mBahe wong Arab Makah itu adalah Ismail yang mbangun Ka'bah bersama
Ibrahim.Ismail lah yang ngandani wong Makah (anak cucunya) tadi bahwa
nama Tuhan mereka Allah.Sudah hal yang biasa setelah ditinggal mati
pasti ada pemblasuk lalu ritualnya Ismail dulu berubah jadi pagan
Makah tapi nama GOD tetep mereka lestarikan yaitu Allah hanya caranya
tawaf ada yang telanjang barang.Podo dg Musa waktu pergi ke Tursina
cuman 40 hari,pulang2 kaumnya sudah bikin patung emas dari sapi,so do
wong Makah tadi.
Yesus pun punya pemblasuk namanya Paulus,makane ajaran Kristen itu
ditanah aslinya gak laku tapi nyebrang dulu ke Yunani,soale Paulus
juga darah Yunani,lalu ke Romawi ,itupun nunggu kaisarnya si
Konstantin dulu baru Kristen bisa berkembang,bayangin th 325 sudah 300
th dari yesus hidup opo gak rawan pemblasuk?Aneh gak wong Yesus
ditanah Yahudi kok saat ini Yahudi bukan beragama Kristen.Karena
Yahudi percoyo dg Ulangan 18:20.bahwa Nabi palsu bakal mati
tragis.Karena Yesus dikira disalib makane yahudi ngatain nabi
palsu,Islam ngatain Yesus nabi tulen karena Quran gak bilang disalib
tapi diangkat.
Nek Islam Nabi sudah jadi Khalifah Islam sudah diterima diseluruh
jazirah jadi lebih aman dari pemblasuk.
La baru ada Gulam Ahmad tapi blasukannya gak laku,bahkan saudi
sekarang akan mencekal wong Ahmadiyah yang mau berhaji.

Shalom,
Tawangalun.

- In zamanku@yahoogroups.com, wirajhana eka <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Hafsah:
>     Padahal kalo kita membaca sejarah yang sebenarnya, lokasi Kabaah ini
>     dulunya adalah sebuah tempat pemujaan dewa2 dimana berbagai sajen
>     diletakkan disana sehingga bentuknya memang sejak semula merupakan
>     batu datar atau ALTAR, yaitu altar pemujaan dewa-dewi agama Hindu
>     maupun agama2 lainnya yang banyak di jazirah Arab waktu itu.
>   ----
>   
>   Hindu tidak mempersembahkan Sesaji diletakan di altar..
>   Ia mempersembahkan sesaji kepada Agni/Indra/baruna..dengan 
menyucikannya di Api atau ke Sungai di larung...itu dilakukan terhadap
 pemujaan terhadap Dewa manapun di Hindu
>   
>   Siwa yang dipuja oleh PemelukNya bentuknya seperti burung lelaki
dan  dibawahnya adalah tatakan seperti vagina, yang artinya pertemuan
antara  pemberi kehidupan dan kesuburan seperti perkawinan dewa langit
dan dewa  bumi (ouranos dan Gaia)
>   
>   Ka bah merupakan kompilasi pemujaan terhadap kepercayaan asli Arab
dan pendatang2 termasuk didalammya Hindu dan Yunani.
>   
>   Sebelum melakukan ibadah haji..kaabah di cuci..ritual itu berasal
dari Adat Hindu
>   Meminum Air Zam-zam..merupakan ritual Hindu untuk mensucikan diri..
>   memotong rambut merupakan riutal hindu India
>   Ritual memutar kabah merupakan tradisi Hindu dalam menghormati
yang di hormat..
>   
>   Mencium batu hitam ada kemungkinan merupakan bentuk pemujaan
terhadap Siwa
>   
>   Kreteria menyembah dalam hindu India ada 4...
>   1 dengan mencakupkan tangan dan membungkuk(berdiri maupun sila)
>   2 dengan mencium kaki dengan tangan
>   3. dengan posisi seperti shalat menungging mencium kaki(seperti
Shalat)
>   4. dengan posisi tiarap sehingga seluruh anggota badan dan muka 
menghadap tanah dan tangan terjulur di kedepan tercakup (ini adalah 
bentuk penghormatan tertinggi dalam tradisi Hindu)
>   
>   Tradisi Hindu dipakai oleh semua bangsa dan agama di dunia,
termasuk kristen dan yahudi.
> 
> Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                              
           Kabah Itu Berasal dari Hindu, Kemudian Direnovasi Arsitek
Spanyol !!!
>   
>   Sebagai umat Islam kita tak perlu bohong, dan juga tidak perlu
>   membohongi umat sendiri terutama mengenai Kaabah.  Disatu pihak umat
>   Islam mengatakan bahwa yang disembah itu Allah bukan Kabah, namun
>   disaat yang sama mereka mensucikan Kabah sama seperti mensucikan
>   Allahnya sehingga menyamakan kabah dan Allahnya itu sendiri.  Bahkan
>   kabah itu diyakininya sebagai rumah Allah.
>   
>   Padahal kalo kita membaca sejarah yang sebenarnya, lokasi Kabaah ini
>   dulunya adalah sebuah tempat pemujaan dewa2 dimana berbagai sajen
>   diletakkan disana sehingga bentuknya memang sejak semula merupakan
>   batu datar atau ALTAR, yaitu altar pemujaan dewa-dewi agama Hindu
>   maupun agama2 lainnya yang banyak di jazirah Arab waktu itu.
>   
>   Muhammad sendiri tidak pernah menyembah ke Kabah, bahkan melarang
>   umatnya waktu itu untuk berkunjung kesana.  Kewajiban untuk naik haji
>   ke Kabah sudah ada sejak masa sebelum nabi Muhammad dilahirkan dan
>   kemudian dilarang dizaman hidupnya nabi Muhammad, barulah setelah nabi
>   Muhammad wafat, maka kebiasaan ini dihidupkan kembali oleh para caliph
>   yang kemudian dicatatkan kedalam AlQuran oleh para pendeta Vatican.
>   
>   Barulah pada abad ke 10, penguasa kota Mekah mengundang arsitek bangsa
>   Spanyol Alfonso Patruzo untuk membuat bangunan Kabah yang hampir mirip
>   dengan yang ada sekarang ini namun jauh lebih kecil.  Kalo pada
>   mulanya dizaman Muhammad batu Kabah itu hanya setinggi bahu orang
>   biasa yang kira2 tingginya sekitar 1.50 meter, maka pada abad ke 10
>   batu Kabah itu ditinggikan sehingga setinggi orang biasa yaitu kira2
>   1.70 meter dengan permukaan yang diperluas untuk memberi kesempatan
>   para pengunjung meletakan sedekah atau sumbangannya diatas batu
Kabah tsb.
>   
>   Berubahnya batu kabah menjadi seperti sekarang ini sebenarnya
>   dilakukan oleh penguasa Mekah dengan bantuan para ahli2 dari Inggris.
>   
>   Dizaman modern sekarang ini, memang berulang kali terjadi kerusakan
>   parah yang fatal pada Kaabah akibat dilanda banjir.  Batu2 dan semen
>   buatan Inggris dizaman dulu tidak tahan terhadap bakteri2, jamur2,
>   maupun hawa panas yang menyebabkan mudahnya hancur batu2an tsb.  Oleh
>   karena itulah, Raja Arab Saudia membuat kontrak maintenance untuk
>   merawat keawetan bangunan Kaabah ini dengan sebuah perusahaan
>   kontraktor bangunan termahal di Los Angeles.
>   
>   Jadi banyak yang tidak tahu bahwa Kabaah itu sebetulnya dirawat dan
>   dibuat bukan oleh orang2 Arab, bukan oleh umat Islam, melainkan oleh
>   orang2 kafir.
>   
>   Banyak sekali Hadist yang menceritakan sewaktu sang caliph ingin
>   merobah Kabah dengan menghancurkan yang lama dan membangunnya yang
>   baru, maka tidak ada satupun orang2 Arab yang mau bekerja jadi
>   kuli2nya, sehingga sang arsitek dari Spanyol terpaksa membawa kuli2nya
>   dari eropah dan dari Afrika.  Sudah mendarah daging bagi penduduk
>   Mekah dari zaman dulu bahwa bangunan Kabah itu sangat keramat sehingga
>   siapapun yang berani meng-utak utiknya akan mati dalam waktu satu
minggu.
>   
>   Kepercayaan keramatnya bangunan kabaah ini masih banyak menghinggapi
>   umat Islam Arab disekitar Mekah sehingga untuk me maintenance
>   sekarangpun masih juga dibutuhkan kuli2 dari luar kota Mekah.
>   
>   Ny. Muslim binti Muskitawati.
>


Kirim email ke