> "ttbnice" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Tawang ini aneh, ketika londo menekan kemerdekaan
> pribumi bilang njajah. Tapi gimana dengan orang2
> yg menekan kemerdekaan mendirikan tempat ibadah.
> Atau ORBA yg juga pake bedil jual2 kekayaan negara.
> Apa gara2 beda warna kulit sebutan juga beda?
> 


Naaah..... ini contoh tulisan bagus telak mengenai kebohongan2 mereka
yang selalu berpropaganda Islam agama damai, kenyataannya dimanapun
ada kesempatan, maka Islam akan memerangi siapapun yang bukan Islam,
dan untungnya kesempatan mereka untuk membunuh dan saling membunuh
bisa dibatasi karena superpower bumi ini merupakan musuh Islam
meskipun mereka tidak memusuhi Islam.

Belanda belum pernah menjajah Indonesia, karena definisi penjajahan
adalah "menduduki negara merdeka".

Artinya kalo ada gembel yang bangun rumah diatas tanah kosong, maka
tidak mungkin kita namakan menjajah.  Demikianlah sewaktu Belanda
mendarad di Indonesia belum ada negara Republic Indonesia, bahkan
negara Republik Indonesia itu baru saja muncul 5 tahun sesudah Belanda
sendiri meninggalkan Indonesia.

Nica itu juga bukan tentara Belanda meskipun ada bekas tentara Belanda
yang melamar dan diterima jadi anggautanya.  Nica adalah tentara
sewaan pihak sekutu yang bertugas mengambil alih semua wilayah
kekuasaan Jepang setelah Jepang kalah perang.

Ny. Muslim binti Muskitawati.





Kirim email ke