BANG TUKANGMIKIR, lalu bgmn dg ayat2 pedang (At Taubat) yg jelas2
menghalalkan kekerasan, kekejian dan darah orang2 yg tidak percaya
Aulloh SWT dan Muhammad SAW.

Selama ayat2 keji-kejam itu masih terpajang di Al Qur'an selama itu
sebagian umat Islam ada mematuhi ayat2 pedang tsb. dengan konsekwensi yg
mengerikan dunia orang waras.

Gabriela Rantau

--- In zamanku@yahoogroups.com, Lurino <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> belajar dari sejarah kelam gereja, dan dari banyak hal sekitar
tafsir... masalah dari semua ini ada di penafsiran dan komunikasi dari
nilai2 dan hasil penafsirannya. terutama karena kita bukan figur yang
dipercaya sebagai tuhan bagi orang2 bodoh macam ini.
>
> jangan salahkan syariahnya... salahkan manusia2 yang segitu bodohnya
ga bisa melihat konteks dan sebangsanya. mereka ini butuh diajari bahwa
hari gini udah ga ada lagi orang kafir yang layak diperangi -adanya
orang2 goblok doang, bahwa menebas kepala itu udah ga jaman lagi, dan
bahwa udah saatnya agama ga lagi jadi alasan untuk hidup.
>
> agama, peraturan, sistem politik, apapun monyet mbahmu itu, tujuannya
untuk kedamaian dan perdamaian, bukan untuk alat perang, alasan perang,
apalagi alasan untuk jadi goblok.
>
> saatnya menghajar dan mengajar orang goblok!
>
> lurino
> /tukangmikir
>
> --- On Tue, 8/5/08, Hafsah Salim [EMAIL PROTECTED] wrote:
> From: Hafsah Salim [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [zamanku] Re: Video pemenggalan kepala. Jgn dilihat!--sungguh
BIADAB!!!
> To: zamanku@yahoogroups.com
> Date: Tuesday, August 5, 2008, 9:08 AM
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>             > Lurino lblubis@ > wrote:
>
> > hasil dari proses pembelajaran yang salah, tampaknya.
>
> > hm, sempat muntah juga sih pas melihatnya. entah kenapa,
>
> > rasanya kok lebih parah daripada ketika melihat seorang
>
> > algojo melakukannya, atau ketika seorang samurai
>
> > melakukannya. mungkin karena konteks nilai yang berbeda.
>
> >
>
>
>
> http://www.theync. com/media. php?name= 1381-never- before-seen-
video-show
>
> s-a-young-boy- behead-an- allegded- spy.-uncensored
>
>
>
> Begitulah kenyataannya, setiap umat Islam wajib menyaksikannya sendiri
>
> bagaimana sebenarnya praktek ajaran Islam yang murni seperti yang bisa
>
> anda lihat dalam webs diatas ini.
>
>
>
> Copy kedua baris website address diatas, kemudian paste-kan kedalam
>
> http address box yang ada dalam browser anda.  Kedua baris website ini
>
> sebenarnya merupakan satu baris saja, hanya karena tempat ini sempit
>
> address diatas menjadi terpecah dua baris.  Oleh karena itu jangan di
>
> Click langsung tapi di copy-paste.
>
>
>
> Untung, di Indonesia ajaran Islamnya bercampur dengan agama Hindu dan
>
> Buddha sehingga tidak mungkin bisa menerima praktek ajaran Islam yang
>
> murni seperti yang dilakukan oleh anak2 yang hidup dalam lingkungan
>
> yang benar2 Islamiah seperti halnya perkampungan2 diPakistan.
>
>
>
> Anak2 Islamiah yang dididik keimanannya secara fundamentalist murni
>
> ajaran Islam, tentu hasilnya seperti ini bukan karena salah baca atau
>
> salah belajar, bukan karena konteks lingkungan yang berbeda dan juga
>
> bukan salah anaknya melainkan salah ajarannya yang tertulis dalam
>
> Quran itu sendiri.
>
>
>
> Bisa jadi dalam pikiran anda bahwa apa yang dilakukan anak2 7 tahun
>
> ini tidak mungkin terjadi di Indonesia, tapi pikiran itu salah, karena
>
> apa yang dilakukan anak 7 tahun disini sudah benar2 terjadi pada tahun
>
> 1965 yang dilakukan oleh GP Ansor yang juga membawa anak2 kecil dengan
>
> menggunakan goloknya mereka memotong kepala tetangganya sendiri,
>
> bahkan ada yang menggorok saudara seibu sebapaknya sendiri.
>
>
>
> Oleh karena itu jangan main2 dengan ajaran Islam seperti ini,
>
> kekejaman seperti ini justru bisa sengaja dilakukan oleh mereka yang
>
> bukan Islam ataupun sesama Islam juga.  Contohnya, Aceh yang sengaja
>
> dijadikan otonomi Syariah justru membuat Pemerintah RI lebih bebas
>
> membunuhi orang2 Aceh yang dianggapnya memusuhi negara sehingga
>
> disamakan dengan memusuhi Syariah Islam yang dengan mudahnya ditebas
>
> leher2 mereka ini tanpa kuatir terjadi perlawanan rakyatnya karena
>
> mereka sudah terbius ajaran2 seperti ini yang tanpa disadari digunakan
>
> untuk merugikan mereka sendiri yang mempercayainya.
>
>
>
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>

Kirim email ke