SESUATU YG TAK PASTI UNTUK DIPERTAHANKAN SEBAGAI KEBENARAN MEMANG BUTUH 
JALAN KELILING YG BERPUTAR-PUTAR.

Beda kalau gelas, disebut gelas akan gampang menjelaskan mengapa orang 
menyebut itu gelas.

Nah kalau plastik diakui gelas dan mau mempertahankan itu gelas, yach 
maklum sajalah jika orang itu akan berusaha mempertahankan 
argumentasinya dgn cara gini gono.

Jadi sabar saja mengikuti teori plastik jadi gelas!

Wirajhana wrote:
>
> Kadang2 saya lucu membaca2 tanggapan saudara2 ku yang muslim..
>
> Kalo satu ayat saja saya sampaikan dikatakan bahwa saya ambil 
> sepotong2 tidak tahu asbabul nuzul dst
>
> namun ketika saat saya sebutkan satu set ayat 15:26-40 untuk melihat 
> konteksnya secara utuh...
> bening katakan bahwa [itukan pemahaman anda. Dalam pemahaman kami, 
> baik Adam dan manusia diciptakan berasal dari 6 unsur yang telah saya 
> sebutkan. Hanya saja, proses kejadian Adam tidak melalui proses 
> embrio, janin. tetapi unsur-unsurnya adalah sama dengan unsur 
> penciptaan kita.]
>
> Di AQ tiga set ayat dalam 3 set surat menceritakan tentang penciptaan 
> adam...maka itu kata dalam kurung (adam) yang disebutkan adalah sangat 
> masuk akal..
>
> Lucunya lagi saat saya katakan bahwa Ardh bukan arti tanah toh (untuk 
> meletakan sesuatu) namun berarti bumi..seharusnya ia sadar bahwa 
> pemahaman bahasa arab dirinya masih sederhana...dan ia malah katakan 
> [Aha.....anda mulai mengerti, bahwa Al Qur'an kalau mau menjelaskan 
> TANAH secara fisik yang kita injak atau BUMI yang kita injak ini 
> menggunakan kata ARDH. Tetapi ketika berbicara "unsur" penciptaan 
> manusia yaitu Salsolin, Hamain, Turob, Ladzib, Fachor, tidak pernah 
> menggunakan kata ARDH. artinya apa ??? artinya Penterjemah Kuno 
> mengatakan bahwa ADAM diciptakan dari TANAH adalah SALAH. Yang benar 
> ADAM dan seluruh manusia diciptakan oleh Unsur-unsur Ladzib, Hamain, 
> Fachor, Turob dll].

Kirim email ke