3 FAKTA yg TIDAK TERBANTAHKAN: 

1) Ke arah mana kiblat sholatmu? Ke Kaabah, di mana disitulah ditempatkan batu 
"awloh" sembahan Quraish. Jadi, yang kamu sembah bukan SANG PENCIPTA, tapi 
tuhannya Quraish, penduduk kota Mekkah. 

Perhatikan juga ucapan nabi gadungan ini: 

QS. 27 An Naml: 91 
"Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (awloh sembahan 
Quraish Mekkah) Yang telah dijadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala 
sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah 
diri." 

Awloh beda dengan Tuhan Yahudi & Nasrani: 

Surat ALBAQARAH (2:62) 
Sesungguhnya orang-orang mu'min, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan 
orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada 
Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan 
mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih 
hati. 

Siapakah awloh? Awloh adalah batu hajar aswad, "Tuhan" bagi suku Quraish. 
Sebelum Muhammad memproklamirkan diri sebagai nabinya awloh, batu hajar aswad 
sudah demikian dikultuskan, dan menjadi salah satu penghuni Kaabah di samping 
359 berhala lain sembahan suku-suku di Arab. 

Ini dapat kita ketahui dari riwayat pengangkatan batu tersebut sewaktu Kaabah 
rusak ditimpa banjir besar. Ingat! Waktu itu Muhammad belum jadi "nabi". Suatu 
ketika di saat Muhammad berusia 35 tahun, Kaabah rusak ditimpa banjir. 
Orang-orang bersepakat membangun kembali kuil itu, tidak ketinggalan Muhammad. 
Ketika sampai pada saat mengembalikan Hajar Aswad (Batu Keramat berwarna Hitam) 
ke tempatnya semula, timbul kericuhan. Masing-masing merasa lebih berhak 
mendapat kehormatan mengerjakan hal itu. Orang bersitegang, hingga seluruh 
pekerjaan terhenti karenanya. Akhirnya dimufakati untuk menyerahkan keputusan 
persoalan kepada barangsiapa yang esok harinya paling dahulu berada di Masjid 
al Haram. Ternyata orang itu ialah Muhammad, padahal dia tidak sengaja berusaha 
datang lebih pagi. Kemudian, Muhammad membeberkan selembar kain, mengangkat dan 
meletakkan batu keramat itu di atas kain tersebut. Kemudian para kepala 
keluarga/kelompok/kafilah/orang terkemuka
 diajak beramai-ramai mengangkat dan membawa kain itu ke tempat di mana batu 
hitam akan diletakkan dan Muhammad sendiri meletakkannya di atas tempatnya 
semula. Sejak saat itu Muhammad mendapat tempat terhormat di hati orang-orang 
Mekah. Kewibawaan Muhammad naik di mata rakyat. Dan sejak saat itu pula, 
Muhammad semakin sering bersemedi di dalam gua angker, sebuah gua yang sempit 
dan gelap gulita, namanya gua Hira. Untuk memasuki gua tersebut, orang harus 
merangkak. Gua itu terletak di bukit Hira ±9km dari Mekah. 

Baca juga di: 
Samakah ALLAH SWT dengan Tuhannya Ibrahim dan para nabi? 
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=22064 


2) Simbol apa yang terpasang di atap rumah ibadatmu? Bulan Sabit. Awloh adalah 
dewa bulan, yg simbolnya adalah bulan sabit. Ini sudah cukup dikenal oleh 
bangsa-bangsa primitif di Timur Tengah sejak ribuan tahun yg lalu sebelum si 
Mamad lahir. 

 

 

 

 

Gambar di bawah ini diperoleh dari situs ISLAM TULEN: Arrahmah.com 
 

3) Ritual apa yang dilakukan oleh para calon haji di Mekkah? Setelah 
muter-muter kaabah, sebisa mungkin mereka melakukan sunnah Muhammad yaitu 
menciumi "awloh". Hal itu dicontohkan Muhammad ketika dia melakukan ibadat 
haji: 

Hadits Sahih Bukhari Volume 2, Book 26, Number 673: 
Dikisahkan oleh Salim bahwa ayahnya berkata : 
Aku melihat Rasul Allah tiba di Mekah; mula2 dia mencium batu hitam (hajar 
aswad) ketika akan melakukan tawaf dan berlari-lari kecil di tiga putaran 
(tawaf) pertama dari tujuh kali putaran (tawaf) 

MUWATTA, Book 20, Number 20.33.113: 
Yahya bercerita padaku dari Malik apa yang dia dengar bahwa ketika Rasul Allah 
SAW telah selesai Tawaf Kabah, sholat dua rokaat, dan ingin berangkat ke Safa 
dan Marwa, dia akan memberi hormat ke sudut tempat Batu Hitam berada sebelum 
berangkat. 

BATU HITAM "awloh" itu begitu penting dalam ritual haji muhammad di 
mekah....Pertama, dia cium itu batu hitam, terus berlari keliling kabah TIGA 
KALI...trus berjalan keliling kabah EMPAT KALI!... 

MUSLIM, Book 007, Number 2832: 
Abdullah b. 'Umar (Allah be pleased with them) melaporkan: Rasul Allah (mpbuh) 
mengamati Tamattu’ in Hajjat-ul-Qada’, Pertama-tama dia pakai Ihram utk Umroh 
dan kemudian utk Haji, dan lalu memberi korban binatang. Jadi dia bawa binatang 
kurban itu bersamanya dari Dhu’l-Hulaifa. Rasul Allah (mpbuh) memulai Ihram utk 
Umroh dan dg demikian mengumumkan juga Talbiya utk Umroh. Lalu (memakai Ihram 
utk Haji) dan mengumumkan Talbiya utk Haji. Dan orang2 melakukan Tamattu’ 
ditemani Rasul Allah (mpbuh). Mereka memakai Ihram utk Umroh (pertama tama) dan 
kemudian yang untuk Haji. Beberapa dari mereka membawa binatang kurban. Jadi 
ketika Rasul Allah (mpbuh) datang ke Mekah, dia bilang pada orang2: Dia yang 
membawa serta binatang kurban tidak boleh menganggap apapun yang tidak hak 
baginya menjadi hak baginya sampai dia menyelesaikan Haji; dan dia, yang tidak 
membawa binatang kurban harus mengelilingi Kabah dan berlari diantara al-Safa’ 
dan al-Marwa dan
 memotong (rambutnya) dan melepas Ihram lalu memasang Ihram utk berhaji dan 
memberi kurban. Tapi dia yang tidak menemukan kurban, harus melakukan puasa 
selama tiga hari selama haji dan tujuh hari ketika dia kembali kepada 
keluarganya. Rasul Allah (mpbuh) mengelilingi (kabah) ketika dia sampai di 
Mekah: Dia pertama-tama mencium sudut (Kabah yang ada batu Hitam), lalu berlari 
tiga keliling dari tujuh dan berjalan empat keliling. Dan lalu ketika dia 
selesai mengelilingi Kabah dia melakukan sholat dua rokaat pada station 
(ibrahim), lalu mengucap Salaam (karena selesai Rokaat), dan berangkat ke 
al-Safa’ dan berlari tujuh kali antara al-Safa’ dan al-Marwa. Setelah itu dia 
tidak memperlakukan apapun sebagai hak segala sesuatu yang bukan hak sampai dia 
melengkapi hajinya dan mengurbankan kurban dihari kurban (hari ke-10 
Dhu’l-Hijja). Dan lalu kembali secepatnya (ke Mekah) dan mengelilingi Kabah 
(dikenal sebagai tawaf ifada) setelah itu semua yang bukan hak
 baginya menjadi hak. Dan mereka yang membawa hewan kurban bersama mereka 
melakukan apa yang dilakukan Rasul Allah (mpbuh). Hadis ini diriwayatkan atas 
otoritas Aisha. Istri dari Rasul Allah (mpbuh), mengenai Tamattu dari Haji dan 
Umrah dan bagaimana melakukan Tamattu oleh para sahabat. 

Ada lagi ritual selain mencium dan menghormat BATU HITAM "awloh". muhammad juga 
sering menunjuk menggunakan tongkat ke arah BATU HITAM seraya meneriakkan, 
'allahuakbar'!... 

BUKHARI, Volume 2, Book 26, Number 677: 
Diriwayatkan oleh Ibn Abbas.: 
Dalam Haji Terakhirnya nabi melakukan Tawaf Kaba dengan naik unta dan menunjuk 
sudut (kabah yg ada batu hitam) dengan tongkat yang berujung bengkok. 

BUKHARI, Volume 2, Book 26, Number 697: 
Diriwayatkan oleh Ibn Abbas.: 
Rasul Allah melakukan Tawaf (kabah) dengan naik unta (saat itu kaki nabi sedang 
terluka). Ketika sampai ke sudut (yang ada batu hitam) dia menunjuk kearah batu 
itu memakai sesuatu pada tangannya dan berkata, “Allahu-Akbar.” 

 

Berdasarkan 3 (tiga) bukti logis ini, maka tak dapat disangkal lagi, bahwa 
MUSLIM itu memang GOBLOK. 

Sudah jelas-jelas allah swt itu bukan Tuhan, tapi masih diyakininya sebagai 
Tuhan. Kalau orang Arab yang menganggap allah swt itu Tuhan, ya biarkan saja 
mereka, kenapa kita yang lebih cerdas dan lebih pintar dari mereka malah 
ikut-ikutan mereka? 

Kita harus lawan habis-habisan, setiap usaha kacung-kacung Arab untuk 
menyebarkan Islam. Karena jelas ini adalah usaha penggoblokan, dan kita yang 
tidak ingin diri kita digobloki, kita harus dengan tegas menolaknya. 

Kalau mereka tetap memaksa kita menyembah batu, kita harus siap dengan PERANG 
DUNIA KETIGA, karena membiarkan Arab tetap eksis sama saja membiarkan virus 
berbahaya nongkrong di bumi kita. Tidak ada cara yang lebih jitu selain 
menuklir Kaabah, sarang berhala itu. 

RINGKASAN 

3 BUKTI LOGIS DAN FAKTUIL yg TIDAK TERBANTAHKAN: 
1) Arah Kiblat ke Kaabah, menunjukkan bahwa sesembahan Muslim adalah berhalanya 
Quraish. 
2) Simbol bulan sabit, adalah simbol DEWA BULAN. 
3) Ritual cium batu oleh para calon haji, yg diikuti dg seruan "Ya allah, aku 
datang kepadamu."



Dasar kepercayaan iman muslim dibangun diatas dusta,kebohongan dan teror 
pembunuhan yang biadab dimana saat zaman dan waktu sudah berubah kebenaran yang 
ada diungkapkan dan tidak bisa dihalangi ataupun dibendung serta kejahatan 
pembunuhan sudah dapat diantisipasi dan diminimalkan maka saat itu juga ambang 
kehancuran islam akan terjadi dan pada saatnya islam akan lenyap dan ini pasti 
terwujud. 
Feifei_fairy
http://profiles.friendster.com/fairyfeifei 


      ______________________________________________________________________
Search, browse and book your hotels and flights through Yahoo! Travel.
http://sg.travel.yahoo.com

Kirim email ke