Pria Berpistol Ini Biasa Sholat di Masjid Ahmadiyah

Rabu, 25 Jun 08 19:44 WIB 
<outbind://52-000000001831217A2E78EE4594EEA693EEE37842444C0001/http://i2
9.tinypic.com/b84bwn.jpg> 

Meski Polisi mengelak mengatakan bahwa pria mengacungkan dan meletuskan
pistol dengan kostum AKKBB dalam rusuh Monas, Ahad (1/6) yang diketahui
bernama Bripka Iskandar Soleh, sebagai pengikut Ahmadiyah.
Sedikit-demi-sedikit keterlibatan Bripka Iskandar sebagai jemaat
Ahmadiyah mulai terungkap, dia disinyalir merupakan anggota Ahmadiyah
Tangerang.

Sinyalemen keikutsertaan sebagai warga Ahmadiyah ini diungkapkan Ketua
RW 02 Peninggilan Utara Tangerang, Tatang M tempat di mana Iskandar
tinggal.

Berdasarkan pengakuan Tatang, Bripka Iskandar sering terlihat shalat
jumat di Masjid Arrohman Jalan H. Gaded Tangerang yang merupakan masjid
dan markas Ahmadiyah di wilayah itu. "Sepertinya dia anggota Ahmadiyah,
soalnya saya sering lihat dia jumatan di masjid Ahmadiyah, " ujarnya,
Kawasan Ciledug Tangerang, Rabu (25/6).

Bagian Komunikasi Jamaah Ahmadiyah Peninggilan Utara, Munawar pun tidak
menyangkal bahwa Iskandar pernah shalat Jumat di masjid itu. Namun, ia
tidak bisa memastikan apakah Iskandar bagian dari anggotanya atau bukan.

Keikutsertaan dalam demo provokatif AKKBB di Monas awal Juni lalu ini,
dapat menjadi salah satu penguat bahwa dirinya setuju dengan Ahmadiyah.
Polri seharusnya lebih serius dan lebih adil dalam menangani kasus rusuh
Monas ini. Kelompok Ahmadiyah juga harus ditangkap agar bisa diperiksa
secara intensif mengapa dalam aksi di Monas awal Juni lalu tersebut
melakukan provokasi dengan mendekati kelompok umat Islam di mana FPI ada
di sana, padahal itu bukan jalur aksi unjuk rasa AKKBB.

Menanggapi pernyataan Kadiv Humas Mabes Pori Irjen Abubakar Nataprawira
bahwa senjata yang diacungkan Iskandar hanya senjata mainan.

Kuasa Hukum FPI Ari Yusuf Amir menegaskan, bahwa senjata yang dibawa dan
dikeluarkan oleh Bripka Iskandar pada saat insiden Monas 1 Juni lalu
adalah asli. "Itu tidak benar, kita punya saksi mata kalau senjata itu
asli dan ada bunyi letusan, " ujar Yusuf.

Dia juga menyangkal, bahwa Bripka Iskandar melindungi anaknya yang
berada di dekatnya. Menurutnya anak kecil yang terlihat dalam gambar
berdiri di samping Bripka Iskandar adalah putra dari salah seorang
Laskar Pembela Islam.

Yusuf menyangsikan, tindakan kepolisian yang lamban dalam menangkap
Bripka Iskandar yang merupakan anggota kepolisian. 
"Ini semacam ada yang disembunyikan. Dia kan anggota polisi di
Jabotabek, tapi malah baru terungkap sekarang, " pungkasnya. ( Ariel
sharon )

<<b84bwn.jpg>>

Kirim email ke