Kan kalau blas gak pakai mukjizat masak punya pengikut Milyaran,sedang
punya mukjizat seabreg wae bangsanya gak percoyo malah muridnya masih
kianat,padahal Yudas itu lihat dg kepala sendiri ttg kehebatan Yesus.
Kalau nabi bilang saya gak punya mukjizat,itu karena dia wong rendah
diri.Tapi Qurannya menantang orang suruh ngarang kitab yang semisal dg
nya.Nah adanya tantangan itu tanda mukjizat.Ularnya Musa nantang
ularnya ahli sihir.
Soal mukjizat pasti keluar dari Hukum alam gak usah dibantah.Kok api
yang membakar Ibrahim gak panas?

Shalom,
Tawangalun.

- In zamanku@yahoogroups.com, "gkrantau" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> YG JELAS dongeng ttg Muhammad membelah bulan ini bertentangan dg ayat
> Qur'an yg menyatakan bhw mujizat itu hanya ada pad Aulloh.
> 
> Secarailmiah kalo (and this is a very big IF) Muhammad pernah membelah
> bulan (biar untuk sedetikpun) maka belahan2 itu akan berjatuhan ke bumi
> ato ke matahari krn adanya daya tarik benda2 di angkasa luar tsb. Mnrt
> hadist belahan satu ada di sebelah kiri gunung (Hira?) dan yg laen ada
> di sebelah kanan. Beberapa website Islam (Pakistan) bahkan nambahin
> belahan2 dilihat oleh orang2 yg berada jauh dari Mekkah/Madina.
> 
> Ada juga yg nambahin kedua belahan bulan itu menghampiri Muhammad dan
> sujud di hadapannya. Jelas si pengarang dongeng tambahan ini tidak sadar
> bhw garis menengah bulan itu lebih dari 3000 km!
> 
> Itulah cilakanya kalo orang percaya sesuatu yg tidak cengli, yg tidak
> masup akal. Mereka sendiri menjadi bahan olok2 tapi juga
> iman-kepercayaan mereka lalu keliatan norak.
> 
> Gabriela Rantau
> 
> --- In zamanku@yahoogroups.com, "tawangalun" <tawangalun@> wrote:
> >
> >
> > Dalam Al-Quran dan Sunnah dijelaskan, bulan pernah terbelah di zaman
> > Rasulullah saw ketika masih berada Makkah sebelum hijrah ke Madinah.
> > Kala itu, orang kafir Quraisy meminta kepada Rasulullah saw
> membuktikan
> > bukti dengan mukjizat. Rasulullah memperlihatkan kepada mereka
> > terbelahnya bulan menjadi dua sebagai hujjah atas kebenaran risalah
> dan
> > kenabiannya. Ketika mereka melihat dengan mata kepala mereka sendiri,
> > namun kafir Quraisy mengingkarinya dan mengatakan hal itu sebagai
> sihir
> > Muhammad.
> > Untuk membuktikannya mereka menanyakan kafilah dari Syam. Namun
> > mereka juga menyatakan bahwa mereka melihat bulan terbelah dua. Tapi
> > orang kafir tetap menyatakan bahwa Muhammad menyihir semua orang.
> > "Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan. dan jika
> > mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka
> > berpaling dan berkata: "(Ini adalah) sihir yang terus menerus," (QS
> > Al-Qamar: 1-2).
> > Bagaimana membuktikan bahwa bulan itu benar-benar pernah terbelah?
> > Bagi seorang Muslim tentu Al-Quran merupakan bukti paling lmat. Sebab
> > Al-Quran dan hadits shahih merupakan sumber informasi paling akurat
> dan
> > benar. Bagaimana membuktikan kepada orang yang tidak mempercayai
> > kebenaranAl-Quran atau hadits. Mereka membutuhkan bukti empiris.
> > Meskipun, bukti empiris itu tidak menjamin mereka percaya kepada
> > Al-Quran. Tapi itu masalah hidayah yang bukan wewenang
> > manusia. Tugas manusia hanya menegakkan hujjah.
> > Para ahli Badan Antariksa Amerika (NASA) tidak pernah menyatakan
> > resmi bahwa bulan pernah terbelah di mas a lalu dengan bukti yang
> > mereka temukan. Dari foto-foto hasil jepretan NASA, terlihat jelas
> > guratan-guratan lebar (rilles) dan panjang di permukaan bulan. Namun
> > ada banyak guratan tertutup oleh debu di bulan. Jika debu itu
> > diingkirkan amat mungkin akan ditemukan guratan tersambung mengitari
> > bulan. Jika ditemukan, ini sebagai bukti bulan pernah terbelah di masa
> > lalu.
> > Pada pakar di NASA menemukan adanya guratan di bulan sepanjang
> > ratusan kilometer. Mereka juga menemukan beberapa guratan di permukaan
> > bulan. Hingga saat ini mereka belum menemukan penyebab munculnya
> > guratan-guratan tersebut. Namun sebagai pakar astronomi meyakini bahwa
> > meyakini bahwa guratan itu akibat semburan lahar dari dalam bulan
> > jutaan tahun lalu. Sebagaimana yang pernah terjadi dengan bumi. Namun
> > teori ini dibantah sebab di bulan tidak ada belms kerusakan besar
> > akibat semburan lahar panas itu sebagaimana yang pernah terjadi di
> > bumi. Guratan panjang di bulan tepinya tajam seakan pernah dibelah
> > dengan benda tajam.
> > Semua ahli antariksa menyatakan, "rilles are still a topic of
> > research" Topik ini masih dalam penelitian.
> > Hingga kini fakta ini masih membingungkan para ahli astronomi dan
> belum
> > menemukan penafsirannya. Semua terori yang pernah disampaikan tidak
> > sesuai gambar yang ada. Sebab gambar itu
> > menegaskan bahwa seakan bulan pernah terbelah oleh pembelah yang
> > sangat mahir.
> > Dalam laporan yang dipublikasikan oleh Asiasi Geofisikika Amerika
> > tahun 1970 menegaskan, cara terbentuknya guratan-guratan itu
> > bertentangan dengan teori-teori yang ada. Salah satu penafsiran
> penting
> > dari Ir. Raplph Juergens bahwa guratan terjadi karena sengatan listrik
> > tegangan tinggi, persis seperti sambaran petir. Menurutnya, hal itu
> > terjadi karena pengaruh benda di angkasa yang tidak diketahui yang
> > mendekat ke bulan dan menciptakan cahaya petir sehingga bulan
> terbelah.
> > Kedua belahan bulan kembali menyatu seperti sebuah benda besi yang
> > dibelah oleh sengatan listrik dan kembali ditempelkan.
> > Tapi jika bulan terbelah menjadi dua, kenapa tidak hancur? Ini
> > bertentangan dengan hukum fisika yaitu; hukum grafitasi alamo
> > Jawabannya, karena ini adalah mukjizat dari Allah untuk para nabinya.
> > Sebagaimana mukjizat tongkat Nabi Musa yang berubah menjadi ular
> besar.
> > Atau mukjizat Nabi Isa yang mampu menghidupkan orang yang sudah mati.
> > Atau mukjizat Nabi Sulaiman yang mampu mendatangkan istana Ratu Saba,
> > Balqis dalam hitungan detik. Mukjizat seperti tidak mungkin
> ditafsirkan
> > secara ilmiah.
> >
> > Shalom,
> > Tawangalun.
> >
>


Kirim email ke