Saya setudju kalau rokok diharamkan, sebab (a)  merokok  sama dengan membakar 
uang hasil pendapatan, (b) tidak ada gunanya untuk kesehatan tubuh, dan (c) 
malah merusak kesehatan.

Di banyak negeri  di Europa  dilarang merokok dalam  restauran,  rumah kopi,  
auto bus, trem, kereta api, kapÄal terbang.

Para kijai, ulama, ustad perokok tentu saja menentang atau kalau tidak 
menentang mereka akan merokok sembunyi-sembunyi, sebab tidak mudah perokok 
berhenti merokok.


  ----- Original Message ----- 
  From: L.Meilany 
  To: [EMAIL PROTECTED] ; IrwanK ; zamanku 
  Sent: Wednesday, August 13, 2008 9:42 AM
  Subject: [zamanku] Re: [wanita-muslimah] Re: MUI Berencana Haramkan Merokok



  Mikir2 dulu dong kebanyakan ulama, kyai2, ustad kan merokok.

  Salam, 
  l.meilany
    ----- Original Message ----- 
    From: mediacare 
    To: IrwanK ; zamanku ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] 
    Sent: Tuesday, August 12, 2008 3:16 PM
    Subject: [wanita-muslimah] Re: MUI Berencana Haramkan Merokok


    Ini kan sekadar pancingan agar pabrik rokok masok dana ke MUI

    Habis itu mrk akan diem deh

    Kalo mau ya sekarang aja diharamkan tak perlu berencana segala

    ----- Original Message ----- 
    From: IrwanK 
    To: Forum Kompas ; Fuad Baradja 
    Sent: Tuesday, August 12, 2008 3:15 PM
    Subject: MUI Berencana Haramkan Merokok

    Pak Bos,

    Ini kabar menarik bagi para penggiat anti rokok dan kesehatan.. :D
    Semoga bermanfaat dan membawa kebaikan bagi semuanya..

    -- 
    Wassalam,

    Irwan.K
    "Better team works could lead us to better results"
    http://irwank.blogspot.com/

    ----------------

    MUI Berencana Haramkan Merokok 
    Selasa, 12 Agustus 2008 - 13:48 wib
    Andrew Maradona Konserio - Okezone
    JAKARTA - Rokok termasuk salah satu jenis narkoba, karena itu Majelis Ulama 
Indonesia (MUI) berpikir, perlunya menetapkan bahwa merokok itu
    hukumnya haram.

    Hal tersebut disampaikan Ketua MUI Amidhan dalam jumpa pers mengenai fatwa 
MUI terhadap merokok di Gedung MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa 
(12/8/2008).

    Amidhan menambahkan, kesepakatan sementara MUI menyetujui anak dilarang 
merokok karena merusak masa depan.

    "MUI menyetujui anak dilarang merokok karena merusak masa depan. MUI
    juga melarang iklan rokok yang melibatkan anak dan sekolah," kata Amidhan.

    Tidak hanya Ketua MUI yang menanggapi mengenai bahaya merokok, Ketua Komnas 
Perlindungan Anak Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto itu pun 
mengimbau hal serupa.

    "Kami melarang industri rokok untuk menggunakan keterlibatan anak dan 
remaja pada iklan rokok," imbaunya.

    Menurutnya, perilaku merokok disebabkan karena dibentuk oleh industri
    rokok yang tidak mendidik melalui iklan-iklan. Selain itu, peraturan
    daerah (Perda) merokok di Jakarta tidak efektif karena tidak menyentuh
    aspek emosi.

    "Diperlukannya penciptaan syair dan lagu untuk anak tentang bahaya merokok. 
Anak-anak terlantar menjadi korban terbanyak merokok karena untuk mengalihkan 
segala penderitaan mereka," tandasnya. (lsi)

    [Non-text portions of this message have been removed]




   

Kirim email ke