http://www.wahidinstitute.org/indonesia/content/view/783/1/

Tangkal Negara Islam, Ponpes Ngalah Terbitkan Buku

Pasuruan, wahidinstitute.org

Didorong keprihatinan yang mendalam terhadap masalah bangsa saat ini,
Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ngalah Sengonagung Purwosari Pasuruan
Jawa Timur, KH. M. Sholeh Bahruddin menggagas penerbitan dua buah buku;
Buku  Pedoman  Santri  Darut  Taqwa dalam Berbangsa dan Bernegara dan Piagam
Madinah; Rujukan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Keduanya diterbitkan
secara swadaya oleh Ponpes Ngalah.

Dalam rilis yang dikirimkan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)
Komisariat Ngalah ke redaksi wahidinstitute.org, Kamis (17/07/2008), kedua
buku ini digagas oleh KH. Soleh sebagai pedoman dan pegangan wajib bagi
seluruh santri Ponpes Ngalah yang jumlahnya puluhan ribu.

"Ini karena kekhawatiran Romo Kyai (KH. Soleh, red.) atas maraknya gerakan
yang ingin menjadikan negara ini sebagai negara Islam. Untuk itu, beliau
berusaha menangkalnya dimulai dari ponpes yang beliau asuh," tulis rilis
itu.

Dalam salah satu pengantarnya, KH. Soleh menulis, suatu ketika dirinya
menyuruh para santrinya untuk menerjemahkan kitab Sirah Nabawiyyah Juz III
halaman 31-35, yang berisi point-point Mitsaq Madinah (Piagam Madinah).
Menurutnya, penerjemahan ini diniati untuk memantapkan keberadaan dasar
negara Pancasila dan UUD 1945.

"Di masa Rasulullah, pemerintahan yang dipimpin beliau bukanlah Negara
Islam. Ini terbukti melalui adanya Piagam Madinah," tulis Kiai Soleh.

Diharapkan, terbitnya buku ini kian memantapkan eksistensi keislaman a la
Indonesia, keislaman yang tetap berpegang teguh pada dasar-dasar negara ini
dan keislaman yang sesuai akar tradisi bangsa ini.[nhm]

Kirim email ke