Pengertian mujizat adalah sesuatu kejadian luar biasa sehingga 
dengan adanya kejadian itu manusia terhindar dari malapetaka, 
kematian, penyakit, atau kesulitan lain yang sulit diatasi hanya 
dengan kekuatan manusia.
Orang yang sakit kanker dan sudah divonis akan mati oleh dokter tiba-
tiba menjadi sembuh karena didoakan oleh orang tertentu, hal itu 
dikatakan mujizat. Ada gempa bumi, banyak orang tewas tetapi ada 
anak kecil di bawah reruntuhan bangunan terlindung oleh sebatang 
balok dan selamat, orang mengatakan itu adalah mujizar. Yesus 
menyembuhkan orang sakit yang tidak dapat disembuhkan oleh tabib, 
itu adalah mujizat. Orang yang memandang kesejukan di wajah Sidharta 
Gautama setelah mendapat penerangan sempurna, itu adalah mujizat.
Muhammad katanya naik Buraq dari Madinah ke Mekah, lalu ke bekas 
rerunthan Bait Allah di Yesusalem dan dari situ naik ke surga. 
Apakah itu mujizat? 
Dalam sejarah manusia pada umumnya hanya orang yang meninggal yang 
diceritakan naik ke surga. Yesus diangkat ke surga setelah 
disalibkan. Prabu Siliwangi ngahiyang naik ke surga dan tidak 
kembali lagi. Ada Nabi yang diceritakan di Alkitab yang diangkat ke 
surga pada waktu meninggal. Hanya Muhammad yang bercerita naik Boraq 
bersama jasadnya ke surga dan kembali lagi ke bumi tetapi waktu 
meninggal tidak bisa naik ke surga, lalu dikuburkan dan makamnya 
masih ada hingga sekarang.
Apa untungnya bulan dibelah bagi manusia? Kalau memang benar bulan 
dibelah kemudian menjadi cacat sehingga tidak dapat lagi berfungsi 
sempurna, tentu bukan kebaikan yang dilakukan Muhammad tetapi orang 
yang mengaku nabi itu telah membawa malapetaka dan tindakan itu 
jelas melawan kehendak Tuhan. 
Apakah Tuhan membiarkan bulan dibelah? 
Jika sungguh terjadi bulan dibelah akan menjadi peristiwa besar 
tetapi peristiwa besar itu tidak ada dan yang ada hanya bohong besar 
dan anehnya banyak orang bergelar Doktor dan Profesor percaya akan 
bohong besar tersebut.
Salam     


--- In zamanku@yahoogroups.com, "Sunny" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> Tawang,
> 
> Itu hanya dongeng bahwa Nabi membelah bulan.
> 
> 
>   ----- Original Message ----- 
>   From: tawangalun 
>   To: zamanku@yahoogroups.com 
>   Sent: Monday, August 04, 2008 2:51 PM
>   Subject: [zamanku] Re: New comment on Betulkah Nabi Muhammad 
pernah membelah bulan?.
> 
> 
>   Anda bisa lihat foto yang diduga bekas retakan bulan yang 
disebut rile
>   panjangnya sampai 300 km.Caranya ketik Moon split di google.Nanti
>   tinggal pilih yang ada gambarnya permukaan bulan yang ada rile.
>   Juga hadis Buchari tsb bisa untuk mbantah bahwa Islam tdk 
mendewakan
>   Dewi Bulan wong malah dibelah oleh Nabi.
> 
>   Shalom,
>   Tawangalun.
> 
>   - In zamanku@yahoogroups.com, radityo djadjoeri <radityo_dj@> 
wrote:
>   >
>   > 
>   > 
>   > --- On Sat, 8/2/08, Anonymous <noreply-comment@> wrote:
>   > From: Anonymous <noreply-comment@>
>   > Subject: [zamanku] New comment on Betulkah Nabi Muhammad pernah
>   membelah bulan?.
>   > To: radityo_dj@
>   > Date: Saturday, August 2, 2008, 8:51 PM
>   > 
>   > Anonymous has left a new comment on your post "Betulkah Nabi
>   Muhammad pernah membelah bulan?":
>   > 
>   > 
>   > 
>   > Dalam Bukhari dan Muslim, juga dalam kitab2 hadits yang 
terkenal
>   lainnya, diriwayatkan bahwa sebelum Rasulullah (saw) hijrah,
>   berkumpullah tokoh2 kafir Quraiy, seperti Abu Jahal, Walid bin
>   Mughirah dan Al 'Ash bin Qail.
>   > Mereka meminta kepada nabi Muhammad (saw) untuk membelah 
bulan. Kata
>   mereka, "Seandainya kamu benar2 seorang nabi, maka belahlah bulan
>   menjadi dua."
>   > Rasulullah (saw) berkata kepada mereka, "Apakah kalian akan 
masuk
>   Islam jika aku sanggup melakukannya?"
>   > Mereka menjawab, "Ya." Lalu Rasulullah (saw) berdoa kepada 
Allah
>   agar bulan terbelah menjadi dua. Rasulullah (saw) memberi isyarat
>   dengan jarinya, maka bulanpun terbelah menjadi dua. Selanjutnya 
sambil
>   menyebut nama setiap orang kafir yang hadir, Rasulullah (saw) 
berkata,
>   "Hai Fulan, bersaksilah kamu. Hai Fulan, bersaksilah kamu."
>   > 
>   > Demikian jauh jarak belahan bulan itu sehingga gunung Hira 
nampak
>   berada diantara keduanya. Akan tetapi orang2 kafir yang hadir 
berkata,
>   "Ini sihir!" padahal semua orang yang hadir menyaksikan 
pembelahan
>   bulan tersebut dengan seksama. Akan tetapi para ahli mengatakan 
bahwa
>   sihir, memang benar bisa saja "menyihir" orang yang ada 
disampingnya
>   akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada di tempat 
itu.
>   Lalu mereka pun menunggu orang2 yang akan pulang dari perjalanan.
>   > 
>   > Orang2 Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah 
menanti
>   orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang 
rombongan
>   yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, orang2 musyrik 
pun
>   bertanya, "Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?"
>   Mereka menjawab, "Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami 
melihat
>   bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing2-nya 
kemudian
>   bersatu kembali..." Maka sebagian mereka pun beriman, dan 
sebagian
>   lainnya lagi tetap kafir ingkar).
>   > 
>   > 
>   > 
>   > 
>   > 
>   > 
>   > 
>   > 
>   > Posted by Anonymous to zamanku at 8:51 PM
>   >
>


Kirim email ke