PESAN PERDAMAIAN DAN DOA BERSAMA UNTUK KEDAMAIAN DUNIA DAN BAGI PELAKU BOM BALI

Siaran pers dan undangan oleh Yayasan Anand Ashram dan National Integration
Movement

Jakarta/Denpasar/Joglosemar, 27 Juli 2008

Kami percaya pada gerakan anti-kekerasan. Kami menolak kekerasan dalam
segala bentuk. Namun kami juga menyadari bahwa ada kalanya masyarakat
memerlukan perubahan radikal yang kadang melibatkan 'kekerasan' dalam
bentuk operasi.

Kami tidak membenci para pelaku bom Bali, tetapi kami juga tidak menghargai
tindakan-tindakan yang kejam. Karena alasan inilah kami merasa bahwa
hukuman mati bagi para pelaku bom Bali dalam waktu dekat ini akan
mengirimkan pesan yang jelas bagi para pendukung mereka bahwa kekerasan
bukanlah suatu jalan keluar. Namun, kami menerima perlunya hukuman mati
tersebut untuk menegakkan hukum dalam kehidupan bermasyarakat.

Karena itu kami mengumumkan bahwa pada hari dan tanggal para pelaku bom
Bali tersebut dijatuhi hukuman mati, pada pagi yang sama pukul 9, kami akan
melaksanakan doa bersama antar-umat beragama untuk mendoakan arwah para
pelaku bom Bali. kami juga mengundang seluruh anggota masyarakat yang
berminat hadir dalam acara ini, dan mohon terus memantau pemberitaan kami
mengenai tanggal, tempat, dan hal-hal logistik lainnya.

Kami juga memohon kepada masyarakat Indonesia dan dunia untuk turut bersama
kami dalam doa bersama ini. Kami berharap dan berdoa agar satu langkah ini
akan menyadarkan para penganut garis keras bahwa Cinta adalah satu-satunya
solusi.

Informasi lebih lanjut:
Maya Safira Muchtar (<mailto:[EMAIL PROTECTED]>[EMAIL PROTECTED], 0818
891 122)

Kirim email ke