Genah Badr itu di lokasinya Madinah berarti yang nglurug itu wong Kafir
Makah gitu lo.
Pihak Abu Sofyan 1000 orang senjatanya lengkap, pihak Nabi gur 300 orang
dg senjata seadanya.Ning kok menang?
Abu Sofyan yang katamu dirampok kok akhirnya malah mbalik jadi sahabat
Nabi.Opo Amerika bisa menjadikan lawannya Bangasyir atau Amrozy sahabat
mBush?kalau gak bisa berarti mBush masih kalah sama Nabi saya.Sebab
seluruh wong Makah itu akhirnya mbalik semua.

Shalom,
Tawangalun.
--- In [EMAIL PROTECTED], "[EMAIL PROTECTED]"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Perampokan Badr II - Maret 624M
Dari Faithfreedompedia
Langsung ke: navigasi, cari
[FaithFreedom]
Teror Sembilan : Perang BADR II Dipimpin oleh Muhammad â€"
Maret, 624M
Telah disebutkan sebelumnya (Teror 6) bahwa Muhammad dan gerombolannya
meleset sedikit dalam usaha merampok kafilah Quraysh pimpinan Abu
Sufyan. Seperti yang telah ditulis sebelumnya, ketika Muhammad tiba di
al-Ushayrah untuk menyerang kafilah ini, dia tertegun ketika tahu bahwa
rombongan kafilah banyak harta ini sudah berlalu dua hari sebelum dia
sampai di sana. Tentu saja, gerombolannya yang haus jarahan perang
merasa kecewa dengan kegagalan ini. Akan tetapi Muhammad sudah
memperkirakan bahwa kafilah yang sama mungkin dapat diserang sewaktu
kembali dari al-Sham (Syria). Yang dibutuhkan sekarang adalah kesabaran
menunggu selama tiga bulan untuk menyerang kafilah itu waktu kembali.
Dengan kemungkinan ini, Muhammad mulai merekrut Jihadi2 baru untuk
perampokannya yang berikut.
Di mesjidnya, dia memanggil orang2 Muslim dan meng-iming2i mereka untuk
menyerang kafilah Quraysh yang memuat banyak harta benda. Dia berkata
pada kelompoknya,”Kafilah Quraish ini memuat harta kekayaan kita.
Pergilah dan seranglah mereka, mungkin ALLAH akan memberikan mereka
sebagai mangsa kita.” Meskipun begitu, dia tidak pernah sekalipun
menyebutkan hal rencana perampokan ini kepada penduduk Medinah setempat.
Mereka selama ini mengira dia itu nabi yang rendah hati, suci,
terhormat, cinta damai, tak suka berperang, penuh kasih sayang dan belas
kasihan. Banyak Muslim yang sangat kaget dengan apa yang dikatakan
Muhammad saat berkumpul di mesjid itu dan mereka tidak percaya ketika
dia mengajak mereka untuk bergabung dengannya dalam usaha merampok.
Mereka benar2 kaget. Akan tetapi, angan2 dapat harta jarahan lalu
menguasai pikiran mereka dan akhirnya banyak yang bergabung untuk dapat
kesempatan memperbaiki kondisi ekonomi mereka dengan cara merampas
harta orang lain.


Kirim email ke