Kerukunan Beragama Artinya Sama2 Memerangi Agama2 !!!              
                                         

Disemua agama tidak ada ajaran kerukunan beragama, yang ada justru
sebaliknya saling menghujat antara umat yang beragamanya berbeda yang
memungkinkan untuk saling memusnahkan.

HAM sendiri tidak terdapat point2 yang mengandung istilah kerukunan
beragama, yang ada justru kerukunan sesama umat manusia tanpa
membedakan agamanya.  Lalu agama mana yang tidak membedakan manusia
atas agamanya ???  Mungkin cuma Buddha, karena sesungguhnya Buddha
sendiri bukanlah agama.

> manneke budiman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Betapapun sulitnya membangun kerukunan antaragama, 
> kita nggak pernah boleh menyerah dalam pesimisme,
> apalagi jadi apatis. Lebih baik pakai energi untuk
> berupaya bangun jembatan setiap kali kesempatan itu
> muncul daripada dibuang-buang untuk melestarikan perseteruan.

> "cahya dewi" <[EMAIL PROTECTED]>
> Awalnya saya lega akhirnya ada orang yang berani
> membicarakan tentang perdamaian antar agama, which
> is bang ade. Thank a lot udah ngasih pencerahan. Ok,
> awal2nya emang banyak yang akhirnya berbeda pendapat.
> Tapi kok lama kelamaan, keliataannya jadi kasar ya. 


Siapapun yang menggunakan istilah kerukunan beragama tentu bermaksud
agar tidak ada sikap dholim dari agama mayoritas terhadap agama
minoritas, namun pada hakekanya kerukunan Beragama Artinya Perang
Agama, karena disemua ajaran agama se-benar2nya tidak pernah ada
ajaran tentang kerukunan beragama.

Kalo terjadi perang agama, kemungkinannya cuma satu yang menang,
enggak bisa ada kompromi dimana dua2nya bisa berdamai.  Yang menang
atau yang kuat kemudian memusnahkan yang kalah atau yang lemah,
begitulah hukumnya dalam beragama untuk bisa terjadi perdamaian
ataupun kerukunan beragama.

Dalam agama Buddha sendiri tidak dikenal kerukunan beragama, mereka
mengajarkan kerukunan sesama manusia bukan merukunkan agamanya !!!

Buddha selalu mendorong atau mengajarkan agar sesama manusia hidup
dalam kedamaian, dalam hal ini mereka mengabaikan apapun agamanya,
akibatnya, ajaran Buddha sama sekali tidak peduli apakah agamanya itu
saling bertentangan, ataupun agamanya saling bermusuhan, asalkan
manusia2 pemeluknya bisa berdamai sudah cukup.

Padahal, karena ajaran masing2 agama saling menghujat agama lainnya,
maka masing2 umatnya juga mempertahankan hujatannya itu dengan jihad
sehingga mana mungkin bisa manusianya berdamai selama ajaran agamanya
tidak memungkinkan perdamaian.

Jadi kalo anda2 mau memahami kerukunan beragama yang sebenarnya adalah
semua orang Kristen masuk Islam, karena hanya agama Islam itulah yang
paling benar.  Semua Buddha juga masuk Islam, semua Hindu, konghucu
dll, semuanya masuk Islam, maka terjadilah kerukunan beragama meskipun
tidak mungkin rukun dengan Islam Ahmadiah atau Islam2 lainnya yang
kalah kuat.

Kerukunan beragama artinya tidak boleh ada gereja dan kuil disekitar
lingkungan umat Islam.  Dan semua gereja dan kuil harus dibakar.

Umat Kristen, Katolik dan Hindu Buddha boleh bekerja sama dalam
kerukunan beragama dengan umat Islam dalam bekerja bakti gotong royong
sama2 membantu membakari gereja dan kuil2 mereka masing2.

Begitulah realitas sebenarnya kerukunan beragama.

Di-negara2 maju seperti di Amerika, tidak pernah dikenal kerukunan
beragama.  Yang ada justru larangan semua umat beragama untuk
mempropagandakan masing2 agamanya di-tempat2 publik.

Ny. Muslim binti Muskitawati.





Kirim email ke