah
aktor-aktor intelektual AKKBB baik yang berada di lapangan maupun yang
menskenariokan bentrok, karena mereka memang menginginkan rusuh dalam
aksi tersebut.

Kelompok Ahmadiyah juga harus ditangkap agar bisa diperiksa secara
intensif mengapa dalam aksi di Monas awal Juni lalu tersebut melakukan
provokasi dengan mendekati kelompok umat Islam di mana FPI ada di sana,
padahal itu bukan jalur aksi unjuk rasa AKKBB. Kita tunggu keberanian
Polri untuk bersikap adil dalam membongkar kasus rusuh Monas, sebab jika
tidak, jangan salahkan jika umat Islam bertindak sendiri menegakkan
keadilan agama Allah SWT ini dalam kasus tersebut.


sumber : MetroTV

<<comments.gif>>

<<b84bwn.jpg>>

Kirim email ke