Yang bilang bahwa saudi adalah negara 100% syariah itu sopo?
Kepincangan2 Saudi adalah:

1.Hidup terlalu mewah,padahal khalifah dulu mati gak ada itu istana
Muhammad,istana Abu bakar dll.Si King saudi ini ada istana di Laut
Merah.Mobil2 di Jedah itu Mercy,BMW,Lexus berseliweran.

2.Mengijinkan tentara AS magrok dinegaranya.jadi malah minta tolong
kpd Kafir untuk memusuhi Sadam.Waktu itu sadam sedang menginvasi Kuwait.

3.Dengan Iran malah mungsuhan dg Amerika malah gandengan.

Makanya benar sabda Nabi:sebaik baik umat adalah jamanKu,lalu jaman
kekhalifahan ,lalu sesudahnya,lalu sedudahnya lagi.Jadi makin jauh
dari nabi kwalitas mukmin tambah rendah.Sampai nanti muncul Imam
Mahdi.Na kalau sudah muncul tokoh tsb Islam boleh jaya lagi.

Shalom,
Tawangalun.
- In zamanku@yahoogroups.com, "gkrantau" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> SEKEDAR nimbrung dikit! Mnrt laporan media massa Indonesia, di kota SUCI
> Mekkah juga terdapat banyak pelacur beroperasi. Antara laen mereka
> adalah ex-TKW asal Indonesia yg lari dari boss mereka dan ditampung oleh
> laki2 Indonesia yg bertindak sbg germo mereka.
> 
> Pelacur2 asal Indonesia, Bangladesh dan India (semuanya Muslimah, lho!)
> terkenal murahnya dan juga laris di antara Muslim asal Pakistan, Mesir
> dan juga orang2 Arab setempat.
> 
> Gabriela Rantau
> 
> --- In zamanku@yahoogroups.com, "Hafsah Salim" <muskitawati@> wrote:
> >
> > Mungkinkah Kekuasaan Syariah Itu Diperintah Oleh Kafir ???
> >                                        *              *
> > Marilah, saya mengajak semua orang Aceh, juga ulama2, juga umat Islam,
> > untuk kita sama2 ber-bincang2 dengan penuh kejujuran, keterbukaan yang
> > benar2 berdasarkan realitas yang ada untuk kita cocokan seperti apa
> > seharusnya Hukum Syariah itu diterapkan.
> >
> > Perbedaan2 pandangan maupun akidah sesama umat Islam jelas tidak bisa
> > kita singkirkan, namun saya sama sekali tidak ingin mempermasalahkan
> > per-bedaan2 ini untuk dijadikan debat kusir yang tidak ada ujung
> akhirnya.
> >
> > Mari, kita lihat Syariah di Arab Saudia, maka begitulah bentuk hukum
> > dari negara Syariah, mau dikritik jelek atau dikritik bagus terserah
> > kepada pandangan anda2 saja.  Namun ada satu hal disini yang sangat
> > menarik untuk anda semuanya memperhatikannya.  Yaitu, Raja Arab Saudia
> > adalah Khilafah, adalah Caliph yang berkuasa penuh.  Apapun yang mau
> > anda kritik, tetap sang Caliph itu yang benar karena dia memang
> berkuasa.
> >
> > Buktinya, Syariah itu melarang bahkan anti pelacuran yang artinya kalo
> > ada yang tertangkap terlibat pelacuran maka pelaku2nya akan ditangkap
> > dan dihukum mati dan ini betul2 dibuktikannya tidak bisa main2.
> > Secara moral Islam, mungkin banyak umat yang setuju dan memuji bahwa
> > cara ini sangat baik untuk mendidik moral umat.  Tapi ada juga yang
> > mengkritiknya, bahwa cara2 ini membuat turis takut dan devisa
> > terhambat masuk sehingga merugikan pariwisata.  Kedua pendapat ini
> > meskipun saling bertentangan, tetap mempunyai kebenarannya masing2,
> > mempunyai kebaikannya masing2.  Setelah sang Caliph ini mempelajarinya
> > dalam jangka waktu yang lama, maka dibuatlah keputusan oleh sang maha
> > Caliph yang berkuasa ini dimana kedua kota suci yaitu Mekah dan
> > Madinah diatur sedemikian rupa sehingga betul2 sesuai dengan ajaran2
> > Quran yang paling fundamentalist dan orthodox.
> >
> > Dilain pihak, sang Caliph menjadikan kota Ryadh berkembang secara
> > seculer dan betul2 menjadi kota turis dimana pelacuran atau minuman
> > keras atau segala apapun yang dilarang dalam Syariah bisa anda temukan
> > disini.
> >
> > Naaah......  Apa yang bisa anda simpulkan dengan kenyataan ini????
> > Gampang sekali, bahwa kebebasan seculer yang terjadi disini berada
> > dibawah otonomi perlindungan Syariah.  Beginilah sesungguhnya bentuk
> > hukum syariah yang di-cita2kan dalam Quran sehingga ada kalanya umat
> > Islam menggunakannya untuk sebagai propaganda dakwah bahwa Syariah ini
> > juga melindungi umat agama lain, melindungi berhala, dsb, dsb, padahal
> > kesemuanya ini bukanlah membolehkan melainkan atas pertimbangan untung
> > rugi penguasa syariah itu sendiri dalam mengambil keputusan.  Tapi
> > apapun pendapat anda, begitulah Syariah yang di-cita2kan dalam Islam
> >
> > Sebaliknya, apa yang terjadi di Aceh, SAMA SEKALI BERTOLAK BELAKANG
> > DARI KEKUASAAN SYARIAH DI ARAB SAUDIA KARENA OTONOMI SYARIAH INI
> > JUSTRU DIBAWAH DAN DICIPTAKAN OLEH PENGUASA SECULER, padahal di Saudia
> > Arabia otonomi seculer itu justru dibawah dan diciptakan oleh penguasa
> > Syariah.
> >
> > Dengan kata lain untuk to the point, OTONOMI SYARIAH DI ACEH BUKANLAH
> > SYARIAH, malah bisa disamakan dengan kamp pengungsi, yang disini lebih
> > cocok kita namakan kamp syariah.
> >
> > Kedudukan kamp syariah, bisa disamakan dengan tawanan2 di Guantanamo
> > yang diizinkan atau diperbolehkan beribadah Islam maupun bershalat
> > secara Islam yang fasilitasnya disediakan oleh orang2 kafir yang jadi
> > penguasa penjara itu.
> >
> > Tentu kita semua umat Islam tidak akan memahami penjara GUANTANAMO
> > SEBAGAI PENJARA SYARIAH, begitulah sama halnya, TIDAK MUNGKIN KITA
> > BISA MEMAHAMI BAHWA OTONOMI SYARIAH SEBAGAI WILAYAH NEGARA YANG
> > BERSYARIAH.
> >
> > Ny. Muslim binti Muskitawati.


Kirim email ke