Jendral2 TNI Dijadikan Bahan Olok2an Karena Kebiasaan Berbohong !!!

                         ***********************

http://www.youtube.com/watch?v=hHlKTaPm-WM

Saya tak tahu apakah orang-orang sudah tahu tentang Jendral Widjojo
yang menghadiri pameran peralatan militer di Athena 1977 karena sudah
 terjadi lebih dari 10 tahun lalu, atau saya yang ketinggalan, tapi
saya coba post saja.. 
 
Jadi Mark Thomas adalah British comedian yang membuat semacam reality
show tapi dengan skala internasional. Timnya Mark Thomas pura-pura
jadi perusahaan konsultan Public Relation dan ikut sebuah pameran
peralatan  militer di Athen yang menawarkan cara memenangkan perang
kata2 dalam media Internasional. 
 
Perwakilan militer RI tertipu karena tidak memahami bahasa Inggris dan
budaya yang melatar belakanginya dan diantaranya yang tertipu adalah
Mayjen Widjojo dari delegasi Indonesia. Tim Mark Thomas menawarkan
konsultansi strategi public relations  untuk memenangkan campaign
media untuk TNI yang belakangan diserang media internasional dalam
berbagai kasus pelanggaran HAM, pemerkosaan amoy2, penghilangan orang
(penculikan2), termasuk diantaranya pelanggaran HAM di Timor Timur.
 
Mayjen Widjojo terkesan dengan "perusahaannya" Mark Thomas dan 
mengundang tim tersebut untuk mengadakan training course 7 hari media
campaign di Indonesia bagi para perwira2 TNI. Dalam video training
tertangkap pengakuan-pengakuan dari perwira  TNI, yang saat pelatihan
"dijamin" timnya Mark Thomas "Confidential".  Dalam salah satu video
ini ditunjukkan bagaimana Jendral Halim yang adalah atase militer
Indonesia di London yang setelah dijelaskan bahwa untuk menyangkal
semua dari 8 contoh tuduhan yang semuanya memiliki fakta2 yang tidak
bisa disangkal tentunya akan sia2, oleh karena itu untuk menarik
kepercayaan dunia perlu mengakui beberapa tuduhan agar tuduhan2 lain
bisa diterima untuk ditolak. Hasilnya adalah, bahwa pemerkosaan amoy2
itu harus ditolak meskipun fakta2nya sangat kuat, sedangkan untuk
penyalah gunaan alat2 militer Inggris di Timor Timur diakui sebagian
karena yang digunakan hanyalah tank2 yang sudah lama.

Dari hasil training ini, terbukti bahwa jendral2 ini sangatlah idiot,
karena untuk menyangkal sebagian tuduhan tidak seharusnya menyangkal
tuduhan yang fakta2nya kuat dan tidak bisa disangkal.  Tidak
seharusnya atau bukanlah caranya memenangkan media war dengan mengakui
tuduhan2 yang fakta2nya kurang kuat dan menyangkal tuduhan2 yang
fakta2nya justru tidak bisa disangkal.

Mark Thomas comedian akhirnya berhasil membongkar berbagai kebohongan
ABRI di Indonesia melalui pengakuan2 yang seharusnya ditolak tetapi
para jendral2 ini terperangkap dengan menyangkal tuduhan2 yang
seharusnya diakui karena fakta2, saksi2 dan bukti2nya tidak
memungkinkan untuk disangkalnya. Akibat dari pengakuan2 ini, akhirnya
terbukti bahwa semua tuduhan itu secara langsung diakuinya karena
mereka tidak membayangkan bahwa Mark Thomas hanyalah pelawak
Internasional bukan konsultant ahli perang media massa.

Akhirnya Mark Thomas memberi jaminan bagaimana caranya memenangkan
perang media tetapi tidak bisa menjamin caranya agar tidak kalah dalam
perang tsb.  Bagaimana idiotnya jendral2 melayu ini akhirnya dijadikan
bahan banyolan disemua media internet diseluruh dunia sementara sang
jendral2 yang dijadikan bahan olok2an ini sampai sekarang tidak
mengetahui kalo dirinya dijadikan bahan olok2an yang merendahkan
martabat bangsa ini.
 
Videonya saksikan di:
http://www.youtube.com/watch?v=hHlKTaPm-WM
Verdi


Kirim email ke