MEMANG AGAK aneh, kata sorga dlm Bahasa Qur'an ialah jannah/jannat. Kata
ini-pun pinjaman dari kata Persia yg artinya 'taman'.

Semestinya hal2 yg penting, yg mustahak dlm kitab suci (terutama karena
katanya ditulis dlmbahasa yg sempurna, bahasa sorgawi) harus ditulis dlm
bahasa sorgawi itu. Aneh bin ajaib berbagai kata, konsep yg sangat
penting dlm Islam disebut dg kata2 pinjaman dan bahkan tidak disebut2
dlm Qur'an.

Berikut ini beberapa contohnya:

1. Kata 'tauhid' tidak muncul barang sekalipun;
2. Kata 'amin' yg selalu diucapkan dlm salat, juga tidak ada dlm Qur'an;
3. Kata Yerusalem ato 'Al Quds' juga tidak ada dlm Qur'an. BTW 'al Quds'
ini adalah nama yg diberikan kpd kota pusat penyebaran Islam di Jawa yg
kita kenal dg nama Kudus (terkenal dg sotonya)
4. Spt ditulis di atas kata 'jannah' dipinjam dari Bahasa Persia begitu
juga kata 'jahanam' -'neraka' adalah kata pinjaman krn konsepnya juga
pinjaman.
5. Yg fantastis ialah kata 'Qur'an' adalah pinjaman dari kata 'QERYAN'
(asal dari Bahasa  Aram dialek Timur) yg artinya daftar bacaan ayat2
Alkitab yg dlm Bahasa Inggris disebut sbg 'Lectionary'.

Gabriela Rantau

--- In zamanku@yahoogroups.com, "mediacare" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Orang Islam seumur hidupnya tak akan bisa masuk surga. Tahukah Anda,
bahwa surga itu milik orang-orang Hindu dan Buddha. Kata "surga" adalah
kata Sanskerta, "svar" (suara) + "ga" (gunung". Jadi, surga merupakan
tempat yang tinggi yang dipenuhi oleh keindahan suara. Makanya, ada
asumsi surga itu di langit.
>
> Dalam kitab Ramayana Kakawin "Swargangku pangaha hyang Indra", sorgaku
yang dijanjikan oleh Dewa Indra.
>
> Nah, lho, dari mana dalilnya bahwa orang-orang Islam bisa masuk surga.
Mbok dicari hadis maupun ayat Alquran, ya seumur hidup tak akan
menemukan kosa kata surga. Yang jelas, orang-orang Hindu dan Buddha yang
berbuat kebajikanlah yang akan dimasukkan ke dalam surga... :))
>
> Kalau landasan umat Islam ialah "li qaallaah" bertemu dengan Allah.
Kita berasal dari Allah dan akan kembali kepada Allah (QS 2:156). Nah,
dalam perjalanan kembali kepada-Nya kita mampir di "jannaat" alias di
taman-taman. Kita saja yang GR kalau jannaat itu diartikan surga karena
mengambil kavling orang Hindu dan Buddha. Seharusnya kita malu....
>
> Wassalam,
>
> achmad chodjim
>

Kirim email ke