Bung Supriyadi, apa yang dikatakan Bung Dedebharata tidak salah.
Ada hubungan kuat antara kejujuran dan karya seni karena hanya 
seorang seniman yang jujur yang mampu membaca hati nuraninya yang 
dapat menghasilkan karya seni yang indah. Seniman yang menjiplak, 
tidak jujur pada diri sendiri tidak menghasilkan karya yang indah.
Jaman jahiliah yang disebut Dedebharata tampaknya berbeda dengan 
jaman jahiliah menurut pemahamaman Anda dan menurut pemahaman 
kebanyakan umat Islam yang bersumber dari orang Arab.
Bahwa ada penghapusan sejarah masa lalu Arab oleh orang Arab 
sebenyarnya mudah dilihat. Anda dapat membuka wikepedia misalnya dan 
cari sejarah Kabah. Ternyata tidak ada dan sejarah yang dikeluarkan 
resmi oleh pemerintah Arab Saudi menyebutkan bahwa Kabah dibangun 
oleh Nabi Ibrahim.
Cerita itu disusun dari Alquran di mana Muhammad mencantumkan bahwa 
Nabi Ibrahim pernah datang ke Mekah dan meletakan dasar pembangunan 
kabah, lalu ada Maqom Ibrahim di situ.
Menurut ahli sejarah Abraham yang diceritakan di dalam Alkitab yang 
disusun bangsa Yahudi diperkirakan hidup sekita 1500-2000 tahun 
sebelum Masehi dan juga menurut ahli sejaran di sekitar tahun itu 
belum ada orang yang tinggal di jajirah Arab, belum ada orang yang 
tinggal di Mekah. Dan dilihat dari perjalanan Abraham mulai dari Ur-
Kasdim di Messopotamia ke Tanah Kanaan lalu ke Mesir, kembali lagi 
ke Tanah Kanaan berjalan kaki menempuh lebih dari 2000 km hampir 
tidak mungkin dan memang tidak mungkin Abraham sampai ke Mekah.
Jadi cerita yang ada sekarang bersumber dari kebohongan Muhammad 
(maklum butahuruf) yang dimasukkan ke dalam Alquran yang dianggap 
berasal dari Tuhan sehingga orang Arab kebingunan menyusun sejarah 
Arab kuno yang sesungguhya. 
Jika sejarah Kabah yang sebenarnya disebarluaskan, yang diduga 
berasal dari kuil Hindu dan dibangun untuk upacara keagamaan Hindu, 
tentu certia di dalam Alquran menjadi jelas bohong. Untuk menutupi 
kebohongan Alquran itu, penguasa Arab sengaja menghapus sejarah masa 
lalu Arab sebelum Islam.
Lalu untuk membela kebebaran lahirnya islam cerita masa lalu Arab 
kuno juga diubah dan dikatakan sebelum Islam adalah jaman jahiliah 
di mana laki-laki katanya punya istri sampai ratusan, wanita tidak 
ada harganya dan banyak yang dibunuh. Tetapi cerita itu disusun juga 
oleh orang-orang Arab yang kurang pintar sehingga unsur logikanya 
tidak diperhatikan.
Di sebut jaman jahiliah adalah jaman sebelum Islam tetapi ada 
perumpuan bernama Kahdijah yang menjadi penguasa terhormat di jaman 
sebelum Islam yang tidak bisa dihapus sejarahnya karena perempuan 
itu suami Muhammad tetapi sebenarnya kehidupan Khadijah tidak cocok 
dengan gambaran jaman jahiliah seperti yang digambarkan orang Arab 
untuk membenarkan lahrinya Islam.
Tentang nasib wanita yang direndahkan dan banyak yang dibunuh justru 
terjadi setelah dan mulai dari Muhammad menjadi penguasa Islam 
hingga sekarang. Anda bisa lihat nasib wanita di Arab Saudi dan Anda 
bisa buka kasus-kasus pembunuhan yang dilakukan orang Arab terhadap 
anak perempuan mereka sendiri hingga sekarang dan mungkin kasus-
kasus itu cukup menunjukan bahwa jaman jahiliah yang sesungguhnya 
ada setelah ada Islam.
Salam
    

--- In zamanku@yahoogroups.com, "Supriyadi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Dedebharata,
> 
> postinganmu ini nyambungnya kemana ya ? Mas Radit kan bicara 
tentang seni, kok sampeyan nyambungnya tentang sejarah. Kayaknya mau 
ngritik Islam tapi entah tanpa sengaja atau gak tahu malah memuji 
Islam.
> 
> Justru penguburan wanita hidup hidup itu terjadinya di jaman 
jahiliyah yang diakhiri oleh ajaran Islam.
> 
> Kalau sampeyan gak tahu sejarah di bawah (mungkin maksudnya 
sebelum) Islam dan apa yang terjadi di Arab sana, bukan berarti 
nggak ada sejarahnya. Coba simak postingan anggota anggota milis ini 
lebih intens. Banyak di antara mereka yang bisa menceritakan.
> 
> Keep learning !
> 
> Supriyadi
> 
> 
>   ----- Original Message ----- 
>   From: dedebharata 
>   To: zamanku@yahoogroups.com 
>   Sent: Tuesday, July 22, 2008 7:55 AM
>   Subject: [zamanku] Islam anti-seni - Re: Allah = Hajar Aswad
> 
> 
>   Kayaknya ya Bung Radit. Mungkin karena ada penghilangan bukti 
sejarah
>   yang luar biasa. Di bawah zaman Islam, apa yang terjadi di Arab 
sana,
>   saya tak pernah tahu. Doktrinnya sih cuma: zaman jahil-jahil. 
Zaman
>   anak perempuan dikubur hidup-hidup.... tapi kalau dikubur hidup-
hidup
>   kok ya perkawinan terus berlangsung?
>   ada penghapusan sejarahkah?
>   puji Allah 
> 
>   -- In zamanku@yahoogroups.com, "Radityo" <mediacare@> wrote:
>   >
>   > Agama-agama di luar Islam pada dasarnya pro-seni. Hanya Islam 
saja
>   > agama yang anti-seni. Kalau toh ada secuil, terlalu dipaksakan 
dan
>   > hasilnya kering kerontang selayaknya gurun pasir.
>   > 
>   > Bayangkan kalau tinggal di sebuah negeri dengan seni budaya 
yang tandus?
>   > 
>   > 
>   > salam,
>   > 
>   > rd
>   > 
>   > 
>   > 
>   > 
>   > 
>   > --- In zamanku@yahoogroups.com, "Darmawan" <hikdun@> wrote:
>   > >
>   > > Wajah-Wajah 
>   > > 
>   > > Pada jaman Sidharta Gautama hidup, belum ada alat foto, 
sehingga
>   > > orang yang mau menggambarkan wajah Buddha membuat patung. 
Karena
>   > > wajah yang ditampilkan pada sebuah patung adalah wajah 
tunggal, maka
>   > > dicari wajah Buddha yang dapat menggambarkan siapa Buddha 
dan apa
>   > > yang dilakukannya di dunia ini yang penting untuk dikenang 
orang 
>   > > lain.
>   > > Maka lahirlah patung Buddha yang sedang semadi. Dengan 
melihat
>   > > patung itu orang mudah membayangkan Buddha sedang berusaha 
mencapai
>   > > penerangan sempurna dan jalan menuju penerangan sempurna 
itulah yang
>   > > penting diajarkan dan diingat oleh manusia-manusia dari dulu 
hingga
>   > > ke ahir jaman.
>   > > 
>   > > Selain gambar wajah, juga ada simbol-simbol keagamaan yang 
digunakan
>   > > untuk mengingatkan orang agar berbuat baik atau dapat 
digunakan oleh 
>   > > orang yang mengharapkan sesuatu yang baik bagi dirinya. 
>   > > 
>   > > Ketika bangsa Israel banyak yang mati digigit ular berbisa, 
Musa 
>   > > mendapat firman Tuhan agar membuat patung ular dari tembaga, 
lalu 
>   > > meletakkan patung ular tersebut di
>   > > tempat yang agak tinggi agar dilihat oleh orang Israel yang 
kena
>   > > gigit ulat. Ternyata dengan memandang patung ular tersebut 
orang
>   > > yang kena gigit ular menjadi sembuh. Patung ular tersebut 
hingga
>   > > sekarang di seluruh dunia digunakan sebagai lambang dalam 
dunia 
>   > > kedokteran dan
>   > > farmasi termasuk di Indonesia. 
>   > > 
>   > > Kemudian datang Yesus, sebelum disalibkan Yesus sudah 
berpesan kepada
>   > > murid-muridnya bahwa nanti mereka harus membuat petung Yesus 
disalib
>   > > dan digantungkan di tempat yang agak tinggi (menggantikan 
patung
>   > > ular yang berbau berhala) agar umat yang mencari keselamatan
>   > > (rohaniah) dapat memandang patung itu. Mereka yang memandang 
patung
>   > > Yesus disalib akan diingatkan apa yang dilakukan Yesus di 
dunia, 
>   > > yaitu 
>   > > berani mati di kayu salib untuk mempertahankan kebenaran. 
Pesan
>   > > yang disampaikan kepada semua yang mau menjadi murid Yesus, 
agar
>   > > mereka menjadi manusia yang baik dan jika upaya menjadi 
manusia yang
>   > > baik itu dihalang-halangi orang, jangan takut dan harus 
terus maju
>   > > walaupun harus mati di kayu salib (tapi banyak orang 
nyatanya takut
>   > > mati dan mereka lebih baik ikut korupsi dari pada dimusihi 
teman-
>   > > teman,
>   > > baru. Dimusuhi teman saja sudah takut apa lagi harus mati di 
kayu
>   > > salib, sebagian beranggapan biar Yesus saja yang mati di 
kayu salib, 
>   > > dan kita-kita ikut
>   > > diselamatkan saja)
>   > > 
>   > > Muhammad melarang wajahnya dilukis. Banyak orang Islam juga 
tidak 
>   > > memahami apa yang menjadi alasan. Tetapi kalau kita mau 
melukis 
>   > > wajah Muhammad memang agak
>   > > sulit. Dalam penampilan seperti apa Muhammad akan 
digambarkan? 
>   > > Apakah Muhammad akan digambar ketika memimpin perampokan 
terhadap 
>   > > kafilah Mekah untuk memberi makan kepada pengikutnya di 
Madinah? 
>   > > Gambar seperti itu akan menjadi legitamasi bagi pengikutnya 
untuk 
>   > > melakukan perampokan pada waktu terdesak. Apakah Muhammad 
akan 
>   > > digambar ketika sedang berada di atas Qaswa (unta 
kesayangannya) 
>   > > menghunus pedang dalam persiapan perang, melakukan kudeta 
terhadap 
>   > > penguasa Mekah? Tentu gambar itu akan mengerikan dan dengan 
mudah 
>   > > akan menjadi tampak dan terbuka bahwa Islam memang agama 
perang dan 
>   > > gambar itu akan dijadikan legitmasi bagi pengukutnya untuk 
melakukan 
>   > > kudeta terhadap kekuasaan yang tidak sesuai dengan aspirasi 
Islam. 
>   > > Atau Muhammad digambar dalam pelukan
>   > > 11 istri-istrinya? Jika itu dilakukan, gambar itu tampaknya 
akan 
>   > > jadi gambar porno. Atau Muhammad digambar bersama Aisyah 
yang baru 
>   > > berusia 9 tahun? Gambar itu bisa menjadi gambar pelecehan 
seksual 
>   > > laki-laki berusia 50 tahun terhadap anak di bawah umur.
>   > > 
>   > > Gambar Muhammad mencium Hazar Aswad juga tidak menguntungkan 
bagi 
>   > > Islam karena dengan mudah orang melihat bahwa Islam 
menyembah 
>   > > berhala. Memang kalangan Islam mudah menuduh orang Hinddu, 
Buddha, 
>   > > Katolik menyembah berhala karena di Vihara, di Gereja ada 
patung dan 
>   > > banyak orang Kristen membawa patung kecil Yesus disalib. 
Tetapi 
>   > > seperti diuraikan di atas bagi agama Hindu, Buddha, dan 
Katolik 
>   > > patung-patung itu hanya hiasan dan alat untuk membangun 
kesadaran 
>   > > bukan benda keramat, walaupun ada juga umat Hindu, Buddha, 
Katolik 
>   > > yang salah melihat patung-patung tersebut. Tetapi jika 
patung-patung 
>   > > itu rusak, dengan mudah diganti dengan yang baru. Tetapi 
sebaliknya 
>   > > Islam menghormati Hazar Awad lebih sebagai benda keramat. 
Jika Hazar 
>   > > Aswad hilang bisa dibayangkan kesulitan yang dihadapi Islam. 
Karena 
>   > > itu Hazar Aswad ditutup dengan logam agar tidak mudah rusak 
dan Anda 
>   > > perhatikan bentuk penutup logam tersebut (bandingkan dengan 
bentuk 
>   > > kemaluan wanita) dan Anda akan melihat berhala apa 
sebenarnya yang 
>   > > diimpikan dan dipunya laki-laki Arab (Islam).
>   > > Salam
>   > > 
>   > > 
>   > > --- In zamanku@yahoogroups.com, W <wildan.m@> wrote:
>   > > >
>   > > > Ini jawaban yang gak cerdas juga ...
>   > > > 
>   > > > Btw, mengenai salib ..., apakah sejak awal kaum nasrani 
menggunakan
>   > > > simbol salib ?
>   > > > Kalau ndak .., sejak kapan salib dijadikan simbol ?
>   > > > 
>   > > > 2008/7/21 tawangalun <tawangalun@>:
>   > > > > Biar seluruh wong Islam seddunia sejak jaman nabi s/d 
yang 
>   > > terakhir
>   > > > > podo2 mencium titik yang sama.Itu simbul solidarity kami.
>   > > > > kalau menyium salib Yesus kan lama2 dipangan rayap.la 
nabi saya 
>   > > pinter
>   > > > > yang dipilih benda batu jadi awet.
>   > > > >
>   > > > > Shalom,
>   > > > > tawangalun.
>   >
>


Kirim email ke