Siapa yg bilang Kurniawan itu ga piawai memainkan bola? Tapi karena 
mandul sama gol, ya kaga kepake. Habibi emang pinter, makanya di 
jerman banyak yg mau rekrut dia untuk jadi..........karyawan. Tapi 
untuk jadi pemimpin project bikin pesawat, kalo ga bisa ya jangan 
dipaksa. ORang Endonesha bikin pesawat itu bukan barang aneh. 
Nurtanio itu lebih hebat dari habibi, udah bisa bikin pesawat masih 
di jaman perang. Di jaman serba pas2an dan terbatas.

Kalo dibilang Indonesia ini masih dalam proses belajar, maka RI 
adalah anak 20 taon yg sedang belajar pake sepeda roda 3. Lu mau 
ngejek bangsa elu sendiri autis?

Lu liat sendiri anak sebaya RI, Mulai dari Malaysia, Thailand, India, 
Singapura, Philipina, Taiwan. Padahal mereka2 ini anak2 miskin, tapi 
sekarang udah pada jago pake ferrari.  

Sekarang liat anak2 kecil yg jauh umurnya di bawah RI kayak Vietnam, 
Korsel.

RI ini susah maju karena orang2 kayak elu, yg bisanya ngejek, kritik, 
doyan fitnah, belain yg jahat2 asal sepaham sama elu, dan ga pernah 
ngaca, terus aja merasa diri benar.... Dan suka menghakimi nya itu 
loh yg ga tahannnnn



--- In zamanku@yahoogroups.com, "tawangalun" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> Orang yaang baru belajar wajar kalau gagal.Pioneer2 penerbangan dulu
> juga banyak yaang jadi korban.Jadi gak ada salahnya bangsa dari 
negara
> berkembang melalui proses gagal tsb.Wong ajar sepeda saja saya dulu
> harus jatuh dulu.Tapi sekarang kan sudah bisa mengendarai mobil jadi
> ada kenaikan.
> Habibi adalah wong pinter dan idealis.Hanya sayang dia deket dg mBah
> Harta makane gak dipakai.Tapi usaha dia untuk memajukan atau mandiri
> dalam bidang kedirgantaraan perlu didukung,kecuali oleh munyuk2 kaya
> Muskitawati ini.Seharusnya kau sudah bangsa Amerika apa perlunya
> njahili bangsa Indonesia.Seolah olah anda malah bersukaria melihat
> tetangganya sedang ada kematian.Dasar munyuk atau paling tdk 
mengakui
> keturunan munyuk (pengagum Darwin)!!!
> 
> Tawangalun.
> 
> - In [EMAIL PROTECTED], "Hafsah Salim" <muskitawati@> 
wrote:
> >
> > Kecelakaan Casa NC 212-200 Berulang Dalam 5 Bulan !!!
> > 
> > Pada 26 Januari 2008, jenis pesawat produksi Nurtanio yang sama 
jatuh
> > dan mengambil korban 3 orang penerbangnya mati persis sama dengan
> > jenis yang sekarang ini jatuh.  Karena jumlah korbannya hanya 
pilot
> > militer yang sedang latihan, maka berita ini dirahasiakan dan 
tidak
> > diberitakan di-koran2 di Indonesia.  Namun tidak demikian dengan
> > laporan Aviation Safety yang bisa anda baca dari web dibawah ini.
> > 
> > http://aviation-safety.net/database/record.php?id=20080126-0
> > 
> > Militer di Indonesia masih memiliki sekitar 25-26 pesawat jenis 
ini
> > yang masih terus dioperasikan meskipun tidak memiliki certificat
> > terbang dari pabriknya sendiri yaitu CASA di Spanyol.
> > 
> > Keseluruhan jenis CASA 212-200 yang diproduksi oleh Spanyol hanya 
ada
> > 3 buah, dan sisanya diproduksi oleh Nurtanio dengan nomor CASA
> > NC212-200.  Dengan kata lain, diseluruh dunia jenis CASA NC212-200
> > hanya diproduksi oleh Nurtanio dan tidak bisa dijual karena tidak
> > lulus certifikasi penerbangan.
> > 
> > Kalo anda kebetulan adalah seorang pejabat pemerintah RI yang
> > beruntung membaca tulisan saya ini, sebaiknya menghindari untuk
> > menjadi penumpang seluruh pesawat2 buatan Nurtanio dalam melakukan
> > semua tugas2 negara.  Sekarang seorang LetKol yang kurang
> > pengetahuannya menjadi korban sia2, sebelumnya seorang wakil 
gubernur
> > IrJA juga menjadi korban pesawat jatuh ini.
> > 
> > Semua korban2 dari pesawat yang jatuh selalu mendapatkan asuransi 
dari
> > pabrik pesawat yang membuatnya, KEKECUALIAN untuk korban2 pesawat
> > buatan Nurtanio yang tidak memiliki certifikasi terbang ini 
sehingga
> > para korban betul2 mati sia2.
> > 
> > Ny. Muslim binti Muskitawati.
>


Kirim email ke