2008/9/10 Hati Nurani <[EMAIL PROTECTED]>:
> Romo Maryo :
>
> Lalu Yesus memandang murid-murid- Nya
> dan berkata: "Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang
> empunya Kerajaan Allah.
> ==================================
>
> Bening :
> Para pengkhotbah, juru dakwah sering bicara yang muluk-muluk, tetapi jarang
> sekali yang mampu Mempraktekkan Apa yang dibicarakan.
>
> Ayat diatas menunjukkan bahwa " berbahagialah kamu yang miskin", adalah
> Perintah yang sangat Jelas, agar pengikut Nabi Isa adalah supaya Hidup
> miskin, jangan dilarang Kaya.
>
> Ayat diatas bukan penghiburan semata bagi yang miskin, tetapi adalah
> PERINTAH untuk hidup miskin. Buktinya, bagi mereka yang Kaya, dianjurkan
> untuk menjual harta dan membagikan hartanya untuk orang miskin. Mai bukti
> ???
>
> Baca Markus 10:21
>
> Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata
> kepadanya: "Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang
> kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan
> beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.."
> =================================
>
> Menjual harta dan hidup miskin adalah kalan para orang Suci yang hendak
> 'bertemu" kepada Tuhan. Semua orang Suci yang hendak bertemu dengan TUHAN
> dan melalui Jalan Sufi, pastilah diperintahkan untuk meninggalkan Kehidupan
> dunia.
>
> Contoh ketika Bupati Semarang yang bernama Adipati PANDAN ARAN, ketika sadar
> akan kesalahannya, lantas hendak mengikuti atau berguru kepada Sunan Kali
> Jaga, maka oleh Sunan Kalijaga untuk meninggalkan HARTA dan TAHTA, untuk
> mengikuti Jalan Rohani hendak bertemu TUHAN..........
>
> Sanggupkah Pengikut Nabi Isa hidup MISKIN dan mengikuti Perintahnya yang
> JELAS-JELAS dan GAMBLANG tertulis dalam ALKITAB......
>
> Salam,

M :
ini salah persepsi.
mengikuti tuhan berarti melepaskan segala KETERIKATAN. ini adalah
esensi dari perkataan yesus diatas.
itu bukan PERINTAH untuk hidup miskin. tapi melepaskan diri dari KETERIKATAN.
keterikatan dengan harta adalah satu hal yang sangat sulit dilepaskan.
orang miskin yang sangat berambisi menjadi kaya, juga terikat dengan harta.
jadi intinya adalah keterikatan. dan bukan pada kondisi miskinnya.

Kirim email ke