Kesimpulan Hajar Aswad == Allah ? Kesimpulan idiot ...

Ciuman sebagai sunnah semata-mata

Menurut ajaran Islam, mencium Hajarul Aswad merupakan sunnah Nabi
S.A.W. semata-mata, dan ini ditegaskan oleh Khalifah Umar Al-Khattab
apabila sebelum beliau mencium batu itu (Hajar Aswad), beliau
berkata-kata: "Aku tahu, sesungguhnya engkau hanyalah batu biasa.

"Andaikan aku tidak melihat Rasulullah SAW menciummu, sudah tentu aku
tidak akan melakukan (mencium Hajar Aswad)."

Sumber: wikipedia

2008/7/20 [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>:
> Ayat-ayat kitab Arab sebagai bukti kalau ALLAH adalah HAJAR ASWAD
>
> QS 7:173. atau agar kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya orang-orang tua
> kami telah mempersekutukan Tuhan sejak dahulu, sedang kami ini adalah
> anak-anak keturunan yang (datang) sesudah mereka. Maka apakah Engkau akan
> membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang sesat dahulu
>
> QS 7:191. Apakah mereka mempersekutukan (Allah dengan) berhala-berhala yang
> tak dapat menciptakan sesuatupun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri
> buatan orang.
>
> QS 17:42. Katakanlah: "Jikalau ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagaimana
> yang mereka katakan, niscaya tuhan-tuhan itu mencari jalan kepada Tuhan yang
> mempunyai 'Arsy."
>
> QS 18:110. Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang
> diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang
> Esa." Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia
> mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun
> dalam beribadat kepada Tuhannya."
>
> QS 22:26 "Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di
> tempat baitullah (dengan mengatakan): "Janganlah kamu memperserikatkan
> sesuatu pun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang
> tawaf, dan orang-orang yang beribadah dan orang-orang yang rukuk dan sujud."
>
> QS 4:116. Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu)
> dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang
> dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah,
> maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.
>
> Catatan:
> Mempersekutukan atau memperserikatkan artinya: mengkawankan, menjadikan
> sekawan dengan... , menjadikan sekutunya, menjadikan satu kelompok
> dengan...., menggabungkan sesuatu dengan....
>
> Dalam kasus "awloh" di atas, artinya menjadikan awloh satu kawanan atau satu
> kelompok dengan berhala-berhala lain.
>
> Dan apa yang dilakukan Muhammad setelah dia menguasai Mekkah?
> Dia men-SUCIKAN KA'BAH sesuai dengan perintah HAJAR ASWAD dalam QS 22:26,
> "Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu pun dengan Aku dan sucikanlah
> rumah-Ku"
>
> Sang Hajar Aswad itu bilang , "Jangan memperserikatkan AKU dengan sesuatu
> pun."
>
> Maka, Muhammad pun menghancurkan berhala-berhala lain dari samping HAJAR
> ASWAD, supaya HAJAR ASWAD itu menjadi at-tauhid, satu-satunya di Ka'bah.
>
> Apa yang Muslim sangka Tuhan selama ini, sebenarnya ia bukan Tuhan, tapi
> HAJAR ASWAD.
>
> Jangan melihat pada teori-teorinya, memang di Quran Muhammad mengadopsi
> sifat-sifat Tuhan untuk awlohnya, dengan maksud untuk menipu Anda dan semua
> orang di dunia. Agar mereka yakin dan percaya pada dewanya suku Quraish,
> kalau dewanya Quraish yang berbentuk BATU HITAM itu adalah TUHAN SEMESTA
> ALAM, Tuhan yang sama dengan Tuhannya Yahudi dan Kristen.
>
> Untuk memperjelas ayat-ayat di atas, wujud sesungguhnya dari awloh saya
> aplikasikan langsung pada ayat-ayat itu:
>
> QS 7:173. atau agar kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya orang-orang tua
> kami telah mempersekutukan HAJAR ASWAD sejak dahulu, sedang kami ini adalah
> anak-anak keturunan yang (datang) sesudah mereka. Maka apakah Engkau akan
> membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang sesat dahulu
>
> QS 7:191. Apakah mereka mempersekutukan (HAJAR ASWAD dengan) berhala-berhala
> yang tak dapat menciptakan sesuatupun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri
> buatan orang.
>
> QS 17:42. Katakanlah: "Jikalau ada tuhan-tuhan di samping HAJAR ASWAD,
> sebagaimana yang mereka katakan, niscaya tuhan-tuhan itu mencari jalan
> kepada HAJAR ASWAD yang mempunyai 'Arsy."
>
> QS 18:110. Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang
> diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya HAJAR ASWAD itu adalah Tuhan yang
> Esa." Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan HAJAR ASWAD, maka hendaklah ia
> mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun
> dalam beribadat kepada HAJAR ASWAD."
>
> QS 22:26 "Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di
> tempat baitullah (dengan mengatakan): "Janganlah kamu memperserikatkan
> sesuatu pun dengan Aku (=HAJAR ASWAD) dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi
> orang-orang yang tawaf, dan orang-orang yang beribadah dan orang-orang yang
> rukuk dan sujud."
>
> QS 4:116. Sesungguhnya HAJAR ASWAD tidak mengampuni dosa mempersekutukan
> (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa
> yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan
> HAJAR ASWAD, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.
>
> Kalian lihat......!?
> HAJAR ASWAD kini menjadi SATU-SATUNYA, AT-TAUHID...... Karena sang hajar
> aswad itu MENOLAK dirinya disekutukan dengan "tuhan-tuhan lain".
>
> Silakan tentukan:
>
> HAJAR ASWAD itu memang benar ALLAH SWT, saya setuju sekali.
> atau
> HAJAR ASWAD bukan ALLAH. (Berikan alasannya!)
>
> Dasar kepercayaan iman muslim dibangun diatas dusta,kebohongan dan teror
> pembunuhan yang biadab dimana saat zaman dan waktu sudah berubah kebenaran
> yang ada diungkapkan dan tidak bisa dihalangi ataupun dibendung serta
> kejahatan pembunuhan sudah dapat diantisipasi dan diminimalkan maka saat itu
> juga ambang kehancuran islam akan terjadi dan pada saatnya islam akan lenyap
> dan ini pasti terwujud.
> Feifei_fairy
>
>
> --- On Sun, 20/7/08, halley witheart <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> From: halley witheart <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Re: [religion&spirituality] Re: Hajar Aswad kenapa mesti dicium?
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Date: Sunday, 20 July, 2008, 7:49 AM
>
> Zeb,
>
> dari hadist yang kowe sampaikan pun tidak ada kewajiban mencium hajar
> aswad,..
>
> Ibrahim AS melakukannya, bgtu juga Ahmad SAW..
>
> --- On Sat, 7/19/08, tawangalun <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
>
> From: tawangalun <[EMAIL PROTECTED] com>
> Subject: [religion&spirituality] Re: Hajar Aswad kenapa mesti dicium?
> To: religionspiritualit [EMAIL PROTECTED] com
> Date: Saturday, July 19, 2008, 3:47 PM
>
> Sesama Islam itu saudara jadi kaya Geng yang besar mulai Nabi sampai
> yang lahir saat ini. Sebagai ungkapan rasa solidaritas mereka harus
> sama2 mencium titik yang sama.Kalau yang dicium kayu salib pasti
> dimakan rayap.La Nabi saya pinter maka disediakan batu dari surga
> yakni hajarul aswad itu.Tapi hanya dicium gak disembah.
>
> Shalom,
> Tawangalun.
>
> - In religionspiritualit [EMAIL PROTECTED] com, Zebaoth Jehova
> <zebaoth.jehova@ ...> wrote:
>>
>> Hajar Aswad kenapa mesti dicium?
>>
>>
>>
>>
>> Umar bin Khathab mencium Hajar Aswad, kemudian Umar berkata:
>> "Hai Hajar Aswad, sesungguhnya kamu hanyalah batu, tidak dapat
> memberi manfa¢at dan mudlorot, andaikata aku tidak melihat Rasulullah
> menciummu, pastilah aku tidak akan menciummu." (HR Bukhari dan Muslim)
>>
>>
>>  GOD is its target,the YESUS CHRIST is its model,the BIBLE its
> constitution: Martyrs & Sahid its path and death for the sake of GOD is
> the loftiest of its wishes
>> AMEN
>
> 



-- 
---
>> 08568585961
Y! : hawking_123

Kirim email ke