Mas Ferry,

Tulisan saya hanya mengungkap fakta yang ada kepada Tawang yang dengan
sombongnya menulis hal pernikahan ini.
Tulisan saya juga karena banyak orang yang keblinger dengan agamanya.
Saya tidak pernah menyatakan agama mana yang paling benar (Tawang yang
selalu mengatakan hal tersebut.).
Saya percaya bahwa Tuhan yang memilih manusia sebagai umatnya dan hal
ini merupakan hal pribadi dan tidak bisa dipaksakan dengan apapun.
Kepada semua keluarga saya maupun teman saya, saya selalu menolak untuk
memaksakan kepercayaan saya.
Hal ini saya belajar dari seorang Pastur yang pernah bertugas di
Kalimantan waktu saya melakukan kegiatan kemanusiaan disana.
Pastur ini banyak mendapat intimidasi dari Muslim di daerah itu tapi
belakangan banyak umat muslim yang datang ke Pastur tersebut untuk minta
diajarkan dan dijadikan Katolik, tapi pastur tersebut menolak. Pastur
tersebut malah berpesan, TAKUTLAH AKAN TUHAN, tidak perlu untuk pindah
Agama, yang terpenting adalah hal tersebut.... Takutlah akan Tuhan dan
lakukan kebaikan.


Ferry Adriansyah wrote:
>
> Do, saudaraku kebalikannya, mengalami perlakuan yang sama dari 
> Kristen. Saudaraku pacaran dengan seorang perempuan Kristen (gerejanya 
> GII)  bandung. Itu dua orang kakaknya si perempuan melarang adiknya 
> berpacaran dengan saudaraku. Dengan alasan orang islam itu gelap, 
> kristen terang. Bahkan, kakaknya yang satu, memacari seorang muslim, 
> lalu dikristenkan dan dibawa kabur hidup bersama di jakarta. Apa ada 
> dalam ajaran kristen ngajarin orang durhaka ke orang tua? Kata dia, 
> boleh saja karena orang tuanya muslim dan dia sekarang sudah menjadi 
> jiwa yang terselamatkan. Aneh memang. Aku lanjutkan cerita tentang 
> keluarga perempuan itu. Perempuan itu terus diancam diintimadasi oleh 
> kakaknya yang sangat yakin kristen paling bener. Terus saudaraku juga 
> diancam dan diperlakukan kasar. Pernah juga digembosin ban mobilnya 
> dan lain-lain. Tuhan sangat adil. Kakak yang satu mati tabrakan 
> setelah mabuk-mabukan, mati ditempat tanpa satu orang saudarapun. 
> Ibunya dipecat dari jabatannya di salah satu instansi, kakaknya satu 
> lagi gagal terus mau ambil spesialiasi kedokteran meskipun udah habis 
> banyak uang untuk nyogok. Keluarga mereka makin sengsara, kekayaan 
> mereka semakin habis untuk membiayai bapaknya yang terus menerus 
> didera penyakit sampe meninggal karena pola hidup yang tidak sehat 
> (akibat main perempuan dan mabuk-mabukan). Si perempuan tabrakan di 
> tol padaleunyi mobilnya hancur dan orang yang ditabraknya mati. Rumah 
> terjual. Mobil habis. Sekarang hidup penuh kemiskinan dan penderitaan. 
> Tinggal dikontrakan yang sangat kumuh. Saudaraku iba meskipun sekarang 
> perempuan itu bukan lagi pacarnya, dia tolong keluarga itu, meskipun 
> dulu keluarga itu sangat sombong dan pongah, merasa kristen itu paling 
> benar. Sekarang mereka krisis iman. Dimana Yesus??? Jangan bicara 
> macem-macem kembali ke kitab suci deh. Liat aja fakta yang saya 
> sampaikan.  Saya denger terakhir, anak perempuan dan ibunya sudah 
> masuk islam. Tinggal seorang kakaknya yang seperti orang stres karena 
> 2 anggota keluarganya mati dan 2 lagi pindah agama memeluk islam.
>
>  
>
> ------------------------------------------------------------------------
>
> *From:* zamanku@yahoogroups.com [mailto:[EMAIL PROTECTED] *On 
> Behalf Of *edogawa2000
> *Sent:* 15 Juli 2008 10:16
> *To:* zamanku@yahoogroups.com
> *Subject:* Re: [zamanku] Perkawinan Omku dg Cino Kristen,kawin lari.
>
>  
>
> Wang, Ipar saya ngawini cewe muslim miskin pula.
> Keluarganya bilang gini,
> "Kalo kamu mau kawinin anak saya, kamu ikut saya (Pindah ke islam), atau
> anak ini nggak bakalan lagi saya kenal.
> Dan Ipar saya juga pernah digebuki ama kakaknya perempuan ini.
> Mereka tetap nikah di gereja dan sekarang rumahnya dah gedong di Solo.
> Mereka tetap ngirimi uang dan beras tiap bulan, uang dipake tapi anak
> tetap tidak boleh pulang, kalo pulang mau dibunuh bapaknya.....
>
> Coba dah BUKA MATA KAMU YANG RABUN itu.
> Kisah kayak gini tuh banyak terjadi diberbagai Keluarga yang fanatik
> BUTA dengan agamanya.
>
> Satu lagi, ada suster sekarang bertugas di Bali. Kamu tau dia berasal
> dari keluarga apa ??
> Keluarga Muslim kental, Bapaknya saja Haji yang dihormati di Yogyakarta.
> Pesan Bapak dari suster ini tahu apa ??
> "Kamu boleh menjadi dan memilih jalan hidupmu setelah kamu berumur 17
> Tahun, karena kamu sudah dewasa saat itu dan kamu memang sudah harus
> memilih."
> Orangnya masih hidup tuh kalo kamu mau tahu. dan beliau tidak pernah
> bikin buku untuk nyari duit dengan menfitnah agama lain seperti idola
> kamu si Irene Handoyo yang sudah jelas bukan suster dan bukan Kristen.
>
> tawangalun wrote:
> >
> >
> > Om saya saling nyenengi dg wanita Cino tapi Kristen,sudah bisa ditebak
> > calon mertua gak setuju mengancam lebih baik ilang2-an endog siji
> > (kehilangan telor satu).La mungkin karena Om saya memang ganteng
> > walaupun waktu itu belum cukong pacarnya Om saya itu gelem diajak
> > kawin lari.Habis nikah pulang kerumahnya seolah tdk terjadi opo2.lama2
> > konangan juga dan Tante Y harus angkat kaki dari rumahnya.
> > Kocapa sekarang Om saya ini termasuk wong menengah keatas lah,sebab
> > rumah yang kedua karena dari kayu diimpor dari Ustrali dg cara mbukak
> > L/C.Rumah ketiganya dipinggir jalan besar bekas sawah didirikan omah
> > joglo besar harga 6M.Kira2 sama bangunannya dg punya harmoko di Solo
> > Baru yang diobong masa itu.Dan setelah ternyata tante saya ekonominya
> > makmur dan juga tetep boleh Kristen maka hubungan dg saudara2nya tetep
> > baik.
> >
> > Jadi peringatan bagi Danardono jangan melarang kalau anakmu seneng dg
> > pribumi.Jangan dipal nanti dapet pribumi Islam pasti jadi kere,belum
> > tentu.Om saya contohnya dia suami istri masing2 punya mobil Moris satu
> > satu hanya untuk hobi lo.Lalu Honda Accord punya,Hatch back
> > punya.Motor gede punya.Dia sudah Golfnya sudah handycap 9.Bojone saya
> > lihat ada fotonya ketika mikul salib di Bethlehem,kalau Om saya haji.
> >
> > Shalom,
> > Tawangalun.
> >
> >
>
>  


Kirim email ke