Feifei yang baik.............

Coba kamu buka-buka lagi semua email yang kamu kirim ke milist, apakah itu 
mencerminkan kalau kamu sedangkan mengungkapkan sebuah kebenaran?

Bukan Fei, sama sekali bukan. Yang kamu kirimkan, dengan kata-kata seronokmu 
itu adalah sebuah kebencian, di mana tak sedikitpun yang mencerminkan bahwa 
kamu ini orang yang memiliki hati nurani. Bagaimana seorang yang tidak memiliki 
hati nurani dapat mengungkap sebuah kebenaran?

Fei, semua ilmu memiliki etika. Tapi ilmu yang kamu bagikan ke semua anggota 
milis, sama sekali tak beretika.

Jadi Fei, kalau orang muslim marah sama kamu, ya wajar dong Fei. Lha kamu 
datang dengan genderang perang.

Pernyataan-pernyataan kamu tentang bagaimana Islam memperlakukan perempuan juga 
tidak menghargai perjuangan para muslim moderat yang sedang menuntut keadilan 
dan kesetaraan bagi perempuan. Kamu sepertinya ingin mengabaikan bukti bahwa 
interpretasi-interpretasi seperti itu dibuat oleh para ulama laki-laki yang 
ingin menjaga kepentingan mereka.

Fei....seperti yang pernah aku bilang, jangan hanya mengunjungi perpustakaan 
tua yang udah berpuluh-puluh tahun tidak menambah koleksi bukunya. Ayo baca 
buku-buku baru Fei, jangan melulu membaca komik-komik tentang neraka dan surga.

salam
mp

--- On Sun, 8/3/08, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [zamanku] Menyatakan kebenaran = menghina Islam?
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
zamanku@yahoogroups.com, "abgcinta mirul974" <[EMAIL PROTECTED]>, "Agung" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "Agus Hamonangan" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], "bebengetoh" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "budi sulistiyo" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED], "CY" <[EMAIL PROTECTED]>, "DOMBA2 KAFIR" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"DOMBA2 KAFIR" <[EMAIL PROTECTED]>, "DOMBA2 KAFIR" <[EMAIL PROTECTED]>, "DOMBA2 
KAFIR" <[EMAIL PROTECTED]>, "DOMBA2 KAFIR" <[EMAIL PROTECTED]>, "edogawa2000"
 <[EMAIL PROTECTED]>, "H. M." <[EMAIL PROTECTED]>, "Hudzaifah Ibnul" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "Jemmy" <[EMAIL PROTECTED]>, "Luthfi Assyaukanie" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "mediacare" <[EMAIL PROTECTED]>, "Mey Lan" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"Muh.Hatta" <[EMAIL PROTECTED]>, "ratna sarumpaet" <[EMAIL PROTECTED]>, "Samuel 
Sam" <[EMAIL PROTECTED]>, "sang_candu" <[EMAIL PROTECTED]>, "sang_candu" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "sonic king" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ulil Abshar-Abdalla" 
<[EMAIL PROTECTED]>, "yahoo2teguh" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sunday, August 3, 2008, 4:45 AM










    
            Menyatakan Kebenaran berarti Menghina Islam?

http://www.rightsid enews.com/ 200807191470/ culture-wars/ telling-the- tru 
th-is-islam- bashing.html

19 Juli, 2008 

Oleh: Amil Imani 



Saya habis-habisan dibenci dan diancam oleh pengikut agama damai, hanya karena 
saya menyatakan hal yang sebenarnya tentang Islam. Kalau mengatakan hal yang 
sebenarnya tentang Islam adalah hinaan untuk Islam, maka biarlah saya berdosa. 



Pertanyaan: Apakah Islam harus diterima karena Islam dianggap sebuah 'agama' ? 
Siapa yang mengatakan Islam adalah agama? Jutaan orang? Apa buktinya? 



Hanya karena orangtua menularkan virus pembawa Islam kepada anak-anak mereka, 
ini tak dapat dipakai sebagai bukti. Yang dapat dipakai sebagai bukti adalah 
kenyataan yang tak dapat disangkal lagi bahwa 

agama yang mengklaim sebagai satu-satunya agama tuhan alam semesta, secara 
terus menerus menjadi sumber penderitaan bagi Non-muslim. 



Saya akan mengulas beberapa hal buruk yang dilakukan Muslim pada non-Muslim.. 
Dalam Negara Islam tulen seperti Saudi Arabia dan Iran, misalnya, wanita tidak 
boleh mengeluh tentang status ke-wanitaan mereka yang telah diputuskan Allah. 
Kalau mereka protes, paling tidak mereka akan dipukuli suami. Dan kalau mereka 
berani protes di depan umum menuntut persamaan hak, mereka dipukuli polisi dan 
digiring ke penjara untuk dilecehan dan dianiaya. 



JADI, mengapa ratusan juta perempuan Muslim menyerah dan pasrah terhadap ini 
dan malah memuji dan bersyukur pada Allah. Wanita-wanita ini sudah dicetak oleh 
orangtua dan ustadnya sejak lahir untuk menerima ketidaksamaan gender, seperti 
juga ajaran-ajaran sakit Islam lainnya. 



Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah 
melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), 
dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. 
Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang ta'at kepada Allah lagi memelihara 
diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka) . 
Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya , maka nasehatilah mereka dan 
pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika 
mereka menta'atimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya 
. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. Quran 4.34 



Bahkan Mesir, negara maju dalam dunia Arab-Islam mempraktekkan genocide 
perlahan melawan penduduk asli Mesir, kaum Koptik dan Baha'i-nya sendiri, 
dengan menghalangi mereka memperoleh hak warganegara. Kaum Baha'i dilarang 
memperoleh KTP yang bisa menghalangi pendidikan, perkawinan dan kesempatan 
ekonomi mereka,hanya karena ulama yang berkuasa hendak menghapuskan minoritas. 
Contoh, Mesir melarang pendidikan bagi anak-anak Baha'i, meniru "Mein Kampf" 
Republik Islam fasis - Iran. 



Catatan kejahatan yang dilakukan oleh pendukung "agama damai" ini menghukum 
Baha'i sebagai aliran terburuk. Muslim-muslim bengis memaksakan ajaran 
kebencian dan kekejamannya pada ujung pedang yang dihunuskan pada kaum saya 
ini. Mereka tidak henti-hentinya 

mencoba untuk menghapus sisa kebudayaan dan warisan ke-Iran-an kami.Sekarang 
mereka menguasai tanah kelahiran saya dengan kekerasan, menghilangkan 
jejak-jejak prestasi kami dalam bidang persamaan hak & kemanusiaan. Mereka 
memaksa wanita-wanita kami menjadi pelacur dengan menghalangi mereka bekerja, 
memaksa ratusan bahkan ribuan orang-orang Iran terbaik dan terpandai pindah ke 
tempat lain, mempelopori kampanye busuk yg dikenal dgn terorisme, dan 
membungkam suara lain yang tidak sepaham. 



Alkitab mengatakan "Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka." Saya pernah 
mengatakan ini dan saya akan terus mengatakannya selama ajaran sesat ini tetap 
melakukan hal-hal yang menjijikkan : ISLAM ADALAH KEKERASAN. Islam tak kenal 
toleransi pada Non-Muslim. Islam adalah sisa kebiadaban dari masa lalu. Islam 
harus dilawan, di telanjangi dan harus dihentikan dari upaya menguasai dunia. 
Inilah beberapa hal yang dilakukan hamba-hamba Allah beberapa waktu lalu: 



Seorang pemuda menghentikan sebuah mobil di kota Shiraz-Iran dan meminta bensin 
pada pengemudinya, dengan berpura-pura mobilnya kehabisan bensin. Sang 
pengemudi mengalirkan bensin dari mobilnya dan memberikannya pada pemuda itu. 
Tiba-tiba beberapa pemuda lain muncul, mengikat si pengemudi ke pohon, 
menyiramnya dengan bensin yang baru diberikannya, membakarnya hidup-hidup, lalu 
kabur dengan mobil yang "kehabisan bensin." Kenapa? Karena targetnya adalah 
non-Muslim, Baha'i. "Dosa" nya sebagai non muslim, menyebabkan ia pantas untuk 
dipestakan dengan dibakar hidup-hidup. Centeng-centeng Allah ini, menyebut diri 
mereka sebagai Imam Zaman. 



Lebih parah lagi, semua"Muslim- Muslim baik hati" yang melalui tempat itu tak 
melakukan satu halpun untuk menolong si pengemudi. Ajaibnya, pengemudi itu 
berhasil memadamkan api, dan menghubungi polisi dengan telepon genggamnya. 
Diperlukan waktu 30 menit hingga polisi mengambil tindakan dan membawa pihak 
tertuduh 

ke kantor polisi untuk diperiksa. Inilah contoh gerak gerik Islam. Dan kini 
mereka menyusup dan menyebar luas di Eropa, berusaha merubah Eropa sesuai 
kehendaknya dan bertekad melakukan hal serupa pada Amerika. 



Banyak orang Eropa yang meninggalkan tanah kelahirannya, sebelum Islam melanda 
negaranya. Biasanya mereka ini adalah orang-orang Eropa kaya dan dapat berpikir 
tentang masa depan. Sementara yang lainnya entah tidak sadar akan adanya 
ancaman ini, bahkan menampung Islam demi menjunjung tinggi faham 
'multikulturalisme, ' yang satu hari nanti akan berjuang mempertahankan nyawa 
mereka sendiri. Karena Islam tidak mengenal multikulturalisme. Islam adalah 
mono-kultur yaitu: Kultur Barbarian nan Islami. Semakin kuat kekuasaan Islam, 
maka Islam akan semakin memaksakan dirinya dan kehendaknya pada orang lain. 
Akhirnya akan ada mereka yang tersadar, entah mereka akan menyerah pasrah atau 
akan memerangi Muslim habis-habisan. 



Kebenaran tak selalu dapat diterima dengan baik, malah seringkali sangat 
menganggu. Tapi kebenaran adalah senjata terbaik melawan kejahatan dan 
kepalsuan. Saya tidak mengada-ngada, ketika saya mengkritik ajaran-ajaran buruk 
di dalam Quran.Saya membaca ayat-ayat dari kitab suci mereka, ayat-ayat yang 
mengharuskan Muslim melakukan kejahatan pada non-Muslim. Buku Allah ini adalah 
Surat Ijin untuk Membunuh - "LICENSE TO KILL". 



Adakah manusia dalam dunia ini yang tidak membaca, melihat atau mendengar bahwa 
apa yang dilakukan Muslim setiap hari, dan setiap tindakan mereka dibenarkan 
oleh kitab suci Allah? 



Qur'an 8:12 

(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku 
bersama kamu, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang yang telah beriman". 
Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan (TERROR) ke dalam hati orang-orang 
kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.



Qur'an 33:26 

"Dan Dia menurunkan orang-orang Ahli Kitab (Bani Quraizhah) yang membantu 
golongan-golongan yang bersekutu dari benteng-benteng mereka, dan Dia 
memasukkan rasa takut (TERROR) dalam hati mereka. Sebahagian mereka kamu bunuh 
dan sebahagian yang lain kamu tawan. 



Kenapa Islam yang merasa paling benar ini tak bisa membuktikan saya salah? 
Kenapa mereka tak bisa mengatakan apa yang saya katakan salah? Saya malah 
dihujani dengan berbagai kata-kata hujat. Beberapa muslim yang lebih sopan 
memang tidak serendah teman seukhuwahnya. Tapi muslim tipe ini akan menjerit 
mengatakan agama mereka menjadi sasaran orang-orang seperti saya. Mereka 
menganggap kritik saya pada Islam, sebagai hinaan pada Islam. Mereka menuduh 
saya sebagai pemecah belah -rasis, yang senang menghina Islam. Untuk 
melengkapinya, mereka memberi label Zionis pada saya, Zionis yang dibayar 
Israel.. Siapa yang menghina siapa? 



Silahkan tunjukkan apa yang saya katakan keliru atau dibuat-buat dan saya akan 
meminta maaf dengan senang hati. Jika anda tak dapat melakukan itu, maka anda 
berhutang pada kemanusiaan untuk meninggalkan Islam. 



------------ --------- --------- ------- 

Sumber: Amil Imani website


      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke