Hati yang berkualitas adalah hati yang jauh dari fitnah dan kebencian.
 
Majalah Porno di ketemukan di Rumah Riziq adalah Fakta. Tetapi kalau mengarang 
cerita yang belum tentu kebenarannya adalah bukan perilaku kaum intelektual.
 
Bening Hati selalu berpegang pada Ajaran Islam dalam Al Qur'an :
 
"janganlah kebencian kamu kepada suatu golongan menyebabkan kamu berlaku tidak 
adil"
 
Kalau anda tidak setuju dengan Riziq, silahkan aktivitas mana yang tidak anda 
setujui.
misalnya anarkis menyerang Cafe. Silahkan. 
 
Kalau anda tidak setuju dia menyimpan majalah porno, silahkan anda ungkap.
 
Tetapi mengarang cerita yang dia tidak lakukan, ini adalah Fitnah.
 
Bening Hati selalu mengajak kepada Kebenaran, dan membenci sesuatu secara 
proporsional.
 
Hati Nurani anda pasti membenarkan Bening Hati........kalau itu anda masih 
memiliki nurani dan memperjuangkan kebenaran.
 
Salam,


--- On Thu, 9/11/08, wirajhana eka <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: wirajhana eka <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [zamanku] Re: Rizieq Menolak Majalah Playboy Dijadikan Bukti
To: zamanku@yahoogroups.com
Date: Thursday, September 11, 2008, 2:24 AM







Hehehehe...
Kenapa harus sewot2 sieeehhh...
Bening Suci Hati Nurani berbicara masalah Kualitas Hati...
 
kualitas hati yang bagaimana jika 
 
Ia yang tidak mau menerima kenyataan bahwa FPI dan ketuanya menyimpan majalah 
porno
Kemaksiatan di pelihara di dalam rumah, didalam kantor, didekat mesjid
 
....bukan dibakar namun disimpan?
 
Sunggguh hati yang berkualitas.
 
 


Hati Nurani <hati_nurani_ [EMAIL PROTECTED] com> wrote:







Tulisan yang jauh dari akademis dan intelektual, menunjukkan kualitas hati.
 
Apa yang keluar dari mulutmu, itu berasal dari hati

--- On Wed, 9/10/08, Wirajhana <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:

From: Wirajhana <[EMAIL PROTECTED] com>
Subject: [zamanku] Re: Rizieq Menolak Majalah Playboy Dijadikan Bukti
To: [EMAIL PROTECTED] .com
Date: Wednesday, September 10, 2008, 6:06 AM





Mungkin Habib Rizdieg terbawa pada situasi perang jaman rasul dahulu yaitu 
ketika berhasil menaklukan satu daerah maka ada sesuatu yang dapat dijadikan 
rampasan perang yaitu harta dan Wanita sebagai Budak...masalahnya, saat itu 
harta yang ada cuma berupa Majalah dan isinya...kebetulan juga tentang 
Wanita..okelah tiada akar rotanpun berguna..masih nyambunglah. ..maka jadilah 
itu Harta rampasan
 
Disebutkan di hadis bahwa saat melihat hal-hal tidak baik maka saat anda 
berkedip dan masih melihat maka itu terhitung sebagai suatu Dosa

Sebagai harta rampasan, Majalah-majalah itu, masih ada gunanya tentunya... 
Paling tidak bisa dipakai itu para anggotanya untuk latihan kekuatan MATA 
terutama saat berhadapan dengan kaum `KAFIR dan KEMUNGKARAN' 

Majalah-majalah itu dijadikan sarana untuk LATIHAN MELOTOT..mereka bertahan 
sekuat2nya untuk tidak berkedip...maka dari itu, kalo kita perhatikan.. 
.plototan para anggota FPI sangat bagus, bukan?!
--- In [EMAIL PROTECTED] .com, "Sunny" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> http://www.liputan6 .com/news/ ?id=164956&c_id=2
> 
> 
> 
> 
> 08/09/2008 16:47 - Kasus FPI
> 
> Rizieq Menolak Majalah Playboy Dijadikan Bukti
> 
> 
> Liputan6.com, Jakarta: Ketua Umum Front Pembela Islam, Habib Rizieq, 
> menyatakan keberatan atas bukti berupa majalah Playboy dan beberapa foto 
> bugil yang ditemukan di rumahnya. Hal itu diungkapkan Rizieq dalam sidang 
> lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (8/8).
> 
> Dalam sidang kasus insiden Monumen Nasional hari ini, dua orang polisi yang 
> menangkap Rizieq dihadirkan sebagai saksi. Menurut saksi, di kediaman 
> terdakwa mereka menemukan beberapa majalah Playboy dan foto bugil Putri 
> Indonesia saat mengikuti kontes Ratu Dunia.
> 
> Namun, pengajuan alat bukti ini ditanggapi negatif oleh Rizieq. Menurutnya, 
> bukti tersebut tidak ada hubungan dengan dakwaan jaksa. Selain itu, barang 
> bukti itu bisa mencemarkan nama baiknya.
> 
> Sementara saksi dari Laskar Pembela Islam menyatakan, bentrokan berdarah pada 
> 1 Juni lalu dipicu orasi dari Aliansi Kebebasan Kerukunan Beragama dan 
> Berkeyakinan yang dianggap menyudutkan FPI.(ADO/Tim Liputan 6 SCTV)
>



 














      

Kirim email ke