Nyonya, kenapa sih ente itu bisanya cuma menulis kasus-kasus yang menjelekkan 
sepihak saja, mana kasus-kasus penyerangan terhadap umat islam? Bosnia 
contohnya. Kepikir nggak sih kalau aksi terror yang saat ini yang menurut ente 
dilakukan oleh umat islam itu merupakan akumulasi atau klimaks dari 
perbuatan-perbuatan yang dulu dilakukan orang-orang terhadap islam? tak ada 
asap jika tak ada api. selamanya akan tetap berlaku, ISLAM ADALAH AGAMA 
PERDAMAIAN, mau ente otak-atik kayak apa, itu fakta yang nggak akan bisa 
hilang. seperti juga orang lain mengatakan agama mereka adalah agama 
perdamaian. selamat menjalankan ibadah puasa nyonya muskitawati

--- On Mon, 8/25/08, Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [zamanku] Terror Jihad Hanya Umat Islam Pelakunya !!!!
To: zamanku@yahoogroups.com
Date: Monday, August 25, 2008, 10:56 AM










    
            Terror Jihad Hanya Umat Islam Pelakunya !!!!

                                                 

> "rayden992000" <rayden992000@ ...> wrote:

> kalo diteliti lebih jauh (bisa disurvei dihitung

> ato wawancara) sebenarnya ada berapa persen sih

> umat beragama yang berbuat jelek?(tidak hanya islam).

> Jika kita hanya menilai jelek sebagian kecil

> kelompok orang yang mengatas namakan agama,suku,

> kelompok,geng, dll terus kita mendoktrin bahwa 

> semua pengikutnya juga jelek, apakah itu adil?

> bahasa indonesianya generalisasi

> 



Jelas generalisasi enggak boleh, satu yang jelek janganlah dituduh

semuanya jelek. Juga kalo ajarannya yang jelek janganlah dituduh

umatnya yang jelek.



Demikianlah, sebagai umat Islam kita harus menolak Quran karena secara

generalisasi menuduh orang yahudi jelek, menuduh orang kafir jahat,

cuma membanggakan agama Islam yang paling baik meskipun ajarannya

biadab membunuhi Yahudi dan kafir secara generalisasi.



Islam mengajarkan umatnya untuk mencurigai semua yang bukan Islam

karena orang2 kafir itu tidak akan berhenti sebelum menjadikan kamu kafir.



Sebaliknya Islam mewajibkan umatnya untuk mengIslamkan dunia, jangan

berhenti sebelum semuanya Islam.  Mereka yang menolak Islam adalah

musuh.  Musuh harus diperangi.  Musuh harus dibunuh.



> contohnya ada yg bilang org islam teroris, ada

> nggak sih buktinya dari 1 milyar umat muslim,

> yg teroris 90%.bisa jadi yg teroris cuma 10 org

> itu aja belum pasti muslim (bisa jadi cuma ngaku2).

> 



Yang terorist cuma satu, tapi yang dukung semua yang mengaku Islam dan

yang tidak mendukung dituduh kafir.



> Ya monggo ini bisa jadi renungan dan bisa jadi

> alarm tanda bahaya bahwa kita harus sering

> berhati-hati menjalani hidup.Beberapa info

> tidak jelas dan tidak bertanggung jawab (sumbernya)

> bisa menyulut api yg sangat besar (provokasi

> propaganda). Jika mencerna informasi hendaknya

> bisa ditelaah lebih jauh dari mana sumbernya dan

> valid ato tidak, jangan diambil mentahnya terus

> disebarluaskan, karena bisa menyebabkan hal2 yg

> tidak diinginkan.

> 



Waah... kalo ngomongin bukti sih se-abrek2, Islam Ahmadiah diteror

apakah bukan bukti ???  Pemerkosaan amoy2 apakah bukan bukti ??? 

Membakar mesjid Ahmadiah apakah bukan bukti ???  Membakar gereja2

apakah bukan bukti ???  Menghina, memfitnah, dan menodai Islam

Ahmadiah apakah bukan bukti ???  Belum lagi terror2 diseluruh dunia. 

Lima puluh negara bagian Amerika diserang oleh lebih dari dua ribu

terorist Jihad dari Arab, Mesir, Yordania, Irak, dan Syria.



Pemerkosaan amoy2 di Jakarta, ada bukti video-nya, ada bukti

korban2nya, ada bukti visum et repertum-nya, ada bukti kesaksian

saksi2 mata, ada bukti pengakuan pelakunya, tetapi pemerintah bilang

pemerkosaan tidak ada bukti2nya dan tak satupun yang ditangkap.



DiRussia, balita dibomb mati 600 balita.  Di Irak, di Mesir, di

Indonesia, semua terror Jihad melakukan terror atas dorongan pahala

disorga yang dijanjikan Quran.



Buat apa dibuat Kubu Dunia "War on Terror"????  Jelas ya, ada terror,

tentu harus ditumpas, demikianlah kubu anti terorist ini dibentuk.



Ny. Muslim binti Muskitawati.




      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke