Amerika Adalah Negara Kapitalis Yang Bukan Kapitalis !!!
                                                        
Banyak orang Indonesia salah paham menganggap bahwa Amerika sebagai
negara kapitalis yang artinya menganut system persaingan modal melalui
monopoli.  Hal ini sudah jelas sama sekali salah, karena Amerika
termasuk satu2nya negara didunia yang terkuat dalam anti-monopoli
sehingga mampu memberangus berbagai kapitalis kelas dunia.

Amerika sebagai negara kapitalis artinya, Amerika merupakan tempat
tinggal, bernaung, dan berlindung berbagai kapitalist2 didunia ini
dimana masing2 tidak bisa untuk saling memonopoli.  Justru sistem
komunis itulah yang merupakan sistem monopoli kapitalis terbesar
didunia yang mencerminkan segala keburukan system kapitalisme meskipun
mereka memakai label Komunisme.  Bayangin deh, dinegara komunis
semuanya dikontrol pemerintah sebagai kapitalis tunggal.  Buruh
dibayar semaunya tidak ada pembanding.

> Ferizal Ramli <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
> Saya berdoa semoga sebelum saya menghembus
> napas terakhir, saya melihat kehancuran
> ekonomi Amrik yang dibangun dengan fondasi
> kecurangan dan moral hazard. Sekaligus menjadi
> pelajaran buat bangsa kita bahwa bahwa
> perekonomian Amrik adalah contoh yang buruk
> yang harus ditinggal. Tidak ada itu sistem
> kapitalis bebas. Jika sistem dibuat bebas maka
> moral hazard lah akhirnya.
> 


Amerika dibangun oleh sekumpulan orang2 terbaik dari seluruh dunia
yang terusir dari negaranya.  Penemu2 dari berbagai bangsa didunia
bersatu dan berkumpul di Amerika untuk membangun negara ini dari
kutukan2 para ulama, geeja, maupun raja2 dulu yang berakhir dengan
runtuhnya semua kekuatan dunia pada akhir perang dunia kedua.

Amerika muncul sebagai kekuatan tunggal setelah hancurnya komunis. 
Namun ada segelintir muslim masih bermimpi bahwa Islam akan bisa
mengambil alih Amerika diakhir zaman untuk bisa mengIslamkan dunia. 
Namun impian ini gagal bersama gagalnya terror 911.

Jadi Amerika bukan dibangun dengan doa melainkan dengan perjuangan,
keikhlasan, pengabdian, dan jangan dilupakan bahwa Amerika ini
dibangun oleh kecerdasan dunia.

Dengan kata lain, Amerika tidak bisa dihancurkan dengan doa.  Kondisi
ekonomi Amerika memang buruk, namun bukan berarti hancur melainkan
akan bertambah dominant karena kegoncangan yang terjadi disebabkan
kurangnya dana yang dimiliki Amerika untuk membiayai pengisian
kekuatan yang vakum yang ditinggalkan rezim komunis.  Para capitalist
Amerika menginvestasikan modalnya di-negara2 Eropah ex communist.

Dominasi Amerika bisa anda saksikan melalui internet, kalo kondisi
negara anda makin maju maka kemajuan itulah datangnya dari Amerika.

Seluruh dunia tergantung kepada Amerika, karena kekuatan dan
kestabilan Amerika disupport oleh semua negara2 didunia.

Amerika memiliki dua system kekuatan yang saling bertentangan yaitu
pemerintahan Amerika dan assosiasi para capitalist.

Kalo pemerintahan kuat, maka para capitalist melemah.  Sebaliknya kalo
para capitalist makin kuat justru pemerintah AMERIKA akan melamah, hal
ini dikarenakan keduanya merupakan persaingan cita2 yang diwakili oleh
partai republik dan demokrat.  Hal seperti ini sudah berjalan 400
tahun yang hasilnya memastikan bahwa setia saat Amerika makin kuat
tidak pernah makin lemah.

Kalo pun mau mengharapkan kehancuran ekonomi Amerika, maka waktunya
bukanlah sekarang melainkan waktu masih berlangsungnya perang VietNam
dimana ekonomi Amerika dalam kondisi yang paling parah.  Sebaliknya,
kondisi sekarang sangat berbeda, perang dingin dimenangkan Amerika,
perang terror juga berhasil diatasi Amerika.  Akibat semuanya ini
merupakan hadiah besar bagi Amerika meskipun harus membayarnya mahal
yang sampai menggoncangkan ekonomi Amerika dan ekonomi dunia.  Namun
hal ini akan mampu diatasi Amerika karena situasional seperti ini
terkait dengan digantikannya generasi "baby boom".

Hanya muslim yang diracuni dogma agamanya saja yang melihat se-olah2
Amerika akan hancur agar Islam berhasil muncul menguasai dunia ini
seperti yang dijanjikan Quran, sayangnya mimpi ini tidak mungkin
terkabul dan sejarah telah membuktikannya bahwa Islam memang agama
yang saling menghancurkan umatnya sendiri.

Ny. Muslim binti Muskitawati.



Kirim email ke