Hafsah:
> Susah untuk memberi definisi China menganeksasi
Tibet, karena perdefinisi Aneksasi itu sendiri adalah
mengambil alih negara lain, padahal Tibet itu bukanlah
negara dan tidak mengenal struktur negara.
----

Anda bisa baca sejarah Tibet ref:
http://en.wikipedia.org/wiki/History_of_Tibet

Tentang Cina anda bisa baca sejarah enam negara yang
mengawali jamannya samkok (jaman tiga negara) dan awal
yang dinamakan "tionggoan" atau tiong kok dan  tibet
tidak termasuk.

Kata kok dalam bahasa cina bisa berarti lembah atau
negara dan kata tiong bisa berarti tengah

Nah, suku yang dimaksud diatas adalah suku mayoritas
yaitu suku han (namun sekarang susah menyatakan
mayoritas han, karena telah terjadi akulturasi antar
suku)
Karena mereka jijik selama pemerintahan chin (sehingga
sampai dengan saat ini orang tionghoa merasa tidak
nyaman apabila disebut cina)

UN mengakui atau tidak namun nepal merupakan kerajaan
UN mengakui atau tidak namun Saudi arabia adalah
kerajaan
UN mengakui atau tidak namun kepala pemerintahan
katolik roma tidak sama dengan Italia

dan Tibet dulunya dipimpin seorang raja, kemudian
bertahun2 kemudian dipimpin oleh seorang Dalai...

***

Hafsa:
TIDAK WAJAR KALO DALAI LHAMA yang seharusnya menjadi
pelindung umatnya justru bisa dibeli Amerika ataupun
dibeli China dalam menghancurkan komunitasnya sendiri
demi kepentingan pribadi atau keluarganya.
----

Di beli? artinya anda mempunyai informasi beberapa
perubahaan kekayaan dalai lama sebelum "dibeli" dan
sesudah "dibeli"

menghancurkan komunitasnya? buktinya mana?

kepentingan pribadi atau keluarganya?
hahahahahahahaha.....
Lhama tidak menikah! 
Seorang dalai tidak dipilih dengan azas turun temurun
atau demokrasi! 

Seorang dalai bisa saja dari suku/negara lain!!!!

Bukankah anda adalah seorang pengajar?
cobalah untuk membahas lebih cerdas lagi....dan
buktikan bahwa pendidikan barat yang anda peroleh dari
amerika mampu berbicara sederajat dengan pendidikan
kampungan hasil dari negara ramah korupsi ini!


--- Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> 
> Susah untuk memberi definisi China menganeksasi
> Tibet, karena
> perdefinisi Aneksasi itu sendiri adalah mengambil
> alih negara lain,
> padahal Tibet itu bukanlah negara dan tidak mengenal
> struktur negara.
> 
> Bahkan bentuk kerajaan2 di Asia dizaman dulu
> bukanlah bentuk negara
> melainkan merupakan tuan2 tanah yang punya tukang2
> pukulnya.
> 
> Itulah sebabnya, negara sekarang perdefinisi harus
> mendapatkan
> pengakuan dari UN sehingga karena belum pernah ada
> negara Tibet yang
> menjadi anggauta UN, maka tak perlu kita berdebat
> kusir masalah
> aneksasi Tibet ini karena tidak akan ada akhirnya.
> 
> Urusan Amerika yang punya kepentingan dalam
> menjadikan Tibet sebuah
> negara merdeka hanyalah merupakan kepentingan
> politik yang tak perlu
> harus melalui peperangan cukup melalui dialog2
> politik.
> 
> Wajar kalo Amerika punya kepentingan nasionalnya
> dengan Tibet, juga
> wajar kalo China juga punya kepentingan nasionalnya
> dengan Tibeb,
> TETAPI TIDAK WAJAR KALO DALAI LHAMA yang seharusnya
> menjadi pelindung
> umatnya justru bisa dibeli Amerika ataupun dibeli
> China dalam
> menghancurkan komunitasnya sendiri demi kepentingan
> pribadi atau
> keluarganya.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> --- In zamanku@yahoogroups.com, "Wirajhana"
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Hafsah:
> > Namun khusus Agama Buddha Dalai Lhama dari Tibet
> telah melakukan
> > pelanggaran2 kemanusiaan di China dengan cara
> menjual diri institusi
> > agamanya kepada CIA Amerika dalam memerangi
> China....
> > 
> > .....seperti apa yang terjadi di China, puluhan
> ribu umat Buddha Dalai
> > Lhama Tibet menjadi korban peluru sia2 dari
> tentara China akibat hasutan
> > dari pemimpin2nya untuk memerangin tentara China
> > dengan tangan kosong dan golok dimana drop uang
> oleh CIA untuk
> > melengkapi umatnya dengan senjata dikorupsi oleh
> Dalai Lhama bersama
> > adiknya yang akhirnya mati terbunuh tentara China.
> > ----
> > 
> > Coba buka:
> > http://www.religiousfreedom.com/wrpt/tibet.htm
> > 
> > Apa yang tertera dan siapa yang mulai?
> > 
> > Cina menganeksasi Tibet dengan kekerasan tahun
> 1951!!!!
> > 
> > Dokumen sensus Partai Komunis China tahun 1953
> menyatakan bahwa Tibet
> > berpenduduk 2,8 Juta dan tahun 1964 berpenduduk
> 2.5 Juta!!!
> > 
> > Kenapa jadi berkurang? Bayangkan bagaimana mungkin
> ada pertumbuhan
> > penduduk NEGATIVE kecuali:
> > 
> > 1. Kesalahan sensus
> > 2. Perubahan metode sensus
> > 3.Para penduduk berada pada angkatan tua
> > 4. pasangan mandul
> > 5. tidak kawin
> > 6. Di BASMI!
> > 
> > Cara2 yang dilakukan pemerintah cina terekam dalam
> satu photo, di mana
> > tentara CINA menyamar sebagai BIKSU TIBET
> >
>
<http://buddhism.kalachakranet.org/images/Chinese-soldiers-posing-riot-m\
> > onks-1.jpg>    untuk melakukan kekerasan dan
> menyamar sebagai biksu!!
> > 
> > photo lihat di:
> >
>
http://buddhism.kalachakranet.org/chinese-orchestrating-riots-tibet.htm
> >
>
http://buddhism.kalachakranet.org/images/Chinese-soldiers-posing-riot-mo\
> > nks-1.jpg
> > 
> > Walaupun ajaran Buddha positif terbukti tidak
> mengajarkan kekerasan dan
> > tidak mengajarkan untuk membalas dengan
> kekerasan...dan tidak seorangpun
> > dapat membantah itu karena tipitaka yang tebalnya
> 11 x Injil...tidak
> > satupun syair ajaran Buddha membolehkan membalas
> kekerasan dengan
> > kekerasan
> > 
> > Namun, apakah seorang yang beragama Buddha lantas
> tidak dapat dirangsang
> > amarah dan nafsu?
> > 
> > TIDAK!
> > 
> > Dokumen CIA mengenai perimbangan kekuatan (baca :
> mengadu domba):
> > Amerika mengusung Dalai Lama untuk memerdekaan
> tibet dari Cina dengan
> > milyard2 dollar dan menyusupkan Agen2 Amerika
> kedalam kelompok Dalai
> > Lhama tersebut.  dan adik kandung Dalai Lhama
> menggunakan kharisma Dalai
> > Lhama melakukan konspirasi dengan CIA.
> > 
> > Apakah anda pikir kalau kakaknya seorang "Dalai"
> maka adik kandungnya
> > otomatis juga Dalai?
> > 
> > Anda keliru berat!
> > 
> > Budhisme tibet hanya mengakui seorang yang
> dipercaya reinkarnasi "dalai"
> > sebelumnya sebagai pemimpin spiritual mereka
> tetapi tidak para
> > keluargannya!
> > 
> > mengenai tuduhan "korupsi oleh dalai lhama" adalah
> absurd! seperti
> > kebanyakan kebiadaban dan kebiasaan anda yang
> hanya menyajikan gaya
> > "anal sex" daripada analisis dengan bukti untuk
> tuduhan korupsi yang
> > dilakukan dalai lama dan adiiknya
> > 
> > Apakah rakyat tibet menghendaki mempunyai negara
> sendiri lantas itu
> > berarti PEMBERONTAKAN?
> > 
> > Tekanan internasional cukup manjur...paling tidak
> > 
> >     1. Pemerintah China minta Dalai Lama untuk
> kembali dengan syarat
> > status pemerintahan dalam pembuangan (in-exile)
> yang dipegang oleh Dalai
> > Lama - harus ikut dibubarkan.
> >     2. tari-tarian dan nyanyian suku Tibet
> termasuk yang dipentaskan
> > dalam tarian nasional Tiongkok.
> >     3. Pemerintah China mengundang sejumlah
> diplomat asing untuk
> > berkunjung ke Lhasa, ibukota Tibet, menyusul
> kritik yang semakin luas
> > atas cara yang dilakukan aparat keamanan China
> dalam menanganiaksi
> > demonstrasi yang dilakukan warga Tibet pertengahan
> Maret lalu.rombongan
> > diplomat yang berjumlah 17 orang dari beberapa
> negara, antara lain
> > Inggris, Perancis, Amerika Serikat, Australia, dan
> Jepang, berangkat
> > dari Beijing (sumber koran kompas tgl. 29 Maret
> 2008)
> > 
> > 
> > Berhentilah menjadi seorang Idiot Megalomania!
> > 
> > --- In zamanku@yahoogroups.com, "Hafsah Salim"
> <muskitawati@> wrote:
> > >
> > > Islam, Katolik, dan Buddha Masih Merupakan
> Agama2 Biadab !!!
> > >
> > > Islam adalah agama terror yang paling biadab
> dalam dunia modern
> > > sekarang ini, sementara itu Katolik termasuk
> agama pemeras umatnya dan
> > > merupakan agama penjajah, agama Imperial yang
> terbesar didunia
> > > sekarang ini.
> > >
> > > Namun khusus Agama Buddha Dalai Lhama dari Tibet
> telah melakukan
> > > pelanggaran2 kemanusiaan di China dengan cara
> menjual diri institusi
> > > agamanya kepada CIA Amerika dalam memerangi
> China.
> > >
> > > Ajaran Buddha sangatlah manusiawi, jauh dari
> kebiadaban bahkan
> > > merupakan ajaran yang paling tinggi
> peradabannya, namun kalo ajaran2
> > > ini diplesetkan atau disesatkan oleh para
> pemimpinnya, maka bencana
> > > juga menimpa umatnya seperti apa yang terjadi di
> China, puluhan ribu
> > > umat Buddha Dalai Lhama Tibet menjadi korban
> peluru sia2 dari tentara
> > > China akibat hasutan dari pemimpin2nya untuk
> memerangin tentara China
> > > dengan tangan kosong dan golok dimana drop uang
> oleh CIA untuk
> > > melengkapi umatnya dengan senjata dikorupsi oleh
> Dalai Lhama bersama
> > > adiknya yang akhirnya mati terbunuh tentara
> China.
> > >
> > > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> > >
> >
> 
> 
> 



      

Kirim email ke