kalo ga salah, quran menyatakan bahwa "segala mukjizat itu bersumber dari 
allah" dan bukannya muhammad. bukan berarti si nabi nggak bisa melakukan 
mukjizat kan? 

kalaupun seandainya si nabi tidak melakukan mukjizat tapi ada di hadits -yang 
mana berarti kebohongan luarbiasa- trus kenapa? lihat ke kondisi kontemporer 
deh, orang2 masih sangat terpukau dengan hal2 mistis dan semacamnya saat ini. 
mungkin banget kalo kisah2 mukjizat itu dibentuk secara sengaja demi menjual 
nama sang nabi. kalo kayak gini sih... ya tinggal diabaikan aja kan?

kita bisa mikir gitu. kalo orang2 goblok itu merasa tenang dengan kebohongan 
yang mereka telan, biarin aja lah. semua orang butuh candunya masing2.

lurino
/tukangmikir

--- On Tue, 8/5/08, gkrantau <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: gkrantau <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [zamanku] Re: *********  Tidak Pernah Dikenal Ada Hadits Yang Sahih 
!!!          *********
To: zamanku@yahoogroups.com
Date: Tuesday, August 5, 2008, 9:56 PM










    
            BAGAIMANA kalo banyak hadist yg bertentangan dg ayat2 Qur'an? Satu 
contoh saja: Qur'an jelas2 mengatakan bhw Muhammad tidak pernah melakukan 
mujizat krn mujizat itu hanya ada pada Aulloh. Tapi banyak hadist yg ngoceh ttg 
Muhammad membelah bulan, mengucurkan air minum dari jari2nya, dst.

Gabriela Rantau

--- In [EMAIL PROTECTED] .com, Lurino <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> seandainya persepsi itu tidak diakui kebenarannya, maka dunia nyata nggak 
> pernah ada, karena yang ada hanyalah persepsi kita yang salah tentang dunia 
> nyata. nggak ada tu yang namanya pesawat terbang, komputer, dan film porno, 
> karena yang ada hanyalah persepsi yang diragukan kebenarannay tentang objek2 
> tersebut.
> 
> tafsir, adalah hasil pemikiran, usaha para pemikir saat itu untuk 
> menterjemahkan quran pada orang awam. validitasnya diukur bukan dari 
> kebenaran hadits relatif terhadap kebenaran quran, tapi diukur dari 
> kesesuaian antara isi hadits dengan isi quran. tingkat kebenaran hadits 
> jelas2 lebih rendah dari quran. tapi bukan berarti hadits itu gak valid.
> 
> kalau anda meragukan quran, itu urusan anda. tapi secara akademis dan ilmiah, 
> quran sebagai teks memiliki tingkat kebenarannya sendiri yang gak bisa anda 
> ubah kecuali anda tuhan, atau seorang teolog tingkat dunia. yang jelas gak 
> mungkin, karena pemahaman anda tampaknya juga terbatas, mirip seperti 
> tetangga saya yang tukang sampah itu.
> 
> lurino
> /tukangmikir
> 
> --- On Fri, 8/1/08, Hafsah Salim muskitawati@ ... wrote:
> From: Hafsah Salim muskitawati@ ...
> Subject: [zamanku] *********  Tidak Pernah Dikenal Ada Hadits Yang Sahih !!!  
>         *********
> To: [EMAIL PROTECTED] .com
> Date: Friday, August 1, 2008, 11:49 AM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>     
>             
> 
> *********  Tidak Pernah Dikenal Ada Hadits Yang Sahih !!!         
> 
> *********
> 
> 
> 
> Arti "Sahih" dalam bahasa Inggrisnya disamakan sebagai "Valid".
> 
> Perdefinisi, "Valid" berarti hal2 yang dipastikan kebenarannya karena
> 
> sudah lulus dalam berbagai test2 pembuktian yang valid, artinya telah
> 
> lulus validasinya.
> 
> 
> 
> Hadits itu berisi "TAFSIR2" dari isi Quran.
> 
> Padahal, perdefinisi, "tafsir" itu disamakan artinya dengan "tebak2an".
> 
> 
> 
> Tak bisa disangkal, bahwa "tebak2an" sama sekali bukan kepastian dan
> 
> belum pernah diuji validasinya, dan tidak atau belum lulus dalam test2
> 
> pembuktian yang valid.
> 
> 
> 
> Kesimpulannya, jelas dan pasti.  HADITS TIDAK ADA YANG SAHIH.  Karena
> 
> memang tidak pernah tebak2an itu sahih.
> 
> 
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>



      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke