Eksekusi Amrozi Bisa Jadi Bingkisan Ramadhan                
                                         
Kalo Amrozi belum dieksekusi belum bisa diprediksi sebagai bingkisan
Ramadhan, karena bukanlah tidak mungkin justru Amrozi dibebaskan bukan
dieksekusi, dan keduanya, eksekusi maupun pembebasan Amrozy sama2 bisa
menjadi bingkisan Ramadhan dari aspek pandangan kelompok2 yang
berlawanan.  Kemungkinan eksekusi atau dibebaskan adalah fifty-fifty
atau sama2 besar kemungkinannya.


> manneke budiman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Apakah Amrozi ada hubungannya sama Muslim?
> Dia dihukum karena ngebom, bukan karena Muslim.
> Sama dengan kalo ada orang Muslim dihukum
> karena narkoba, dia dihukum karena narkoanya,
> bukan muslimnya.
> 


Betul, dia dihukum karena perbuatannya ngebomb, tapi alasan atau
dorongannya untuk ngebomb itu justru karena dia adalah seorang muslim
sejati yang bersedia berkorban dalam melaksanakan agama Islam yang
menjadi kepercayaannya.

Namun bagi umat Islam lainnya secara mayoritas yang menganggap Islam
sebagai agama damai, maka tindakan Amrozi justru dianggap sebagai
mencoreng umat Islam atau Muslim.

Jadi kalo anda mau cari2 kaitannya antara hukuman terhadap Amrozi
dengan Muslim-nya, maka lebih cocok kaitannya adalah karena AMROZY
MENCORENG UMAT ISLAM SEHINGGA MERUGIKAN MUSLIM DISELURUH DUNIA SECARA
GENERAL.  Amrozy menjadi musuh para muslim bukan mendapatkan simpati
kebanyakan muslim.

Menghukum mati Amrozy justru bertujuan untuk menghapuskan prejudice
kepada muslim, karena meskipun ajaran Islam membenarkan pengeboman
oleh Amrozy, secara hukum tetap merupakan pelanggaran yang tidak
seharusnya dilakukan oleh seorang muslim.

Sama halnya dengan tindakan Yesus yang melindungi pelacur, dan
melarang siapapun untuk menghukum pelacur, bukan berarti umat Kristen
harus juga melindungi pelacur dan membebaskan para pelacur dari
hukuman yang berlaku.

Pada hakekatnya semua ajaran agama berisi hal2 yang melanggar nilai2
kemanusiaan, namun sebagai umat kita cuma sebatas percaya dan
menggunakan kepercayaan sebatas hiburan bukan mempraktekan hukum atau
ajaran agamanya untuk pelanggaran HAM meskipun dijanjikan pahala.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke