Pak Darmawan, kita ketemu lagi juga di milis ini ya !

Benarkah bapak dapat memahami arah sesungguhnya dari postingan mas Dedebharata 
ini? Atau hanya asal membela ? Apakah bapak tidak sayang dengan intelektualitas 
bapak untuk membela pernyataan yang entah kemana arahnya ini ?

Apa kaitannya antara Islam anti seni dengan penghilangan bukti sejarah? Lha 
kalau sekarang Mekah pasca Nabi Muhammad dengan masjid Nabawinya yang indah dan 
megah itu apa bukan perwujudan citarasa seni? Bahkan di negara negara jazirah 
Arab banyak sekali bangunan bangunan yang berarsitektur canggih melebihi Eropa. 
Kecuali bila seni itu artinya hanya tubuh telanjang wanita. Walupun karya karya 
seni itu diwujudkan oleh orang non Islam tetapi kan atas permintaan otoritas 
yang beragama Islam.

Kalaupun orang Arab setelah Nabi Muhammad menghapus sejarah Arab, bukankah 
orang lain atau ahli sejarah lain bisa meneliti dan menuliskannya? Sejarah 
Indonesia pun bukan seluruhnya ditulis oleh orang Indonesia. Juga kalaupun di 
wikipedia tidak ada input mengenai sejarah Kaabah, bukan berarti tidak ada 
sejarahnya. Di wikipedia siapa pun bebas menginput termasuk bapak sendiri.

Kalau menurut bapak jaman jahiliyah justru setelah ada Nabi Muhammad dan Islam, 
kenapa semua bayi laki laki di zaman Firaun harus dibunuh termasuk bayi Musa 
yang selamat? Kenapa semua bayi laki laki harus dibunuh di Zaman Herodes dan 
hanya Yesus yang selamat? Kenapa Yesus disalib dengan kejam? Apa salah mereka ? 
Itu semua kan terjadi jauh sebelum Nabi Muhammad.

Demikian tanggapan saya.

Salam,
Supriyadi





  ----- Original Message ----- 
  From: Darmawan 
  To: zamanku@yahoogroups.com 
  Sent: Thursday, July 24, 2008 12:34 AM
  Subject: [zamanku] Islam anti-seni - Re: Allah = Hajar Aswad


  Bung Supriyadi, apa yang dikatakan Bung Dedebharata tidak salah.
  Ada hubungan kuat antara kejujuran dan karya seni karena hanya 
  seorang seniman yang jujur yang mampu membaca hati nuraninya yang 
  dapat menghasilkan karya seni yang indah. Seniman yang menjiplak, 
  tidak jujur pada diri sendiri tidak menghasilkan karya yang indah.
  Jaman jahiliah yang disebut Dedebharata tampaknya berbeda dengan 
  jaman jahiliah menurut pemahamaman Anda dan menurut pemahaman 
  kebanyakan umat Islam yang bersumber dari orang Arab.
  Bahwa ada penghapusan sejarah masa lalu Arab oleh orang Arab 
  sebenyarnya mudah dilihat. Anda dapat membuka wikepedia misalnya dan 
  cari sejarah Kabah. Ternyata tidak ada dan sejarah yang dikeluarkan 
  resmi oleh pemerintah Arab Saudi menyebutkan bahwa Kabah dibangun 
  oleh Nabi Ibrahim.
  Cerita itu disusun dari Alquran di mana Muhammad mencantumkan bahwa 
  Nabi Ibrahim pernah datang ke Mekah dan meletakan dasar pembangunan 
  kabah, lalu ada Maqom Ibrahim di situ.
  Menurut ahli sejarah Abraham yang diceritakan di dalam Alkitab yang 
  disusun bangsa Yahudi diperkirakan hidup sekita 1500-2000 tahun 
  sebelum Masehi dan juga menurut ahli sejaran di sekitar tahun itu 
  belum ada orang yang tinggal di jajirah Arab, belum ada orang yang 
  tinggal di Mekah. Dan dilihat dari perjalanan Abraham mulai dari Ur-
  Kasdim di Messopotamia ke Tanah Kanaan lalu ke Mesir, kembali lagi 
  ke Tanah Kanaan berjalan kaki menempuh lebih dari 2000 km hampir 
  tidak mungkin dan memang tidak mungkin Abraham sampai ke Mekah.
  Jadi cerita yang ada sekarang bersumber dari kebohongan Muhammad 
  (maklum butahuruf) yang dimasukkan ke dalam Alquran yang dianggap 
  berasal dari Tuhan sehingga orang Arab kebingunan menyusun sejarah 
  Arab kuno yang sesungguhya. 
  Jika sejarah Kabah yang sebenarnya disebarluaskan, yang diduga 
  berasal dari kuil Hindu dan dibangun untuk upacara keagamaan Hindu, 
  tentu certia di dalam Alquran menjadi jelas bohong. Untuk menutupi 
  kebohongan Alquran itu, penguasa Arab sengaja menghapus sejarah masa 
  lalu Arab sebelum Islam.
  Lalu untuk membela kebebaran lahirnya islam cerita masa lalu Arab 
  kuno juga diubah dan dikatakan sebelum Islam adalah jaman jahiliah 
  di mana laki-laki katanya punya istri sampai ratusan, wanita tidak 
  ada harganya dan banyak yang dibunuh. Tetapi cerita itu disusun juga 
  oleh orang-orang Arab yang kurang pintar sehingga unsur logikanya 
  tidak diperhatikan.
  Di sebut jaman jahiliah adalah jaman sebelum Islam tetapi ada 
  perumpuan bernama Kahdijah yang menjadi penguasa terhormat di jaman 
  sebelum Islam yang tidak bisa dihapus sejarahnya karena perempuan 
  itu suami Muhammad tetapi sebenarnya kehidupan Khadijah tidak cocok 
  dengan gambaran jaman jahiliah seperti yang digambarkan orang Arab 
  untuk membenarkan lahrinya Islam.
  Tentang nasib wanita yang direndahkan dan banyak yang dibunuh justru 
  terjadi setelah dan mulai dari Muhammad menjadi penguasa Islam 
  hingga sekarang. Anda bisa lihat nasib wanita di Arab Saudi dan Anda 
  bisa buka kasus-kasus pembunuhan yang dilakukan orang Arab terhadap 
  anak perempuan mereka sendiri hingga sekarang dan mungkin kasus-
  kasus itu cukup menunjukan bahwa jaman jahiliah yang sesungguhnya 
  ada setelah ada Islam.
  Salam


  --- In zamanku@yahoogroups.com, "Supriyadi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  > Dedebharata,
  > 
  > postinganmu ini nyambungnya kemana ya ? Mas Radit kan bicara 
  tentang seni, kok sampeyan nyambungnya tentang sejarah. Kayaknya mau 
  ngritik Islam tapi entah tanpa sengaja atau gak tahu malah memuji 
  Islam.
  > 
  > Justru penguburan wanita hidup hidup itu terjadinya di jaman 
  jahiliyah yang diakhiri oleh ajaran Islam.
  > 
  > Kalau sampeyan gak tahu sejarah di bawah (mungkin maksudnya 
  sebelum) Islam dan apa yang terjadi di Arab sana, bukan berarti 
  nggak ada sejarahnya. Coba simak postingan anggota anggota milis ini 
  lebih intens. Banyak di antara mereka yang bisa menceritakan.
  > 
  > Keep learning !
  > 
  > Supriyadi
  > 
  > 
  > ----- Original Message ----- 
  > From: dedebharata 
  > To: zamanku@yahoogroups.com 
  > Sent: Tuesday, July 22, 2008 7:55 AM
  > Subject: [zamanku] Islam anti-seni - Re: Allah = Hajar Aswad
  > 
  > 
  > Kayaknya ya Bung Radit. Mungkin karena ada penghilangan bukti 
  sejarah
  > yang luar biasa. Di bawah zaman Islam, apa yang terjadi di Arab 
  sana,
  > saya tak pernah tahu. Doktrinnya sih cuma: zaman jahil-jahil. 
  Zaman
  > anak perempuan dikubur hidup-hidup.... tapi kalau dikubur hidup-
  hidup
  > kok ya perkawinan terus berlangsung?
  > ada penghapusan sejarahkah?
  > puji Allah 
  > 
  > -- In zamanku@yahoogroups.com, "Radityo" <mediacare@> wrote:
  > >
  > > Agama-agama di luar Islam pada dasarnya pro-seni. Hanya Islam 
  saja
  > > agama yang anti-seni. Kalau toh ada secuil, terlalu dipaksakan 
  dan
  > > hasilnya kering kerontang selayaknya gurun pasir.
  > > 
  > > Bayangkan kalau tinggal di sebuah negeri dengan seni budaya 
  yang tandus?
  > > 
  > > 
  > > salam,
  > > 
  > > rd
  > > 
  > > 
  > > 
  > > 
  > > 
  > > --- In zamanku@yahoogroups.com, "Darmawan" <hikdun@> wrote:
  > > >
  > > > Wajah-Wajah 
  > > > 
  > > > Pada jaman Sidharta Gautama hidup, belum ada alat foto, 
  sehingga
  > > > orang yang mau menggambarkan wajah Buddha membuat patung. 
  Karena
  > > > wajah yang ditampilkan pada sebuah patung adalah wajah 
  tunggal, maka
  > > > dicari wajah Buddha yang dapat menggambarkan siapa Buddha 
  dan apa
  > > > yang dilakukannya di dunia ini yang penting untuk dikenang 
  orang 
  > > > lain.
  > > > Maka lahirlah patung Buddha yang sedang semadi. Dengan 
  melihat
  > > > patung itu orang mudah membayangkan Buddha sedang berusaha 
  mencapai
  > > > penerangan sempurna dan jalan menuju penerangan sempurna 
  itulah yang
  > > > penting diajarkan dan diingat oleh manusia-manusia dari dulu 
  hingga
  > > > ke ahir jaman.
  > > > 
  > > > Selain gambar wajah, juga ada simbol-simbol keagamaan yang 
  digunakan
  > > > untuk mengingatkan orang agar berbuat baik atau dapat 
  digunakan oleh 
  > > > orang yang mengharapkan sesuatu yang baik bagi dirinya. 
  > > > 
  > > > Ketika bangsa Israel banyak yang mati digigit ular berbisa, 
  Musa 
  > > > mendapat firman Tuhan agar membuat patung ular dari tembaga, 
  lalu 
  > > > meletakkan patung ular tersebut di
  > > > tempat yang agak tinggi agar dilihat oleh orang Israel yang 
  kena
  > > > gigit ulat. Ternyata dengan memandang patung ular tersebut 
  orang
  > > > yang kena gigit ular menjadi sembuh. Patung ular tersebut 
  hingga
  > > > sekarang di seluruh dunia digunakan sebagai lambang dalam 
  dunia 
  > > > kedokteran dan
  > > > farmasi termasuk di Indonesia. 
  > > > 
  > > > Kemudian datang Yesus, sebelum disalibkan Yesus sudah 
  berpesan kepada
  > > > murid-muridnya bahwa nanti mereka harus membuat petung Yesus 
  disalib
  > > > dan digantungkan di tempat yang agak tinggi (menggantikan 
  patung
  > > > ular yang berbau berhala) agar umat yang mencari keselamatan
  > > > (rohaniah) dapat memandang patung itu. Mereka yang memandang 
  patung
  > > > Yesus disalib akan diingatkan apa yang dilakukan Yesus di 
  dunia, 
  > > > yaitu 
  > > > berani mati di kayu salib untuk mempertahankan kebenaran. 
  Pesan
  > > > yang disampaikan kepada semua yang mau menjadi murid Yesus, 
  agar
  > > > mereka menjadi manusia yang baik dan jika upaya menjadi 
  manusia yang
  > > > baik itu dihalang-halangi orang, jangan takut dan harus 
  terus maju
  > > > walaupun harus mati di kayu salib (tapi banyak orang 
  nyatanya takut
  > > > mati dan mereka lebih baik ikut korupsi dari pada dimusihi 
  teman-
  > > > teman,
  > > > baru. Dimusuhi teman saja sudah takut apa lagi harus mati di 
  kayu
  > > > salib, sebagian beranggapan biar Yesus saja yang mati di 
  kayu salib, 
  > > > dan kita-kita ikut
  > > > diselamatkan saja)
  > > > 
  > > > Muhammad melarang wajahnya dilukis. Banyak orang Islam juga 
  tidak 
  > > > memahami apa yang menjadi alasan. Tetapi kalau kita mau 
  melukis 
  > > > wajah Muhammad memang agak
  > > > sulit. Dalam penampilan seperti apa Muhammad akan 
  digambarkan? 
  > > > Apakah Muhammad akan digambar ketika memimpin perampokan 
  terhadap 
  > > > kafilah Mekah untuk memberi makan kepada pengikutnya di 
  Madinah? 
  > > > Gambar seperti itu akan menjadi legitamasi bagi pengikutnya 
  untuk 
  > > > melakukan perampokan pada waktu terdesak. Apakah Muhammad 
  akan 
  > > > digambar ketika sedang berada di atas Qaswa (unta 
  kesayangannya) 
  > > > menghunus pedang dalam persiapan perang, melakukan kudeta 
  terhadap 
  > > > penguasa Mekah? Tentu gambar itu akan mengerikan dan dengan 
  mudah 
  > > > akan menjadi tampak dan terbuka bahwa Islam memang agama 
  perang dan 
  > > > gambar itu akan dijadikan legitmasi bagi pengukutnya untuk 
  melakukan 
  > > > kudeta terhadap kekuasaan yang tidak sesuai dengan aspirasi 
  Islam. 
  > > > Atau Muhammad digambar dalam pelukan
  > > > 11 istri-istrinya? Jika itu dilakukan, gambar itu tampaknya 
  akan 
  > > > jadi gambar porno. Atau Muhammad digambar bersama Aisyah 
  yang baru 
  > > > berusia 9 tahun? Gambar itu bisa menjadi gambar pelecehan 
  seksual 
  > > > laki-laki berusia 50 tahun terhadap anak di bawah umur.
  > > > 
  > > > Gambar Muhammad mencium Hazar Aswad juga tidak menguntungkan 
  bagi 
  > > > Islam karena dengan mudah orang melihat bahwa Islam 
  menyembah 
  > > > berhala. Memang kalangan Islam mudah menuduh orang Hinddu, 
  Buddha, 
  > > > Katolik menyembah berhala karena di Vihara, di Gereja ada 
  patung dan 
  > > > banyak orang Kristen membawa patung kecil Yesus disalib. 
  Tetapi 
  > > > seperti diuraikan di atas bagi agama Hindu, Buddha, dan 
  Katolik 
  > > > patung-patung itu hanya hiasan dan alat untuk membangun 
  kesadaran 
  > > > bukan benda keramat, walaupun ada juga umat Hindu, Buddha, 
  Katolik 
  > > > yang salah melihat patung-patung tersebut. Tetapi jika 
  patung-patung 
  > > > itu rusak, dengan mudah diganti dengan yang baru. Tetapi 
  sebaliknya 
  > > > Islam menghormati Hazar Awad lebih sebagai benda keramat. 
  Jika Hazar 
  > > > Aswad hilang bisa dibayangkan kesulitan yang dihadapi Islam. 
  Karena 
  > > > itu Hazar Aswad ditutup dengan logam agar tidak mudah rusak 
  dan Anda 
  > > > perhatikan bentuk penutup logam tersebut (bandingkan dengan 
  bentuk 
  > > > kemaluan wanita) dan Anda akan melihat berhala apa 
  sebenarnya yang 
  > > > diimpikan dan dipunya laki-laki Arab (Islam).
  > > > Salam
  > > > 
  > > > 
  > > > --- In zamanku@yahoogroups.com, W <wildan.m@> wrote:
  > > > >
  > > > > Ini jawaban yang gak cerdas juga ...
  > > > > 
  > > > > Btw, mengenai salib ..., apakah sejak awal kaum nasrani 
  menggunakan
  > > > > simbol salib ?
  > > > > Kalau ndak .., sejak kapan salib dijadikan simbol ?
  > > > > 
  > > > > 2008/7/21 tawangalun <tawangalun@>:
  > > > > > Biar seluruh wong Islam seddunia sejak jaman nabi s/d 
  yang 
  > > > terakhir
  > > > > > podo2 mencium titik yang sama.Itu simbul solidarity kami.
  > > > > > kalau menyium salib Yesus kan lama2 dipangan rayap.la 
  nabi saya 
  > > > pinter
  > > > > > yang dipilih benda batu jadi awet.
  > > > > >
  > > > > > Shalom,
  > > > > > tawangalun.
  > >
  >



   

Kirim email ke