Press Release

 

Kepada Yang Terhormat,

Pemimpin Redaksi Koran, Majalah, TV dan Radio

Di Tempat

 

Undangan Pers

Dari Perempuan Indonesia Untuk Perdamaian

 

Semua ajaran agama, termasuk ajaran Islam sangat memuliakan kedudukan
perempuan. Bahkan dalam keadaan perang, Nabi Muhammad SAW dengan jelas dan
tegas melarang siapapun untuk melakukan kekerasan dan penganiayaan terhadap
perempuan, mereka yang lanjut usia dan anak-anak. Perempuan berhak
mendapatkan perlindungan.

 

Tetapi pada Tragedi Monas 1 Juni 2008, di mana anak-anak bangsa dari
berbagai latar belakang agama, suku, gender dan usia berkumpul untuk
merayakan Hari Lahirnya Pancasila yang ke-63, sekelompok massa yang sebagian
besar beratribut Front Pembela Islam (FPI) menyerang kami, termasuk kaum
perempuan.

 

Salah satu teman kami, seorang putri Bali, bahkan harus mengalami gegar otak
permanen akibat sebuah pukulan benda keras di bagian belakang kepalanya. Ada
juga seorang ibu yang mengalami luka sobek & memar di bagian mulutnya karena
terkena benda runcing.

 

Namun, mereka yang melakukan penyerangan ini, menyangkalnya walaupun
langsung terbantahkan dengan tayangan-tayangan media yang merekam Tragedi
Monas. Mereka tetap bersikeras tidak melakukan penganiayaan kepada
perempuan.

 

Maka, kami kaum perempuan yang menjadi saksi dan korban dalam Tragedi Monas
1 Juni 2008, bertekad menceritakan kejadian sebenarnya serta penderitaan
yang harus kami alami baik secara fisik maupun psikologis akibat penyerangan
brutal yang sangat tidak manusiawi ini. Kami berharap, kekerasan atas nama
agama yang telah kami alami tidak akan lagi terjadi lagi di sebuah negeri
yang beradab, berbudaya dan beragam ini.

 

Untuk itu kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara, baik wartawan maupun khalayak
umum untuk hadir pada Press Conference yang akan dilaksanakan pada:

 

            Hari/Tanggal: Rabu, 10 September  2008

            Waktu : 13.30-14.45 WIB

            Tempat: Pers Room-Gedung DPR RI Jakarta Pusat

 

Pada kesempatan ini kami ingin juga mengajak kaum perempuan untuk
menyuarakan semangat anti-kekerasan (non-violence) dan cinta damai. Semoga
pesan-pesan perdamaian menyebar ke seluruh penjuru Nusantara.

 

 

 

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi : Muslihah-081389906800

 

 

http://IslamNon-Violence.Org

Contact us thru email : [EMAIL PROTECTED]

 

Kirim email ke