Bening:

Anda itu hanya bersikeras pada 'terjemah", padahal terjemah al Qur'an
itu sangat dipengaruhi oleh penterjemah.

....

Saya sudah sering menyebut, bahwa kosa kata yang dipakai abad ke VII
diterjemahkan dengan paradigma abad VII, menjadi lucu ketika kita fahami
di Abad XX ini, yaitu ayat PELURU KENDALI.

----

Saya:

Dear, saudaraku Hatinurani nan Bening...

Bolak balik anda koreksi dengan pemahaman abad sekarang..problemnya
belum diperbaiki...Jadi bukan kosakata, bukan Ibn abbas, Bukan Ibn
tafsir yang salah...juga bukan abad yang salah..namun mutlak
Kitabnya-lah yang salah..sebagai contoh

wayawma nusayyiru aljibaala wataraa al-ardha baarizatan wahasyarnaahum
falam nughaadir minhum ahadaan

[18:47] Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan
gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan Kami
kumpulkan seluruh manusia, dan tidak kami tinggalkan seorangpun dari
mereka.

tahun 3000 SM bumi itu bulat, tahun 5 Sm bumi itu bulat, tahun 4 M bumi
itu bulat..namun entah mengapa di abad 6 M...tiba-tiba bumi itu adalah
Datar!

Apa lagi yang perlu diperbaiki ketika Kitab yang terhormat ini
menyatakan Bumi itu Datar, namun bukti abad 21 menyatakan itu
Bulat...Ukuran Abad mutlak tidak menjadi soal!

Jadi jelas bukan bahwa bukan kosa kata, bukan Ibn Abbas, bukan Ibn
Kathir, juga bukan Abad...

G.I.G.O = Garbage In Garbage Out

--- In zamanku@yahoogroups.com, Hati Nurani <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Anda itu hanya bersikeras pada 'terjemah", padahal terjemah al Qur'an
itu sangat dipengaruhi oleh penterjemah.
> ?
> Makanya saya mengajak anda untuk "keluar" dari perangkap penterjemah
dan kita berdiri bebas mengahdapi Ayat Al Qur'an.
> ?
> Bahwa 'penterjemah' yang mengatakan bahwa SALSA adalah TANAH, meski
itu diterjemahkan ole Ibnu Abbas atau Ibnu Katsir ( tanpa mengurangi
hormat kepada Ulama Salafi ) adalah paradigma abad ke VII dengan
pengalaman empiris abad ke VII.
> ?
> Kita hidup di ABAD XXI dengan pengalaman empiris berbeda, kita
"berhak" untuk melakukan analisa secara kritis dengan pengalaman empiris
abad ke XXI.
> ?
> Saya sudah menunjukkan 6 kosa kata yang dipakai AQ untuk menjelaskan
asal atau unsur yang dipakai untuk membentuk manusia, dan tidak ada satu
katapun yang menggunakan kata ARDH, dimana arti harfiahnya adalah Tanah.
> ?
> Tetapi AQ menggunakan kosa kata Salsa, Fachar, ladzib dkk, dimana
kata-kata itu tidak dikenal dalam bahasa sehari-hari sebagai kata TANAH.
> ?
> Sebagai manusia yang diberi akal kritis, akan bertanya, kenapa AQ
tidak menggunakan kata ARDH ? toh sama-sama artinya 'tanah". tetapi
menggunakan kosa kata yang 'tidak dikenal dengan jelas"
> ?
> Ibnu Katsir, Ibnu Abbas jelas tidak memiliki referensi Carbon,
Hidrogen, Natrium sebagai unsur pembentuk manusia, apalagi pembentuk
DNA. Tetapi Allah ( yang tidak terikat Dimensi) hendak menjelaskan Apa
unsur pembentuk manusia. karena keterbatasn referensi dan pengalaman
empiris, maka unsur-unsur itu diartikan sebagai TANAH.
> ?
> Mirip orang papua yang belum tahu pesawat terbang, akan bilang Burung
Besi, tetapi bagi mereka yang memiliki pengalaman, akan bilang pesawat
terbang.
> ?
> Manusia baik Adam dan kita-kita, semua dibentuk dari unsur-unsur yang
sama, yaitu salsa, fachar, ladzib, hamain, turob, hanya saja penciptaan
adam sangat dekat dengan dialog Iblis dan Tuhan..
> ?
> Saya sudah sering menyebut, bahwa kosa kata yang dipakai abad ke VII
diterjemahkan dengan paradigma abad VII, menjadi lucu ketika kita fahami
di Abad XX ini, yaitu ayat PELURU KENDALI.
> ?
> Salam,
>
> --- On Mon, 9/15/08, wirajhana eka [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
> From: wirajhana eka [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [zamanku] Re: Penciptaan manusia
> To: zamanku@yahoogroups.com
> Date: Monday, September 15, 2008, 6:23 AM
>
>
>
>
>
>
>
> Hehehe....
> Saya mulanya mengatakan ini:
> W :
> Lucu juga,? padahal jelas-jelas yang dibicarakan di AQ 15:26 adalah
Salsa bukan Salsolin, Hamain, Turob, Ladzib, Fachor dan juga bukan Ardh,
juga bukan tanah berisi sampah, atau serabut atau apapun, yang dimaksuda
adalah salsa titik
> ----
> Bening :
> Kenapa anda bersikeras bahwa Bahan DASAR manusia hanyalah SALSA TITIK
???, bukankah saya sudah memberikan ayat lain yang menceritakan Proses
pembuatan manusia....
> ------------ --------- --------- --------- --
> Saya:
> Anda ini bener2 bingung...
> ?
> tiga ayat dalam satu surat menyebutkan kata salsa (15:26,28, 33;
55:14)..
> [15:33] Berkata Iblis: "Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada
manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang
berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk"
> ?
> itu sangat jelas...
> ?
> Ibn kathir sudah sebutkan?persamaan katanya...terkahirn ya dia
katakan? ..which is soil...
> itu juga sudah jelas
> ?
> apa lagi yang dibutuhkan?
> ?
> 3 set ayat dan surat berbicara penciptaan manusia...(kunci
persamaannya ada kata jin diciptakan, tidak mau sujud)
> ....nah kira2 ya bening pinter...siapa sih yang deket2 diciptakan
setelah penciptaan jin?
> ?
> michael jakson?
> bukan..
> ?
> michael angelo?
> bukan..ayo siapa lagi...
> ?
> adam jordan?
> ampir....ayo siapa lagi
> ?
> adam?!!
> ya anda tepat...bener2 pinter...
> ?
> ?
> Trus kalo saya pilih Ibn Abbas atau?bening untuk menjelaskan ayat
> ....maka yang saya pilih tentunya Ibn Abbas
> ?
> kenapa?
> ?
> Muhammad mengaku dapat wahyu..ia sampaikan ke salah satunya ADALAH Ibn
Abbas..asumsinya ia dapat penjelasan langsung ....metodenya kurang lebih
secara langsung dan bukan kira2....
> [ itu dengan asumsi Muhammad beneran dapet wahyu]
> nah, Ibn kathir mengutip dari?Ibn Abbas...
> ?
> Coba sebutkan ayat yang menyatakan bahwa Manusia diciptakan dari
karbon..
> hehehehe
>
> Hati Nurani <hati_nurani_ [EMAIL PROTECTED] com> wrote:
>
>
> W :
> Kadang2 saya lucu membaca2 tanggapan saudara2 ku yang muslim..
> ?
> Bening :
> Kadang-kadang saya prihatin menjelaskan dengan baik kepada saudara non
muslim. Karena paradigmanya masih menyamakan antara kitab suci agama
lain dengan AQ.
> ?
> ============ ========= ========= ======
> W :
> Kalo satu ayat saja saya sampaikan dikatakan bahwa saya ambil
sepotong2 tidak tahu asbabul nuzul dst
> namun ketika saat saya sebutkan satu set ayat 15:26-40 untuk melihat
konteksnya secara utuh...
> bening katakan bahwa [itukan pemahaman anda. Dalam pemahaman kami,
baik Adam dan manusia diciptakan berasal dari 6 unsur yang telah saya
sebutkan. Hanya saja, proses kejadian Adam tidak melalui proses embrio,
janin. tetapi unsur-unsurnya adalah sama dengan unsur penciptaan kita.]
> ?
> Bening :
> dalam setiap terjemahan AQ selalu disertai bahasa asli atau teks asli,
hal ini bisa untuk mengkoreksi jangan sampai PEMAHAMAN PENTERJEMAH
berbeda dengan teks asli. Misalnya kata "pasangan" diterjemahkan menjadi
ISTRI, sehingga ayat al qur'an yang mengatakan kelak di Sorga manusia
akan mendapatkan PASANGAN< diterjemahkan KELAK di sorga Manusia akan
Mendapatkan ISTRI. makanya timbul pertanyaan, WANITA gak dapat jatah di
SORGA.
> ?
> Demikian juga kata ADAM yang ada dalam Kurung, itu adalah Pendapat
Penterjemah yang belum tentu benar.
> ============ ========= =======
> W :
> Di AQ tiga set ayat dalam 3 set surat menceritakan tentang penciptaan
adam.....maka itu kata dalam kurung (adam) yang disebutkan adalah sangat
masuk akal..
> ?
> Bening :
> AQ tidak menyebutka adam, tetapi manusia.
> ============ ========= ======
> W :
> Lucunya lagi saat saya katakan bahwa Ardh bukan arti tanah toh (untuk
meletakan sesuatu) namun berarti bumi..seharusnya ia sadar bahwa
pemahaman bahasa arab dirinya masih sederhana... dan ia malah katakan
[Aha.....anda mulai mengerti, bahwa Al Qur'an kalau mau menjelaskan
TANAH secara fisik yang kita injak atau BUMI yang kita injak ini
menggunakan kata ARDH. Tetapi ketika berbicara "unsur" penciptaan
manusia yaitu Salsolin, Hamain, Turob, Ladzib, Fachor, tidak pernah
menggunakan kata ARDH. artinya apa ??? artinya Penterjemah Kuno
mengatakan bahwa ADAM diciptakan dari TANAH adalah SALAH. Yang benar
ADAM dan seluruh manusia diciptakan oleh Unsur-unsur Ladzib, Hamain,
Fachor, Turob dll].
> ?
> Bening :
> Ketika Allah menceritakan penciptaan Langit dan Bumi, Allah
menggunakan kata SAMAWAT untuk langit dan ARDH untuk bumi. Juga ketika
Allah memrintahkan agar kita berjalan/mengembara , kata yang digunakan
adalah SIRRU fil ARDHI, artinya adalah berjalankah dibumi. Tetapi Allah
tidak pernah menggunakan kata Salsa, hamain, thurob, fachor untuk
menceritakan masalah TANAH/BUMI. Demikian juga dalam proses penciptaan
Manusia, Allah tidak menggunakan kata ARDH, jadi TERJEMAHAN ORANG KUNO,
bahwa Salsa, Facchar, HAMAIN, Turob adalah tanah jelas ini suatu
kesalahan.
> ============ ========= ========= ===
> ?
> W :
> Lucu juga,? padahal jelas-jelas yang dibicarakan di AQ 15:26 adalah
Salsa bukan Salsolin, Hamain, Turob, Ladzib, Fachor dan juga bukan Ardh,
juga bukan tanah berisi sampah, atau serabut atau apapun, yang dimaksuda
adalah salsa titik
> ?
> Bening :
> Kenapa anda bersikeras bahwa Bahan DASAR manusia hanyalah SALSA TITIK
???, bukankah saya sudah memberikan ayat lain yang menceritakan Proses
pembuatan manusia sebagai berikut :
> ?
> ?1. Pertama: Di surat Ar Rahman ayat 14: "Dia (Allah) menjadikan
manusia dari tanah kering yang dibakar seperti tembikar, (tanah yang
dibakar)".
> ?Yang diterjemahkan kedalam arti tanah kering adalah?kata "Shal-shal"
dan yang diterjemahkan TEMBIKAR adalah FACHAR.
> ??
> 2. ?Di surat Al Hijr, ayat 28: " dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman
kepada malaikat: Sesungguhnya Aku (Allah) hendak menciptakan seorang
manusia (Adam) dari tanah kering dan lumpur hitam yang berbentuk
(berupa)".
>
> ?Di ayat ini disebutkan bahwa pembentuk manusia adalah SHAL-Shal dan
HAMAIM aatau diterjemahkan menjadi LUMPUR HITAM
> ??
> 3.Di surat As Sajadah ayat 7: "Dan (Allah) membuat manusia berasal
daripada "tanah". adapaun kata yang diterjemahkan kedalam kata Tanah
adlah THIEN.
> ??
> 4.?Di Surat Ash Shaffaat ayat 11: "Sesungguhnya Aku (Allah)
> ?menjadikan manusia daripada Tanah Liat". Yang diterjemahkan kedalam
TANAH LIAT ini dalam bahasa Al Qur'an menggunakan kata LADZIB.
> ??
> 5. Di Surat Ali Imran ayat 59: "Dia (Allah) menjadikan Adam daripada
tanah kemudian Allah berfirman kepadanya "jadilah engkau, lalu berbentuk
manusia"....?
> ??
> Yang dimaksud dengan kata tanah dalam ayat ini adalah kata TUROB
>
> Jadi ada 6 ayat proses pembuatan manusia dengan menggunakan bahan
dasar yang berbeda tidak hanya SALSA ( belajar kembali Al Qur'an ).
> ?
> ============ ========= =========
> W :
>
> Koq berani2nya mengatakanADAM DICIPTAKAN DARI? TANAH SALAH
>
> Ibn kathir:
> Ibn `Abbas, Mujahid and Qatadah said that Salsal means dry mud. The
apparent meaning is similar to the Ayah: (He created man (Adam) from
sounding clay like the potter's clay, And He created the Jinns from a
smokeless flame of fire.) (55:14-15) It was also reported from Mujahid
that, (dried (sounding) clay) means "putrid'', but it is more
appropriate to interpret an Ayah with another Ayah. (of altered mud)
means the dried clay that comes from mud, which is soil. "Altered'' here
means smooth. And the Jinn, We created earlier) means before creating
humans.
>
> Bayangkan beberapa dari mereka hidup di jaman nabi dan rashidun...
> ?
> Bening :
> Beliau-beliau adalah manusia yang hidup terikat dengan dimensi waktu
dan tempat. Sementara Al Qur'an berasal dari Allah yang tidak terikat
dengan Dimensi, dan diperuntukkan bagi manusia sepanjang jaman. Manusia
dalam jaman itulah diperbolehkan MENAFSIRKAN ayat Al Qur'an sesuai
dengan Konteks Jamannya, tanpa Merubah Redaksi ASLI. Ketika Allah hendak
menyampaiakn, bahwa Unsur Pembentuk Manusia adalah Hidrogen, Natrium,
Ferrum, Oksige dan Carbon, tetapi "redaksi" saat itu belum mampu
menangkap "ILMU ALLAH", maka dengan secara sederhana, diterjemahkan
bahwa Manusia terbuat dari tanah. tetapi Manusia yang diberi kebebasan
berfikir dan selalu maju ( tidak JUMUT/STAGNAN) , maka kita harus
melakukan PENAFSIRAN ULANG, apakah salsa itu, apakah fachar itu, apakah
hamain itu, apakah ladzib itu ???.
> ?
> ============ ========= ========= =
> ?
> W :
> Bayangkan Ibn Abbas. Mujahid, Qatadah dan Ibn kathir menyatakan 'dry
mud mirip dengan potter's clay...yang juga berarti putrid...yang
datangnya dari tanah
> ?
> Bening :
> Dalam Islam, setiap jaman akan muncul 'penafsir-penafsi" Al Qur'an
yang baru yang relevan dengan jaman. Sudah sering saya bilang, dalam
SURAT AL ADIYAT diterjemahkan saat itu sebagai KUDA PERANG. Tetapi
paradigma sekarang AL ADIYAT kalau diterjemahkan KUDA perang menajdi
sangat Lucu. Penafsiran saya, bukan KUDA PERANG tetapi PELURU KENDALI,
tetapi abad XXX mungkin akan ditafsirkan lain lagi.
> ?
> ============ ========= =========
> W :
>
> Bayangkan juga, Ibn Kathir pun berpendapat itu adalah? (Adam)...dan
berpendapat '....which is soil'
> ?
> Bening :
> Ibnu Katsir adalah manusia Produk jamannya. Kami adalah manusia produk
jaman ini. Kami diberi kebebasan berfikir, meski selalu mengacu pada
ulama-ulama terdahulu. Dalam ISLAM, pembaharuan ( mujtadid ) sangat
dianjurkan.
> ?
> ============ ========= =======
> W :
> lucunya saat diambil kesimpulan dari tulisan mereka2 sendiri [lihat
dibawah], bukannya kalimat terimakasih telah diberikan pencerahan
sehingga tidak tersesat jalan.....benarlah kata AQ bahwa? "bagi mereka
sama saja kamu beri peringatan atau tidak, tetap saja di tidak mau
menggunakan telinganya untuk emndengar, mata untuk melihat..... ..."
> Bening :
> Anda merasa memebri pencerahan, tetapi ketika saya tunjukkan 5 ayat
lain proses pembuatan manusia tidak hanya SALSA, anda ngotot pokonya
SALSA, nah pencerahan model apa kalau diskusi diberikan pandangan lain
kok ngoto pakai KATA POKOKNYA SALSA TITIK.
> ?
> Salam,
> ?
>
> --- On Fri, 9/12/08, Wirajhana [EMAIL PROTECTED] com> wrote:
>
> From: Wirajhana [EMAIL PROTECTED] com>
> Subject: pENCIPTAAN manusia Re: [zamanku] Re: Kapan Allah pakai Kami
dan kapan pakai Aku
> To: [EMAIL PROTECTED] .com
> Date: Friday, September 12, 2008, 5:58 AM
>
> Kadang2 saya lucu membaca2 tanggapan saudara2 ku yang muslim..
>
> Kalo satu ayat saja saya sampaikan dikatakan bahwa saya ambil
sepotong2 tidak tahu asbabul nuzul dst
>
> namun ketika saat saya sebutkan satu set ayat 15:26-40 untuk melihat
konteksnya secara utuh...
> bening katakan bahwa [itukan pemahaman anda. Dalam pemahaman kami,
baik Adam dan manusia diciptakan berasal dari 6 unsur yang telah saya
sebutkan. Hanya saja, proses kejadian Adam tidak melalui proses embrio,
janin. tetapi unsur-unsurnya adalah sama dengan unsur penciptaan kita.]
>
> Di AQ tiga set ayat dalam 3 set surat menceritakan tentang penciptaan
adam.....maka itu kata dalam kurung (adam) yang disebutkan adalah sangat
masuk akal..
>
> Lucunya lagi saat saya katakan bahwa Ardh bukan arti tanah toh (untuk
meletakan sesuatu) namun berarti bumi..seharusnya ia sadar bahwa
pemahaman bahasa arab dirinya masih sederhana... dan ia malah katakan
[Aha.....anda mulai mengerti, bahwa Al Qur'an kalau mau menjelaskan
TANAH secara fisik yang kita injak atau BUMI yang kita injak ini
menggunakan kata ARDH. Tetapi ketika berbicara "unsur" penciptaan
manusia yaitu Salsolin, Hamain, Turob, Ladzib, Fachor, tidak pernah
menggunakan kata ARDH. artinya apa ??? artinya Penterjemah Kuno
mengatakan bahwa ADAM diciptakan dari TANAH adalah SALAH. Yang benar
ADAM dan seluruh manusia diciptakan oleh Unsur-unsur Ladzib, Hamain,
Fachor, Turob dll].
>
> Lucu juga,? padahal jelas-jelas yang dibicarakan di AQ 15:26 adalah
Salsa bukan Salsolin, Hamain, Turob, Ladzib, Fachor dan juga bukan Ardh,
juga bukan tanah berisi sampah, atau serabut atau apapun, yang dimaksuda
adalah salsa titik
>
> Koq berani2nya mengatakanADAM DICIPTAKAN DARI? TANAH SALAH
>
> Ibn kathir:
> Ibn `Abbas, Mujahid and Qatadah said that Salsal means dry mud. The
apparent meaning is similar to the Ayah: (He created man (Adam) from
sounding clay like the potter's clay, And He created the Jinns from a
smokeless flame of fire.) (55:14-15) It was also reported from Mujahid
that, (dried (sounding) clay) means "putrid'', but it is more
appropriate to interpret an Ayah with another Ayah. (of altered mud)
means the dried clay that comes from mud, which is soil. "Altered'' here
means smooth. And the Jinn, We created earlier) means before creating
humans.
>
> Bayangkan beberapa dari mereka hidup di jaman nabi dan rashidun...
>
> Bayangkan Ibn Abbas. Mujahid, Qatadah dan Ibn kathir menyatakan 'dry
mud mirip dengan potter's clay...yang juga berarti putrid...yang
datangnya dari tanah
>
> Bayangkan juga, Ibn Kathir pun berpendapat itu adalah? (Adam)...dan
berpendapat '....which is soil'
>
> lucunya saat diambil kesimpulan dari tulisan mereka2 sendiri [lihat
dibawah], bukannya kalimat terimakasih telah diberikan pencerahan
sehingga tidak tersesat jalan.....benarlah kata AQ bahwa? "bagi mereka
sama saja kamu beri peringatan atau tidak, tetap saja di tidak mau
menggunakan telinganya untuk emndengar, mata untuk melihat..... ..."
>


Kirim email ke