Tuhan kan di Langit sana Pak. Lalu Tuhan menciptakan kehidupan (tentu di tempat 
tinggalnya, di langit sana). Nah, meteorit itu hanyalah "alat angkut" yang 
dipakai Tuhan mengirim ciptaannya ke bumi. Kan ngga mungkin dikirim pake becak, 
tho ?
Jadi, tetap saja teori "penciptaan" tak terbantahkan oleh temuan ini, malah 
menguatkan. Kecuali jika kita percaya Tuhan ada di perut Bumi (bukan di 
langit), maka temuan ini bisa merusak kepercayaan tentang proses penciptaan.

Bagaimanapun, teori evolusi adalah ciptaan kafir, yang menurut Mbak Riri, kekal 
di neraka. Bagaimana bisa dipercaya ?

Rgrds,



  ----- Original Message ----- 
  From: mediacare 
  To: mudawijaya ; [EMAIL PROTECTED] ; zamanku ; media jakarta 
  Sent: Thursday, June 26, 2008 7:02 AM
  Subject: [zamanku] Meteorit juga membawa DNA



  Ini menjadi salah satu pertanda makhluk hidup di Bumi tidak 
diciptakan...............


  Meteorit dari Australia Membawa Bibit DNA

  JAKARTA, MINGGU - Sampel meteorit yang jatuh di Australia tidak hanya setua 
tata surya, namun mengandung dua unsur organik penting yang dibutuhkan untuk 
membentuk DNA. Penemuan ini mendukung teori bahwa beberapa komponen material 
utama untuk pembentuk kehidupan di Bumi mungkin memang berasal dari langit.  

  Jenis molekul organik yang ditemukan dalam meteorit Murchosin yang jatuh 
tahun 1969 tersebut adalah uracil dan xanthine. Keduanya termasuk dalam 
kelompok material yang disebut nucleobase, bahan utama penyusun rantai DNA. 
Uracil dan xanthine juga penyusun RNA, bahan baku protein pada tubuh organisme.
  "Sistem kehidupan yang terbentuk mungkin mengadopsi nucleobase dari 
pecahan-pecahan meteorit untuk membentuk materi genetik primitif, sampai 
sempurna setelah diturunkan kepada generasi-generasi berikutnya," ujar Zita 
Martins, peneliti dari Imperial College London.

  Temuan ini menguatkan teori yang diperkenalkan pertama kali oleh astronom 
Carl Sagan dan koleganya pada tahun 1992. Disebutkan bahwa beberapa bahan 
penting penyusun kehidupan dibawa komet dan asteroid dan dibawa sepanjang 
perjalanannya di ruang angkasa..

  Material nucleobase ada kemungkinan bukan berasal dari meteorit melainkan 
dari proses independen yang terjadi di permukaan Bumi. Namun, hasil penelitian 
menunjukkan hal tersebut mustahil di awal pembentukan Bumi karena kondisi 
lingkungan yang sangat keras.

  Hasil pengukuran sebelumnya menunjukkan bahwa  meteorit tersebut setua tata 
surya sekitar 4,5 miliar tahun. Oleh karena itu, bukan hal mustahil bahwa bibit 
DNA juga dikirim ke planet-planet lain selain Bumi.
  "Meteorit-meteorit tersebut terbentuk sesaat usai kelahiran tata surya 
sehingga materialnya mungkin menyebar ke seluruh sudut alam semesta," ujar Max 
Bernstein, pakar astrokimia di Pusat Riset Ames milik NASA di California, AS. 

  WAH

  www.kompas.com



   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG. 
  Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.4.1/1517 - Release Date: 6/24/2008 
8:41 PM

Kirim email ke