Tawang,

Itu hanya dongeng bahwa Nabi membelah bulan.


  ----- Original Message ----- 
  From: tawangalun 
  To: zamanku@yahoogroups.com 
  Sent: Monday, August 04, 2008 2:51 PM
  Subject: [zamanku] Re: New comment on Betulkah Nabi Muhammad pernah membelah 
bulan?.


  Anda bisa lihat foto yang diduga bekas retakan bulan yang disebut rile
  panjangnya sampai 300 km.Caranya ketik Moon split di google.Nanti
  tinggal pilih yang ada gambarnya permukaan bulan yang ada rile.
  Juga hadis Buchari tsb bisa untuk mbantah bahwa Islam tdk mendewakan
  Dewi Bulan wong malah dibelah oleh Nabi.

  Shalom,
  Tawangalun.

  - In zamanku@yahoogroups.com, radityo djadjoeri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  > 
  > 
  > --- On Sat, 8/2/08, Anonymous <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  > From: Anonymous <[EMAIL PROTECTED]>
  > Subject: [zamanku] New comment on Betulkah Nabi Muhammad pernah
  membelah bulan?.
  > To: [EMAIL PROTECTED]
  > Date: Saturday, August 2, 2008, 8:51 PM
  > 
  > Anonymous has left a new comment on your post "Betulkah Nabi
  Muhammad pernah membelah bulan?":
  > 
  > 
  > 
  > Dalam Bukhari dan Muslim, juga dalam kitab2 hadits yang terkenal
  lainnya, diriwayatkan bahwa sebelum Rasulullah (saw) hijrah,
  berkumpullah tokoh2 kafir Quraiy, seperti Abu Jahal, Walid bin
  Mughirah dan Al 'Ash bin Qail.
  > Mereka meminta kepada nabi Muhammad (saw) untuk membelah bulan. Kata
  mereka, "Seandainya kamu benar2 seorang nabi, maka belahlah bulan
  menjadi dua."
  > Rasulullah (saw) berkata kepada mereka, "Apakah kalian akan masuk
  Islam jika aku sanggup melakukannya?"
  > Mereka menjawab, "Ya." Lalu Rasulullah (saw) berdoa kepada Allah
  agar bulan terbelah menjadi dua. Rasulullah (saw) memberi isyarat
  dengan jarinya, maka bulanpun terbelah menjadi dua. Selanjutnya sambil
  menyebut nama setiap orang kafir yang hadir, Rasulullah (saw) berkata,
  "Hai Fulan, bersaksilah kamu. Hai Fulan, bersaksilah kamu."
  > 
  > Demikian jauh jarak belahan bulan itu sehingga gunung Hira nampak
  berada diantara keduanya. Akan tetapi orang2 kafir yang hadir berkata,
  "Ini sihir!" padahal semua orang yang hadir menyaksikan pembelahan
  bulan tersebut dengan seksama. Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa
  sihir, memang benar bisa saja "menyihir" orang yang ada disampingnya
  akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada di tempat itu.
  Lalu mereka pun menunggu orang2 yang akan pulang dari perjalanan.
  > 
  > Orang2 Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti
  orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan
  yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, orang2 musyrik pun
  bertanya, "Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?"
  Mereka menjawab, "Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat
  bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing2-nya kemudian
  bersatu kembali..." Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian
  lainnya lagi tetap kafir ingkar).
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > Posted by Anonymous to zamanku at 8:51 PM
  >



   

Kirim email ke