Kenapa Umat Ahmadiah Tidak Dihukum Mati Saja ????

Kalo kita kembalikan tuntutan FPI untuk membubarkan Ahmadiah yang
katanya menodai agama Islam.  Padahal dalam syariah Islam, siapapun
yang dianggap menodai agama Islam wajib dibunuh, wajib dipancung,
bahkan dalam berbagai khotbahnya para ulama pendukung FPI itu memang
menghalalkan pembunuhan massal umat Ahmadiah ini.

Anehnya, FPI ini tidak menuntut agar umat Ahmadiah ini dihukum mati,
tetapi dituntut cuma pembubaran saja.  Cuma dituntut agar jangan
menggunakan nama Islam.

Lalu kalo kita bayangkan kejadian ini terjadi dimasa hidupnya nabi
Muhammad dimana ada sekelompok orang yang dianggap menodai Islam,
apakah nabi Muhammad cuma menuntut agar kelompok orang2 yang menodai
Islam itu agar bubaran saja ????  Jawabnya jelas, mereka akan dibunuh
semuanya, siapapun yang menodai Islam adalah musuh Islam dan wajib
dibunuh.

Kalo sudah kita sadari bahwa seharusnya kalo memang benar Ahmadiah ini
dianggap menodai Islam, kenapa FPI dan para pendukungnya tidak
menuntut agar dikeluarkan UU hukuman mati kepada setiap penganut
Ahmadiah ???

Jawabannya gampang, mereka sadar bahwa membunuh umat Ahmadiah itu
melanggar HAM, melanggar nilai2 kemanusiaan sehingga mereka takut akan
resikonya, cukup saja menuntut pembubaran bukan menuntut hukuman mati.

Disinilah terbukti, bahwa tuntutan itu cuma cari gara2 dan mereka
sadar tuntutan mereka itu memang salah, memang melanggar HAM.  Karena
kalo memang kita tahu ada yang berbuat salah berat, kita tidak akan
ragu untuk menuntut hukuman mati.  Sama halnya, banyak yang menuntut
agar para koruptor dihukum mati.  Banyak yang menuntut agar terorist
dihukum mati.  Begitulah kalo kita yakin mereka berbuat salah, maka
kita akan konsistent dan konsekuen menuntut untuk dihukum mati. 
Demikianlah, mereka juga tahu kalo menuntut umat Ahmadiah agar dihukum
mati adalah perbuatan yang salah, dengan kata lain, menuntut
pembubaran Ahmadiah juga merupakan tuntutan yang melanggar HAM.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke