--- In zamanku@yahoogroups.com, Gabriella Rantau <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> ALASAN APAPUN yg dipake oleh Islamic apologists tidak merubah
kenyataan bhw Aulloh membatalkan ayat2 dan menggantikannya dg ayat2
laen. Ini artinya Aulloh tidak maha tau, tidak infallible. Contoh
baek, yaitu perubahan kiblat. 
> 




Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya, memang Quran itu rekayasa
pendeta2 Vatican sehingga wajar kalo sebelumnya arah kiblat itu ke
Jerusalem, oleh para pendeta itu harus dipindahkan arahnya ke Mekah
karena Jerusalem akan dijadikan pusat agama Nasrani pada selanjutnya.

Secara logika pun, tidak ada perlunya umat Islam ini memindahkan arah
kiblat.  Berubahnya arah kiblat justru menguntungkan agama Nasrani dan
impian ini berhasil diwujudkan sekarang dengan keberhasilan Israel
menjadikan Jerusalem menjadi ibukota negaranya.

Demikianlah, pindahnya arah kiblat ini hanyalah satu bukti bahwa Quran
itu memang hasil rekayasa pendeta2 Vatican pada 1538.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke